Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Lingkungan Kerja Fisik dan Non Fisik Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros Hikmah, Hikmah; Putro, Guntur Suryo; Arfiany, Arfiany; Nurhidayanti, Nurhidayanti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9778

Abstract

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi Kinerja karyawan adalah Lingkungan Kerja, bahwa Lingkungan Kerja yang baik memberikan pengaruh terhadap meningkatnya kinerja pegawai. Tujuan dalam penelitan ini adalah: 1) mengetahui besaran pengaruh lingkungan kerja fisik terhadap kinerja Pegawai. 2) mengetahui besaran pengaruh lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja Pegawai. 3) mengetahui besaran pengaruh lingkungan kerja fisik dan non fisik terhadap kinerja Pegawai Kantor Kecamatan Mallawa Kabupaten Maros. Penarikan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh sebesar 51 sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan uji R2, uji t, dan uji F. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik berpengaruh secara positif terhadap Kinerja pegawai dengan nilai signifikan 0,02 ≤ 0,05. Sedangkan Lingkungan Kerja non fisik juga mempunyai pengaruh yang postif terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai signifikan 0,00 ≤ 0,05.
Merancang Model Kewirausahaan Mandiri Mahasiswa Berbasis Sumber Daya Lokal dan Teknologi (KMB-SLoT) Galib, Mukhtar; Suryo Putro, Guntur; Arfiany, Arfiany; Yasni, Yasni
ABDI DAYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2026): ABDI DAYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : STIE Jambatan Bulan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52421/tgkz3k87

Abstract

Student entrepreneurship development in higher education often falls into top-down approaches that are generic and create a dependency on external grants. Consequently, many student businesses lack sustainability and differentiation because they are detached from the local potential surrounding them. This paper aims to design a self-reliant entrepreneurship model for students as a solution to these challenges. The proposed model is Self-Reliant Entrepreneurship Based on Local Resources and Technology (SRE-LoRT/KMB-SLoT). This conceptual framework emphasizes a paradigm shift from external dependency to an "inside-out" approach by utilizing contextual assets and technology as the primary drivers of independence. Through integrative phases—including contextual discovery, local-technology hybridization, and networked independent operations—the model is designed to build adaptive capacity and psychological independence (entrepreneurial self-efficacy) among students. It is expected that the KMB-SLoT model can serve as a reference for universities in designing community service programs that are more effective, rooted in locality, and sustainable
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Daun Kelor Menjadi Cemilan Sehat di Bukit Bersinar Kecamatan Manggala Hikmah, Hikmah; Citta, Andi Batary; Widiastuti, Widiastuti; Arfiany, Arfiany; Putro, Guntur Suryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3983

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana cara mengolah daun kelor menjadi cemilan sehat. Dalam pengabdian ini ditemukan kendala yakni dari segi produksi dan pemasaran. Adapun metode yang digunakan dalam pengolah daun kelor menjadi cemilan sehat Adalah (1) penegringan dan penggilingan (2) pembuatan keripik dengan dehidrasi atau penggorengan cepat (3) ekstraksi dan pencampuran adonan (4) Balanching (perebusan). Adapun capaian luaran yaitu agar Masyarakat di Bukit Bersinar dapat memanfaatkan peluang pebghasilan dengan mengolah daun kelor jadi cemilan dan dengan adanya pengabdian ini diharapkan pula Masyarakat mengetahui cara pemasaran produk terutama pemasaran digital. Adapun hasil kegiatan pengadian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah daun kelor menjadi cemilan sehat serta pemahaman awal mengenai strategi pemasaran digital. Kegiatan ini berkontribusi dalam membuka peluang usaha berbasis potensi lokal, meskipun masih diperlukan pendampingan berkelanjutan pada aspek produksi dan pemasaran.