Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

MEMAHAMI DINAMIKA RFID SCANNER: KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DALAM IMPLEMENTASI PROSES PENGADAAN DI INDUSTRI Gunawan, Jauhari Rahmat; Shandyka, Muhammad Fajar; Firdaus, Fauzan; Fajril, Muhammad Nabil
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v4i1.1219

Abstract

Dalam menanggapi permintaan suatu industri dihadapkan oleh permasalahan dalam hal pencatatan yang masih mengandalkan pencatatan manual dan memungkinkan adanya human error terhadap hasil pencatatan yang dilakukan. Sebagai solusi, hadirlah inovasi pencatatan terbaru yaitu RFID Scanner. Artikel ini membahas seputar RFID Scanner dimulai dari cara kerja, kelebihan, dan kekurangannya dengan tujuan meningkatkan pemahaman pembaca terkait penerapan RFID Scanner dalam aktivitas pengadaan di suatu industri. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah literatur review dimana penulis melakukan kajian terhadap sumber karya tulis ilmiah untuk diambil poin intinya dan hasil dari poin inti tersebut disusun menjadi satu kesatuan artikel ilmiah yang utuh. Hasil dan pembahasan membahas terkait permasalahan umum yang biasa terjadi dalam hal pencatatan, pembahasan terkait RFID Scanner disertai cara kerjanya serta analisis terhadap kelebihan dan kekurangan dari RFID Scanner. Pada bagian penutup, penulis menyarankan terkait pertimbangan pada pengaplikasian RFID Scanner untuk efektivitas dan efisiensi pencatatan.
INDUKSI JAMUR Metarhizium anisopliae SEBAGAI JAMUR ENDOFIT PADA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) SEBAGAI PLANT GROWTH PROMOTING FUNGI (PGPF): INDUCTION Metarhizium anisopliae AS AN ENDOPHYTIC FUNGUS IN CHILI PLANTS (Capsicum annuum L.) AS PLANT GROWTH PROMOTING FUNGI (PGPF) Firdaus, Fauzan; Rachmawati, Rina
Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan) Vol. 12 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jurnalhpt.2024.012.4.2

Abstract

Produktivitas cabai merah (Capsicum annuum L.) terus meningkat dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2021, namun pertumbuhan tersebut tidak berkelanjutan sehingga menimbulkan permasalahan sosial-ekologis. Meskipun jamur Metarhizum anisopliae banyak digunakan, namun efektivitasnya terhambat oleh cekaman abiotik. Oleh karena itu, induksi jamur endofit menjadi alternatif yang dapat memberikan ketahanan terhadap cekaman abiotik dan menjamin keberlanjutan. Induksi M. anisopliae melibatkan tiga metode, yaitu perendaman benih, irigasi tanah, dan penyemprotan daun. Penelitian dilakukan di rumah kaca Brenjonk Mojokerto dan Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasuruan, UPT Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Timur. Persiapan penelitian meliputi media tanam optimal, perbanyakan isolat, pengujian mutu, penanaman, pemeliharaan tanaman, inokulasi jamur endofit, dan pengamatan. Variabel yang diamati adalah waktu pertama kali koloni jamur endofit muncul, diameter koloni, persentase pertumbuhan koloni, tinggi tanaman, dan panjang akar. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F tingkat kepercayaan 95% dan uji tindak lanjut DMRT menggunakan Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua metode induksi dapat menjadi endofit pada umur 4 minggu setelah tanam. Kombinasi perendaman benih + irigasi tanah + penyemprotan daun terbukti menjadi perlakuan yang paling efektif untuk semua variabel penelitian, termasuk persentase pertumbuhan koloni jamur endofit, diameter koloni, dan panjang akar. Namun, hal tersebut tidak menghasilkan perbedaan tinggi tanaman yang signifikan, terutama pada kondisi media tanam yang optimal.
Pengenalan Berpikir Komputasional Melalui Tantangan Bebras 2024: Studi Implementasi di Bandung Raya Rachmawati, Ema; Ciptasari, Rimba Whidiana; Ningsih, Lidya; Firdaus, Fauzan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54099/jpma.v4i2.1265

Abstract

Peningkatan kemampuan berpikir komputasional di kalangan pelajar menjadi penting di era digital, terutama untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan teknologi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui workshop Tantangan Bebras 2024 yang bertujuan untuk mengenalkan konsep Berpikir Komputasional (BK) kepada siswa di jenjang SD, SMP, dan SMA. Kegiatan ini mencakup pelatihan soal-soal interaktif, penerapan strategi pemecahan masalah, dan simulasi Tantangan Bebras secara daring. Dengan melibatkan 814 peserta, program ini dirancang untuk meningkatkan minat siswa dalam STEM dan mempersiapkan mereka menghadapi Tantangan Bebras 2024. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, pengelolaan data peserta, dan simulasi melalui Learning Management System (LMS). Hasilnya menunjukkan partisipasi aktif siswa dan peningkatan pemahaman mereka terhadap BK. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan berbasis teknologi di Indonesia. Kata kunci: Berpikir Komputasional; Tantangan Bebras; STEM; Pendidikan
RANCANG BANGUN SISTEM EMERGENCY ENERGI LISTRIK UNTUK KONSUMEN RUMAH TANGGA GOLONGAN R1 Firdaus, Fauzan; Hariansyah, M.; ., Suratun
JUTEKS Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.131 KB) | DOI: 10.32832/juteks.v5i1.2345

Abstract

RANCANG BANGUN SISTEM EMERGENCY ENERGI LISTRIK UNTUK KONSUMEN RUMAH TANGGA GOLONGAN R1. Telah dilakukan Rancang Bangun System Emergency Energi Listrik Untuk Konsumen Rumah Tangga  Golongan R1. Llistrik merupakan kebutuhan yang sangat penting terutama dalam bidang pengembangan teknologi informasi, sarana pendidikan dan rumah tangga. Penerapan sumber energi listrik alternatif sebagai energi cadangandengan pemanfaatan sumber energi DC (direct current) dari baterai (accu) yang di konversikan melalui tahapan rangkaian sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi cadangan AC (Alternating current). Alat ini bekerja ketika kondisi PLN padam, sedangkan ketika sumber listrik dari PLN menyala maka energi listrik pln yang digunakan sebagai mengisi daya pada baterai (charge) melalui Transformator step down menjadi 24Vac kemudian disearahkanmelalui rangkaian penyearah yang berupa bridge rectifier bertujuan untuk menyearahkan tegangan AC menjadi tegangan DC 24Vdc untuk mencharge accu 24Vdc. Kemudian terdapat rangkaian inverter yang bertujuan untukmengkonversikan energi listrik 24Vdc menjadi listrik 220 AC melalui proses switching atau pensaklaran pada inverter yang kemudian di salurkan pada transformator step up CT (center tap) 600VA. Sebelum daya listrik di alirkan ke beban, maka disalurkan terlebih dahulu pada magnetic contactor sebagai alat pemindah energi listrik PLN secara otomatis
MEMAHAMI DINAMIKA RFID SCANNER: KELEBIHAN DAN KEKURANGAN DALAM IMPLEMENTASI PROSES PENGADAAN DI INDUSTRI Gunawan, Jauhari Rahmat; Shandyka, Muhammad Fajar; Firdaus, Fauzan; Fajril, Muhammad Nabil
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v4i1.1219

Abstract

Dalam menanggapi permintaan suatu industri dihadapkan oleh permasalahan dalam hal pencatatan yang masih mengandalkan pencatatan manual dan memungkinkan adanya human error terhadap hasil pencatatan yang dilakukan. Sebagai solusi, hadirlah inovasi pencatatan terbaru yaitu RFID Scanner. Artikel ini membahas seputar RFID Scanner dimulai dari cara kerja, kelebihan, dan kekurangannya dengan tujuan meningkatkan pemahaman pembaca terkait penerapan RFID Scanner dalam aktivitas pengadaan di suatu industri. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah literatur review dimana penulis melakukan kajian terhadap sumber karya tulis ilmiah untuk diambil poin intinya dan hasil dari poin inti tersebut disusun menjadi satu kesatuan artikel ilmiah yang utuh. Hasil dan pembahasan membahas terkait permasalahan umum yang biasa terjadi dalam hal pencatatan, pembahasan terkait RFID Scanner disertai cara kerjanya serta analisis terhadap kelebihan dan kekurangan dari RFID Scanner. Pada bagian penutup, penulis menyarankan terkait pertimbangan pada pengaplikasian RFID Scanner untuk efektivitas dan efisiensi pencatatan.
Perbandingan Metode Holt-Winters dan SARIMA untuk Memprediksi Permintaan Produk Fashion pada PT XYZ Firdaus, Fauzan; Komaro, Mumu; Dwiyanti, Vina
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i2.1401

Abstract

Permintaan produk fashion yang bersifat musiman dan dipengaruhi oleh tren sering menimbulkan ketidaksesuaian antara jumlah produksi dan penjualan. Kondisi tersebut terjadi di PT XYZ khususnya pada produk casual jeans, di mana volume produksi secara konsisten melebihi penjualan dan terus meningkat setiap tahun. Ketidakseimbangan tersebut menunjukkan perlunya sistem peramalan yang mampu menggambarkan pola permintaan secara lebih akurat untuk mendukung perencanaan produksi dan pengendalian persediaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif untuk membandingkan performa metode Holt-Winters dan Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) dalam memprediksi permintaan produk casual jeans. Penelitian ini menggunakan data sekunder penjualan bulanan dari Januari 2022 hingga Desember 2024 yang dianalisis menggunakan perangkat lunak RStudio. Akurasi kedua model diukur menggunakan Mean Absolute Scaled Error (MASE) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Holt-Winters Additive menghasilkan nilai MASE sebesar 0,399 dan MAPE 2,97%, sedangkan metode Holt-Winters Multiplicative memiliki nilai MASE 0,228 dan MAPE 1,55%. Sementara itu, model SARIMA (0,1,1) (1,1,0) [12] menunjukkan kinerja terbaik dengan nilai MASE 0,216 dan MAPE 1,43%, yang merupakan tingkat kesalahan terendah dibandingkan metode lainnya. Dengan demikian, metode SARIMA lebih sesuai digunakan untuk memprediksi permintaan produk casual jeans dengan pola musiman, serta dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan produksi yang lebih efisien di PT XYZ.
Perancangan Aplikasi Peramalan Permintaan Berbasis VBA Macro Excel dalam Penerapan di Industri Fashion Firdaus, Fauzan; Komaro, Mumu; Dwiyanti, Vina
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 10 No. 1 (2026): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/x7gczg19

Abstract

In the highly dynamic fashion industry, demand forecasting is crucial for predicting consumer needs and improving production efficiency. However, demand uncertainty can lead to financial losses and damage market reputation. Therefore, this research aims to develop a demand forecasting system for midriff top products at CV XYZ using the Double Exponential Smoothing (DES) method and VBA Macro Excel. The results show that the DES method can be used to predict midriff top product demand with high accuracy, achieving a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) of 12.93%, which is below 20%. The forecasting system developed using VBA Macro Excel can assist the company in making more accurate production decisions and improving production efficiency. Additionally, this forecasting system can help identify trends and demand patterns for midriff top products, thus supporting the company in developing more effective marketing strategies. Keywords: Demand Forecasting, Fashion Industry, VBA Macro Excel, Waterfall
Perancangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan dan Penyewaan Lahan Desa Lamongan Hamdani, A.; Firdaus, Fauzan; Nisyak, Helyatin; Fithriyah, Nadzirotul; Adiman, Muhammad Fauzan
JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy Vol. 4 No. 2 (2026): JUSTIFY : Jurnal Sistem Informasi Ibrahimy
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/justify.v4i2.8477

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi dalam pengelolaan data spasial, termasuk pada aktivitas pemetaan dan penyewaan lahan. Di Desa Lamongan, proses pengelolaan lahan yang masih dilakukan secara manual menyebabkan kendala dalam pencarian informasi, identifikasi lokasi, dan verifikasi data penyewa. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Geografis sebagai solusi pengelolaan lahan berbasis peta digital yang mampu menyajikan data lahan secara informatif dan mendukung proses penyewaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan perancangan sistem diterapkan dengan metode prototype melalui pembuatan DFD, ERD, dan desain antarmuka. Hasil penelitian menghasilkan rancangan sistem yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar implementasi aplikasi pemetaan lahan ke tahap pengembangan lebih lanjut. Perancangan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, ketelitian, serta efisiensi dalam pengelolaan lahan di Desa Lamongan.
OPTIMALISASI KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM DIGITALISASI PELAYANAN DAN ASPIRASI MASYARAKAT DI DESA KARANGANYAR, KABUPATEN TEGAL Kumala, Adinda Dyah; Naufal, Ahmad; Firdaus, Fauzan; Chaerunnisa, Dinna; Muhtadi, Muhtadi
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v8i2.2202

Abstract

Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemerintah Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal, dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan publik dan penyaluran aspirasi masyarakat. Melalui pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 28 Juli hingga 28 Agustus 2025. Adapun mitra kegiatan adalah perangkat desa dan masyarakat khususnya Desa Karanganyar, Kabupaten Tegal. Program utama meliputi pembuatan website dan media sosial desa sebagai sarana informasi dan komunikasi dua arah. Hasilnya, meningkatnya kemampuan aparatur desa dalam pengelolaan digital, partisipasi masyarakat yang lebih aktif, serta terwujudnya pelayanan publik yang lebih transparan dan efisien.