Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : PROMOTOR

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PEGAWAI LOKET PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT "X” BOGOR TAHUN 2018 Khoirunnisah, Kartini; Chotimah, Indira; Maryati, Husnah
PROMOTOR Vol 3 No 6 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.507 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i6.5564

Abstract

Kinerja dan kepuasan pegawai saling behubungan dalam menghasilkan  pelayanan kesehatan sehingga berdampak pada kepuasan pasien. Tujuan  penelitian ini  umtuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang behubungan dari faktor individu (umur, jenis kelamin, pendidikan, masa kerja), faktor motivasi (hubungan  antar  pribadi, sistem penghargaan, pengembangan karir) dan faktor organisasi (fasilitas dan sarana kerja dan supervisi) di Loket Pendaftaran Rumah Sakit "X” Bogor. Metode penelitian ini adalah penelitian   kuantitatif   dengan  desain  cross sectional yang  menggunakan  kuesioner  sebagai instrumen penelitian. Sampel penelitian ini berjumlah 31  responden  pegawai  loket pendaftaran dengan tehnik pengambilan sampel secara total sampling. Hasil penelit ian diperoleh bahwa sebagian  besar kinerja  pegawai  loket  pendaftaran  tergolong  baik  dengan  18 orang (58,1%) dan 13 orang (41,9%) kinerja kurang baik. Hasil analisis hubungan menujukkan bahwa variabel sistem penghargaan (p value 0,020 : OR 0,083) dan variabel fasilitas dan sarana kerja (p value 0,048 : OR 0,222), memiliki hubungan yang signifika n terhadap kinerja pegawai loket pendaftaran  di  Rumah  Sakit  "X”Bogor.  Diharapkan  dari  pihak Rumah  Sakit  "X”  Bogor  melakukan  evaluasi  terhadap  kinerja  dan  motivasi  kerja, serta menindaklanjuti  pengembangan  karir  pada pegawai  loket pendaftaran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEKARWANGI KOTA BOGOR TAHUN 2019 Maryanih, Enih; Maryati, Husnah; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.227 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i1.5571

Abstract

ASI Eksklusif adalah pemberian ASI tanpa makanan dan minuman tambahan lain pada bayi berumur nol sampai enam bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Mekarwangi Kota Bogor. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dengan populasi berjumlah 796 bayi dari data di wilayah kerja Puskesmas Mekarwangi Kota Bogor pada bulan oktober 2019. Teknik sampling yang di gunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 89 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner, dan teknik analisa data menggunakan cross sectional. Dari hasil penelitian terhadap 89 responden didapatkan faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif yaitu adanya faktor usia 59 responden (66,3%), faktor pendidikan 59 responden (66,3%), faktor pekerjaan 71 responden (79,8%),   faktor   penghasilan   48   responden   (53,9%),   faktor   pengetahuan 58 responden (65,2%), faktor sikap 58 responden (65,2%), faktor perilaku 61 responden (68,5%), dan faktor riwayat pemberian ASI 85 responden (95,5%). Hasil penelitian merekomendasi untuk penelitian selanjutnya diharapkan menindak lanjuti faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif.
GAMBARAN FUNGSI MANAJEMEN BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) PADA PROGRAM KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) DI UPTD PUSKESMAS TEGAL GUNDIL KOTA BOGOR TAHUN 2018 Nurislamiyati, Fitri; Maryati, Husnah; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.631 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i2.5579

Abstract

Program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) diluncurkan tahun 2010 dan merupakan salah satu program unggulan Kementrian Kesehatan. Pada tahun 2014 adalah tahun kelima pelaksanaan BOK. Pada tahun 2014 puskesmas penerima dana BOK meningkat jumlahnya seiring bertambahnya jumlah Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mendalam mengenai Gambaran Fungsi Manajemen Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di UPTD Puskesmas Tegal Gundil Kota Bogor tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis rancangan deskriptif. Informan terdiri dari 12 orang terdiri dari Kepala Puskesmas, Bendahara BOK Puskesmas, Bidan Puskesmas, Kader Puskesmas, Ibu Bayi dan Ibu Balita. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara mendalam dan daftar checklist telaah dokumen. Saran diharapkan kepada Puskesmas agar meningkatkan kemampuan SDM dalam pelaksanaan program BOK, agar pada pelaksanaannya dapat berjalan dengan optimal, serta semua program yang telah di susun dapat terlaksana.
GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS LAWANGGINTUNG KOTA BOGOR TAHUN 2018 Isnadia, Imaroh; Maryati, Husnah; Masitha Arsyati, Asri
PROMOTOR Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.916 KB) | DOI: 10.32832/pro.v4i3.5590

Abstract

Prolanis merupakan salah satu strategi promotif dan preventif yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan untuk menurunkan atau mencegah komplikasi penyakit kronis yang diderita oleh peserta sekaligus sebagai kendali biaya pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan program Prolanis pada pasien hipertensi di Puskesmas Lawangintung Kota Bogor tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis rancangan deskriptif. Informan terdiri dari 6 orang terdiri dari Kepala Puskesmas, Penanggung Jawab Prolanis, Petugas Pelaksana Prolanis, dan Peserta Prolanis. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari faktor input yaitu ketersediaan SDM sudah cukup, serta tersedianya sarana dan prasarana untuk kegiatan. Puskesmas Lawanggintung tidak melakukan klaim dana kegiatan Prolanis dan tidak memiliki SOP khusus terkait pelaksanaan Prolanis. Hasil dari proses pelaksanaan kegiatan Prolanis di Puskesmas Lawanggintung secara umum sudah bagus dan masih berjalan sampai saat ini. Hasil dari faktor output bahwa klub PPHT Prolanis Puskesmas Lawanggintung terkontrol dan berhasil mencapai indikator 75% peserta memperoleh hasil baik pada pemeriksaan bulan Oktober 2018. Peneliti menyarankan agar BPJS Kesehatan Pusat untuk membuat standar Operasional Prosedur (SOP) program Prolanis bagi FKTP, karena dengan adanya SOP diharapkan PIC dan petugas pelaksana Prolanis dapat bekerja secara  lebih terarah dan rinci sesuai standar yang berlaku.