Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

THE EFFECT OF GARLIC STEPPING ON BLOOD PRESSURE IN ELDERLY WOMEN WITH HYPERTENSION IN THE JATI CITY HEALTH CENTER WORK AREA PROBOLINGGO IN 2022 Wahyuningtyas, Silvyana; Endah Sary, Yessy Nur; Rohmatin, Homsiatur
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1183

Abstract

High blood pressure or hypertension (Hypertension) is a condition which a person experiences an increase in blood pressure above normal as indicated by the Systolic (top) and diastolic (bottom number) and blood pressure checks using a blood pressure measuring device in the form of a mercury cuff ( sphygmomanometer). The purpose of this study was to analyze the effect of giving steeped garlic on blood pressure in elderly women with hypertension in the Jati City Health Center Work Area Probolinggo In 2022. The design of this study was a pre Experiment with a One Group Pretest Posttest Design approach. The total population in this study were 80 elderly women with hypertension and the number of samples was 15 respondents. The instruments used in this study were blood pressure meter, sphygmomanometer and observation sheet, the results then analyzed using the Wilcoxon test. The results of the study before giving the consumption of steeped garlic most (60%) of respondents experienced a mild blood pressure, and after consuming the steeped garlic half (53.3%) had normal blood pressure. Based on the Wilcoxon statistical tests, it is known that the significance value is 0.001 with α 0.05. Because the significance value <α ,then H0 is rejected and H1 is accepted, which means that there is the effect of giving steeped garlic on blood pressure in elderly women with hypertension. It is hoped that the results of this study can be used as input for the elderly with hypertension by using non-pharmacological treatment, namely the provision of steeping garlic in addition to the low price, the materials used are also easily obtained.
PENGARUH PIJAT TUI NA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN BALITA DI POSYANDU DAHLIA DESA PULO KECAMATAN TEMPEH KABUPATEN LUMAJANG Azizah, Siti Nur; Ekasari, Tutik; Rohmatin, Homsiatur
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i4.1385

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi pada balita adalah gangguan nafsu makan yang berakibat pada penurunan berat badan, jika tidak tertangani segera penurunan berat badan atau berat badan balita tidak naik akan berakibat pada kasus stunting. Permasalahan penurunan nafsu makan/sulit makan pada balita dapat dilakukan dengan cara farmakologi (vitamin nafsu makan) maupun nonfarmakologi (Pijat Tui Na untuk nafsu makan).Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan balita di Posyandu Dahlia. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif. Jumlah poulasi 33 balita dan sample sebanyak 15 balita. Pengambilan sample menggunakan accidental sampling. Balita yang memiliki kriteria penurunan nafsu makan yang selanjutnya akan dilakukan treatmen Pijat Tui Na selama 6 hari berturut-turut. Data penelitian dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan dari 15 balita setelah dilakukan Pijat Tui Na terdapat 13 balita (86,7%) mengalami peningkatan nafsu makan dan 2 balita (13,3%) nafsu makannya tetap kurang. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon, diperoleh p-value sebesar 0,001 karena p value < α (0,05) sehingga dapat diartikan Ada pengaruh Pijat Tui na terhadap peningkatan nafsu makan balita di Posyandu Dahlia. Dengan melakukan pijat Tui Na selama 6 hari berturut turut balita yang mengalami gangguan nafsu makan mengalami peningkatan pada nafsu makannya. Diharapkan penelitian ini menjadi bekal orang tua untuk bisa melakukan Pijat Tui Na secara mandiri supaya permasalahan nafsu makan pada anak dapat teratasi.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI PUSKESMAS PENANGGAL KABUPATEN LUMAJANG Azizah, Durrotul; Rohmatin, Homsiatur; Farianingsih, Farianingsih
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i4.1425

Abstract

Current health developments in Indonesia are still marked by the vulnerability of maternal and child health, especially where maternal and child mortality rates are still high. The high maternal mortality rate due to the uncontrolled development of preeclampsia contributes greatly to the high mortality rate. The incidence of preeclampsia in Indonesia alone is 128,273/year or around 5.3%. Based on data in Lumajang Regency in 2022 there will be 646 cases of pre-eclampsia. The purpose of this study was to determine the factors that influence the incidence of pre-eclampsia at the Penanggal Health Center. This study used a cross-sectional design with an analytic observational type. Data collection was carried out in May 2023 with a population of 305 respondents and a sample of 35 respondents who met the inclusion and exclusion criteria using a random sampling technique. Data processing includes coding, editing, and tabulating, then analyzed with SPSS Chi-Square test software with α 0.05. The results of the study after the Chi-Square test showed the age of the pregnant woman with a p-value of 0.027, the working status of the mother with a p-value of 0.020, the educational status with a p-value of 0.028, and the status of pregnant women with a p-value of 0.03. This shows that there is a relationship between the incidence of pre-eclampsia and the age of pregnant women, employment status, mother's education, and gravida status. It is hoped that this research can provide knowledge and insight to pregnant women about the incidence of pre-eclampsia. In addition, it can be used as a reference for future researchers and can develop research with the same title but with different methods.
PERBEDAAN PELAYANAN PERSALINAN BIDAN DAN DUKUN DARI SUDUT PANDANG PASIEN DIDUSUN DADAPAN PUSKESMAS ANDONGSARI Yuliani, Ida; Setyowati, Lisus; Rohmatin, Homsiatur
Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Oktober 2023
Publisher : LPPM Institut Teknologi Dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/saintekes.v2i4.161

Abstract

Delivery assistance by health workers is a strategy to deal with maternal and child health problems in Indonesia. The ability and skills of birth attendants greatly affect the occurrence of maternal and infant mortality. This study aims to determine the differences in the delivery services of midwives and shamans from the patient's point of view in the Dadapan hamlet of Andongsari Health Center in 2022. This research design uses a qualitative approach and includes a comparative study research. The sample in this study as many as 16 respondents by using snowball sampling technique. From the results of the study, it was found that patients prefer delivery at midwives because the quality aspects offered by midwives are superior, ranging from assurance, responsiveness, empathy to physical evidence. This aspect is created from the education and experience gained by midwives when they were in college and the practical experience that has been carried out. From the patient's point of view, ease of access is superior to shamans, because there are more dukuns than midwives. In this study, patients who were interviewed had closer access to traditional healers than midwives.
Dukungan Sosial dan Ketersediaan Informasi Mempengaruhi Kesiapan Remaja Putri dalam Menghadapi Menarche Narsih, Umi; Rohmatin, Homsiatur; widayati, agustina
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2100.858 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.797

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama kali yang dialami oleh setiap wanita. Menarche yang datang lebih awal dapat menjadi masalah bagi remaja putri jika belum ada kesiapan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh dukungan sosial dan ketersediaan informasi terhadap kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai dengan bulan Februari 2021 di MI Darul Ulum Kraksaan Probolinggo. Merupakan penelitian observasi dengan design cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 35 orang remaja putri. Pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling yaitu sampling jenuh sehingga besar sampel penelitian 35 orang remaja putri. Variabel dependent adalah kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche, variabel independent terdiri dari dukungan sosial (social support) dan ketersediaan informasi (accessibility of information). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara serta dianalisis statistik dengan chi square dan spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan bahwa dukungan sosial dan ketersediaan informasi mempengaruhi kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Perlu edukasi dan dukungan sosial terkait menarche dari orang tua, guru atau petugas kesehatan untuk mempersiapkan remaja putri dalam menghadapi menarche. Kata kunci : Dukungan sosial, ketersediaan informasi, kesiapan remaja putri, menarche
Peran Pola Asuh Orang Tua terhadap Perilaku SADARI Remaja Putri Narsih, Umi; Widayati, Agustina; Rohmatin, Homsiatur
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 9, No 1 (2023): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Pertama 2023
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v9i1.1435

Abstract

Kanker payudara masih menjadi masalah serius bagi perempuan di dunia termasukIndonesia. Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) merupakan salah satu pencegahansekunder untuk deteksi dini kanker payudara. Usia muda bukan menjadi jaminanterhindar dari kanker payudara. Tujuan penelitian ini mempelajari hubungan peran polaasuh orang tua terhadap perilaku remaja putri dalam pemeriksaan payudara sendiri(Sadari). Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai dengan Februari2022 di SMK Darul Ulum Kraksaan Probolinggo. Merupakan penelitian observasionalanalitik dengan design cross sectional. Populasi penelitian adalah semua remaja putri kelas X, XI, XII SMK Darul Ulum Probolinggo sebesar 75 orang, teknik sampling menggunakan total sampling sehingga diperoleh sampel sebesar 75 orang. Datadikumpulkan dengan menggunakan kuesioner Parenting Style Questionnaire (PSQ) dankuesioner Sadari yang dikembangkan dari penelitian sebelumnya. Selanjutnya datadianalisis dengan uji statistik spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan bahwasebagian besar remaja putri mempunyai perilaku Sadari yang cukup baik dengan polaasuh orang tua yang otoriter, permisif dan demokratis. Ada hubungan yang signifikanantara pola asuh orang tua terhadap perilaku Sadari remaja putri (p = 0,020). Simpulanpenelitian adalah pola asuh orang tua khususnya otoriter mempunyai peran palingdominan terhadap perilaku remaja putri dalam melakukan Sadari.
Pengaruh rendaman kayu secang (caesalpinia sappan l) terhadap dermatitis pada balita Rohmatin, Homsiatur; Hakim, Bawonul; Lestari, Dewi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1401

Abstract

Latar Belakang: Anak-anak dan bayi sering terserang penyakit kulit. Menurut Studi Internasional Asma dan Alergi pada Anak (ISAAC), prevalensi dermatitis atopik pada balita berkisar antara 0,3% hingga 20,5% di 56 negara, sehingga hal ini dapat dipercaya.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan One Group Pre Test Post Test. Teknik statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Sampel penelitian berjumlah 23 responden yang dipilih dengan teknik Accidental Sampling. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan SOP perendaman kayu secang.Hasil : Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada Rendaman kayu secang(Caesalpinia Sappan l) terhadap dermatitis pada balita.dengan nilai P value 0,000 α<0,05.Kesimpulan: ada pengaruh Rendaman kayu secang(Caesalpinia Sappan l) terhadap dermatitis pada balita.
Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Cakupan K4 Darmayanti, Ika; Rohmatin, Homsiatur
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i4.13055

Abstract

Background: The K4 examination assists in monitoring the health of pregnant mothers regularly during the pregnancy period, ensuring that the health conditions of both the mother and the fetus progress well. One of the primary objectives of the K4 examination is to monitor the growth and development of the fetus. This examination helps ensure that the fetus is developing properly and maintains optimal health. Through the K4 examination, pregnant mothers can receive education, information, and counseling regarding proper pregnancy care, balanced nutrition, labor preparation, as well as postnatal care. This study aims of this study is to determine the factors influencing the low coverage of K4 in the working area of Ajung Primary Health Center. Method This study employed a quantitative research design with a descriptive correlational approach using a cross-sectional method. The population consisted of 35 respondents selected through total sampling technique. The analysis used the Chi-Square test. The research findings showed that the majority of respondents belonged to the multipara category, with 29 respondents (58%). Half of them had an income of 1 million to 2 million, totaling 25 respondents (50%). Most respondents had good knowledge, accounting for 38 respondents (76%). The majority also had good family support, with 34 respondents (68%), and most respondents achieved the target coverage of visits, totaling 39 respondents (78%). The results of the chi-square test analysis indicated a value of α<0.05, namely (0.000), for each independent variable (parity, economy, knowledge, and family support), leading to the conclusion that there is a correlation between the factors influencing the low coverage of K4 in the working area of Ajung Primary Health Center. These implications can serve as a basis for developing interventions involving various sectors, such as economic empowerment, improved accessibility to healthcare services, and increased family involvement in supporting K4. Keywords: family support, K4 coverage, economy, parity and knowleage ABSTRAK Latar belakang Pemeriksaan K4 membantu dalam pemantauan kesehatan ibu hamil secara teratur selama masa kehamilan, memastikan bahwa kondisi kesehatan ibu dan janin berjalan dengan baik. Salah satu tujuan utama pemeriksaan K4 adalah untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin. Pemeriksaan ini membantu memastikan bahwa janin berkembang dengan baik dan memiliki kesehatan yang optimal. Melalui pemeriksaan K4, ibu hamil dapat menerima edukasi, informasi, dan konseling tentang perawatan kehamilan yang benar, nutrisi yang seimbang, persiapan persalinan, serta perawatan pasca persalinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Faktor faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan K4 di wilayah kerja Puskesmas Ajung. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, desain penelitian digunakan diskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah populasi sebanyak 35 responden dengan tenik sampling total Sampling. Dan uji analisis yang digunakan menggunakan Chi- Square test. Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki parietas kategori multipara sebanyak 29 responden (58%), Separuh memiliki penghasilan 1juta-2juta sebanyak 25 responden (50%), Sebagian besar memiliki pengetahuan kategori baik sebanyak 38 responden (76%), Sebagian besar memiliki dukungan keluarga kategori baik sebanyak 34 responden (68%), Dan sebagian besar responden d memiliki cakupan kunjungan kategori tercapai sebanyak 39 responden (78%).Hasil uji analisis chi-square tets menunjukkan nilai α<0,05, yaitu ( 0,000) untuk setiap variabel bebas (parietas, ekonimi, pengetahuan dan dukungan keluarga) sehingga dapat disimpulkan ada Hubungan Faktor faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan K4 di wilayah kerja Puskesmas Ajung. Saran Implikasi ini dapat menjadi dasar untuk mengembangkan intervensi yang melibatkan berbagai sektor, seperti pemberdayaan ekonomi, peningkatan aksesibilitas layanan kesehatan, dan peningkatan peran serta keluarga dalam mendukung K4. Kata kunci: dukungan keluarga, cakupan K4, ekonomi, parietas dan pengetahuan,
Hubungan Pola Asuh Makan dengan Status Gizi Balita Romadhoni, Millah Banizain; Rohmatin, Homsiatur; Supriyadi, Bagus
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3097

Abstract

Pola pemberian makan yang mengandung zat gizi akan mempengaruhi proses pertumbuhan, perkembangan, kesehatan, dan kecerdasan balita. Pemenuhan status gizi pada balita merupakan salah satu upaya pemenuhan kebutuhan dasar balita akan asah, asih dan asuh. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pola asuh makan dengan ststus gizi balita. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional,dimana data diambil dari beberapa posyandu di Kecamatan Taman Krocok yang dilaksanakan bulan April sampai bulan Juni 2023 dengan jumlah populasi 218 balita dengan sampel sebanyak 59 responden yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik random sampling. Pengumpulan data meliputi coding, editing, dan tabulating, kemudian data dianalisis secara computer dengan spearman rank test dengan P value = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 59 responden memiliki pola asuh sedang sebanyak 24 responden (49,0%), status gizi baik sebanyak 35 responden (71,4%) dan dari hasil uji spearman rank test menunjukkan bahwa ada hubungan pola asuh makan dengan status gizi balita dengan nilai P value 0,001 < 0,005. Kesimpulan penelitian ada hubungan antara pola asuh makan dengan ststus gizi balita. Saran yang diajukan yaitu mengoptimalkan pengetahuan orang tua akan pentingnya mengetahui pola asuh makan yang benar karena pola asuh memiliki hubungan dengan status gizi balita.
Hubungan Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Ibu Hamil dengan Kejadian Komplikasi Persalinan Fahmadia, Iknila; Rohmatin, Homsiatur; Supriyadi, Bagus
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.3098

Abstract

P4K yang dicanangkan pemerintah bertujuan memantau kehamilan menuju persalinan yang aman dan selamat dengan sasarannya adalah seluruh ibu hamil. Indikator P4K adalah dengan pemasangan stiker P4K yang terdiri dari penolong persalinan, tempat persalinan, pendamping persalinan, transportasi, dan calon donor darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan penerapan program perencanaan persalinan (P4K) ibu hamil dengan kejadian komplikasi Persalinan di Puskesmas Binakal Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah Korelasional dengan pendekatan Retrospektif, jumlah sampel 147 responden menggunakan data kohort Puskesmas Binakal pada Tahun 2022 dan dianalisa dengan chi-square. Hasil penelitian ibu yang menerapkan P4K lebih sedikit dibandingkan dengan ibu yang tidak menerapkan P4K. Sedangkan ibu yang terjadi komplikasi lebih sedikit dibandingkan dengan ibu yang tidak terjadi komplikasi. Analisis didapatkan nilai p value = 0,00 < α (0,05) maka Ha diterima yang berarti ada hubungan antara kedua variabel tersebut. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan penerapan program perencanaan persalinan (P4K) ibu hamil dengan kejadian komplikasi persalinan di Puskesmas Binakal Kabupaten Bondowoso.