Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Elektrik

Pemeriksaan Instalasi dan Sistem Operasi Lampu Jalan Tenaga Surya Dalam Dugaan Kasus Korupsi Stieven Netanel Rumokoy; Stanley Bernadus Dodie; Christopel H. Simanjuntak; Leony Ariesta Wenno; Arnold R. Rondonuwu; Ventje Lumentut
Jurnal Elektrik Vol. 1 No. 2 (2022): Vol.1 No.2 1 Desember 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v1i2.525

Abstract

Pada proses penyidikan pada tindak pidana korupsi dalam sistem pengadilan di Indonesia ada beberapa barang bukti yang dianggap sah dalam persidangan. Keterangan oleh ahli dari saksi ahli adalah salah satu barang bukti yang sah. Keterangan Ahli dapat menguatkan pembuktian pada suatu kasus yang terjadi. Pada kasus dugaan tindak pidana korupsi yang ada hubungannya dengan pengadaan barang dan jasa kelistrikan yang termasuk juga sistem penginstalan dan kondisi operasi dapat diperkuat atau diperjelas dengan pandangan ahli. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan penilaian kesesuaian terhadap sistem penginstalan dan kondisi operasi Lampu Jalan Tenaga Surya dalam dugaan kasus korupsi di area “K”, “L”, dan “M” oleh PT. “ABC”. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini dimulai dengan metode studi literatur dan kemudian dilanjutkan dengan metode observasi lapangan. Dari hasil pemeriksaan terdapat penyimpangan sitem penginstalan jika dibandingkan dengan aturan penginstalan yang ada.
Alat Pengering Simplisia Kentos Kelapa (Cocos nucifera): Studi Potensi Karlah Lifiie R. Mansauda; Stieven Netanel Rumokoy; Adriyan Warokka; I Gede Para Atmaja; Christopel H. Simanjuntak; Arief Perdana Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 1 (2023): Vol.2 No.1 1 Juni 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i1.583

Abstract

Salah satu bagian kelapa yang belum dimanfaatkan dengan baik adalah bagian kentos buah kelapa. Pada beberapa daerah kentos kelapa masih dipandang sebagai sampah/limbah, padahal kentos kelapa memiliki kandungan yang berpotensi menjadi obat. Pada proses pembuatan obat, kentos kelapa perlu dibuat dalam bentuk simplisia. Tantangan lainnya adalah kentos kelapa perlu diproduksi dengan kondisi yang bersih. Pengering dengan tipe pemanasan melalui pembakaran dan atau pengeringan langsung dari matahari rentan terkontaminasi senyawa lainnya. Oleh sebab itu salah satu solusinya adalah dengan menggunakan pengering elektrik yang lebih baik dalam menjaga kualitas simplisia kentos kelapa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi pemanfaatan kentos buah kelapa (Cocos nucifera) melalui pembuatan alat pengering untuk produk simplisia. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan studi literatur untuk mengumpulkan informasi mengenai penelitian yang ada yang terkait dengan topik pembahasan ini. Metode linnya adalah dengan metode studi deskriptif yaitu dengan wawancara mengenai potensi alat pengering simplisia. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa diperlukan alat pengering untuk aplikasi simplisia kentos kelapa dengan desain tertentu untuk dapat digunakan sebagai aplikasi seperti bahan dasar obat.
Perancangan Alat Monitoring Arus Listrik Terhadap Ketidakseimbangan Beban Pada Jaringan Tegangan Rendah Stieven Netanel Rumokoy; Christopel H. Simanjuntak; Josephin Sundah; Nalar Irawati Tandawuya; Axel N. Jacobus
Jurnal Elektrik Vol. 1 No. 1 (2022): Vol.1 No.1 1 Juni 2022
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v1i1.334

Abstract

Ketidakseimbangan beban pada jaringan tegangan rendah (JTR) mengakibatkan timbulnya rugi-rugi daya listrik. Hal ini sebisa mungkin dihindari agar pemanfaatan energy listrik dapat lebih efisien. Selain itu ketidak seimbangan beban mengakibatkan timbulnya arus listrik pada sisi netral trafo yang jika sistem pentanahannya tidak baik akan berdampak pada trafo tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat alat yang dapat memonitoring besar ketidakseimbangan beban yang terjadi pada jaringan tegangan rendah. Metode yang dilakukan dimulai dengan studi literatur dan dilanjutkan dengan perancangan alat. Hasil yang diperoleh adalah suatu alat yang dapat memonitoring besar ketidakseimbangan beban dan memberi isyarat dengan meyalakan lampu indikator saat standar ketidakseimbangan beban melewati batas set minimum.
Analisis Potensi Energi Surya Untuk Alat Bioteknologi Penghasil Nata De Coco Dengan Memanfaatkan Limbah Air Kelapa Dion Brian Hatimanis; Stieven N. Rumokoy; Christopel H. Simanjuntak; Maureen Langie; Daisy D. G. Pangemanan; Herotje Siwi; Fridly Manawan
Jurnal Elektrik Vol. 3 No. 2 (2024): Vol.3 No.2 1 Desember 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v3i2.1029

Abstract

Coconut water (Cocos nucifera. L) has the potential to become a useful nata de coco product by utilizing biotechnology tools. Research conducted on "Analysis of Solar Energy Potential for Biotechnology Tools to Produce Nata de Coco by Utilizing Coconut Water Waste in North Sulawesi". The objectives of the research are as follows : to analyze the potential of solar energy for biotechnology tools to produce nata de coco by utilizing waste coconut water. The research method used by the author uses research and development (R&D) methods. It is a method or step in creating new products or developing and improving existing products and is used to test product effectiveness. This research can utilize discarded coconut water and can also develop biotechnological tools to produce nata de coco. The results of this research can be an illustration and input for readers regarding the factors of using solar energy for biotechnology tools to produce nata de coco using coconut water waste. The measurement results obtained are the average intensity value received by solar sell which is 146056 lux. So the average value of voltage consumption is: 12.21 volts, current: 22.45 amperes, power: 290 watts.
Alat Produksi Serbuk Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Bahan Dasar Sediaan Toiletris Herbal: Studi Potensi dan Teknologi Stieven Netanel Rumokoy; Karlah Lifie R. Mansauda; Christopel H. Simanjuntak; Adelaida Joroh; Arief P. Kumaat
Jurnal Elektrik Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No.2 1 Desember 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v2i2.1085

Abstract

Pemanfaatan tempurung kelapa (Cocos nucifera) sebagai bahan dasar dalam industri toiletris herbal semakin berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap produk alami dan ramah lingkungan. Serbuk arang tempurung kelapa memiliki potensi sebagai bahan aktif dalam sediaan toiletris. Namun, optimalisasi teknologi produksi serbuk arang masih menjadi tantangan yang perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa sebagai bahan dasar sediaan toiletris herbal. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan studi deskriptif melalui wawancara dengan praktisi serta pelaku industri terkait produksi serbuk arang dan formulasi produk toiletris herbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi produksi serbuk arang tempurung kelapa memiliki peluang besar untuk dikembangkan dalam industri toiletris herbal, termasuk pada skala Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Serbuk arang memiliki kandungan bahan aktif yang sesuai untuk aplikasi dalam produk toiletris. Dari aspek teknologi, rancangan alat produksi yang praktis dan terintegrasi dengan sistem photovoltaic (PV) direkomendasikan sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan.
Konsep Desain Alat Penghasil Coco Coir Terintegrasi Pemisah Cocopeat dan Cocofiber Stieven Netanel Rumokoy; I Gede Para Atmaja; Christopel H. Simanjuntak; Leony A. Wenno; Stanley B. Dodie; Karlah Lifie R. Mansauda
Jurnal Elektrik Vol. 4 No. 1 (2025): Vol.4 No.1 1 Juni 2025
Publisher : Jurusan Teknik Elektro - Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65485/elektrik.v4i1.1223

Abstract

Pemanfaatan sabut kelapa sebagai produk yang memiliki nilai jual lebih masih terbatas. Sabut kelapa mengandung komponen bernilai tinggi, yaitu serat (cocofiber) dan serbuk (cocopeat), yang berpotensi digunakan dalam industri, hortikultura, dan produk bernilai tambah lainnya. Namun, pengolahan sabut kelapa secara konvensional masih manual, terpisah, dan kurang efisien, sehingga produktivitas rendah dan kualitas produk tidak seragam. Penelitian ini bertujuan merancang konsep alat penghasil coco coir terintegrasi yang mampu memisahkan cocopeat dan cocofiber secara otomatis untuk mendukung UMKM. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan studi deskriptif. Studi literatur fokus pada karakteristik sabut kelapa, teknik pengolahan, dan analisis desain alat yang ada. Studi deskriptif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan ahli, teknisi, dan pelaku UMKM untuk memvalidasi kebutuhan pengguna, aspek ergonomi, keamanan, serta potensi ekonomi alat. Hasil rancangan konsep alat terdiri dari dua komponen utama: tabung pencacah dan kerucut pemisah. Tabung pencacah menghancurkan sabut kelapa menjadi coco coir, sedangkan kerucut pemisah memisahkan campuran menjadi cocopeat dan cocofiber. Sistem ini meningkatkan efisiensi proses, kualitas produk seragam, serta mendukung pemanfaatan limbah sabut kelapa secara ekonomis dan ramah lingkungan.