Ikbal, Revi Neini
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Hubungan Beban Kerja dan Stres Kerja dengan Produktivitas Kerja di Bagian Produksi PT Andalas Dolomite Sejahtera Tanjung Lolo Sijunjung Tahun 2024 Ikbal, Revi Neini; Said, Faridah Mohd.
Alifah Health Science Symposium Proceeding 2024: The 3rd Alifah Health Science College Symposium
Publisher : STIKes Alifah Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spiritual needs are basic needs that must be met by patients, especially patients in intensive care in the intensive care unit (ICU). In hospitals, the implementation of fulfilling spiritual needs is still very neglected. Patients who get their spiritual needs fulfilled will experience more peace and better outcome during treatment. Fulfilment of spiritual nursing services can be provided by nurses who work in the intensive care unit, including prayer, dhikr and prayers. Objectives: This study aims to explore the experiences of nurses in the intensive care unit in meeting the spiritual needs of patients treated in the intensive care unit (ICU). This research uses a qualitative descriptive exploration method. Participants in this study were 14 nurses with the inclusion criteria being ICU nurses. The theme analysis used in this research is the Miles da Huberman Technique. Results qualitative data analysis yielded three main themes supported by seven categories, namely The first theme of the patient's spiritual needs which consisted of 2 categories, namely giving and fulfillment. The second theme is facilities which consist of 2 categories, namely the outer spiritual team and the inner spiritual team. The third theme of hope consists of patients, families and nurses.This study concludes that there are 3 themes generated in the nurse's experience of fulfilling spiritual needs in the ICU room, namely the patient's spiritual needs, spiritual team facilities and expectations.
Kepatuhan Pembatasan Cairan dan Kejadian Edema pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa Dina, Putri Islami; Ikbal, Revi Neini; Mailita, Weni
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.917

Abstract

Kejadian gagal ginjal kronik di Indonesia mengalami peningkatan 0,2% dibandingkan tahun 2018. Kejadian gagal ginjal kronik di RS Tk. III dr Reksodiwiryo Padang juga mengalami kenaikan 0,95% di tahun 2022. Ketidakpatuhan pasien dalam pembatasan cairan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi salah satunya yaitu edema atau penumpukan cairan dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan pembatasan cairan dengan terjadinya edema pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Tk. III Dr. Reksodiwiryo Padang tahun 2023.Jenis penelitian kuantitatif menggunakan study cross sectional. Populasi pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisa di RS Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang dari bulan november tahun 2022 sampai januari tahun 2023 sebanyak 172 orang dengan sampel sebanyak 63 responden menggunakan teknik puposive sampling. Penelitian telah dilakukan dari bulan maret sampai agustus 2023. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dari 63 responden didapatkan, 40 orang (63,5%) tidak patuh dalam pembatasan cairan, lebih dari separoh mengalami edema derajat II yaitu 25 orang (62,5%) dan 23 orang (36,5%) patuh dalam pebatasan cairan, sebagian besar mengalami edema derajat I yaitu 19 orang (82%). Hasil uji statistik pearson chi-square didapatkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05). Disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kepatuhan pembatasan cairan dengan terjadinya edema pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RS Tk. III dr. Reksodiwiryo Padang.
Enhancing Spiritual Care in Intensive Care Units: An Analysis of the Impact Nurses’ Knowledge, Motivation, and Competency Ikbal, Revi Neini; Sari, Rebbi Permata
Journal of Health Sciences and Epidemiology Vol. 2 No. 2 (2024): August 2024
Publisher : RRZ Scientific Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62404/jhse.v2i2.40

Abstract

Spiritual care, a vital component of holistic nursing, is often overlooked in intensive care units (ICUs) because of the limited knowledge, motivation, and competency of healthcare providers. This study investigated ICU nurses' knowledge, motivation, and skill in providing spiritual care. This cross-sectional study included 38 ICU nurses. A systematic questionnaire was used to evaluate nurses' knowledge, motivation, and competency in spiritual care. The relationships between these parameters were analyzed using univariate and bivariate analyses. The findings indicated that ICU nurses moderately understood spiritual care (M = 7.2, SD = 1.9) and exhibited strong motivation (M = 4.0, SD = 0.8). Skills in spiritual care were positively correlated with knowledge (r = 0.41, p < 0.05) and motivation (r = 0.52, p < 0.01). Previous spiritual care training markedly enhanced nurses' competencies (p < 0.05) and served as a significant predictor (β = 0.28, p < 0.05). This study underscores the critical role of knowledge, motivation, and competency in enhancing spiritual care among ICU nurses. Targeted interventions such as educational programs and institutional support are essential for improving spiritual care practices. Future research should focus on developing comprehensive training models to address the individual and systemic barriers to spiritual care integration in critical care environments.
Pendidikan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Anak dalam Menghadapi Gempa Bumi di SDN 09 Berok Nipah Maharani, Shania; Sari, Rebbi Permata; Ikbal, Revi Neini; Rahmi, Hidayatul
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.1207

Abstract

Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering kali menimbulkan korban jiwa, terutama pada anak-anak yang rentan akibat kurangnya pemahaman mengenai mitigasi bencana. SDN 09 Berok Nipah berada di garis tepi pantai Kota Padang yang memiliki 72 siswa yang menjadi kelompok rentan terhadap gempa. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pendidikan mitigasi bencana terhadap kesiapsiagaan anak usia sekolah dalam  menghadapi gempa bumi di SDN 09 Berok Nipah. Penelitian menggunakan desain quasy eksperimen one grup pretest-postest. Populasi penelitian anak usia sekolah kelas II-V sebanyak 53 siswa. Proses penelitian dilakukan pada bulan Maret-Agustus 2024, teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest setelah diberikan penyuluhan. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji wilcoxon .Hasil penelitian rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan mitigasi bencana 52,18, dan rata-rata pengetahuan sesudah diberikan pendidikan mitigasi bencana  91,06 selisih rata-rata pengatahuan 38,9. Ada pengaruh pendidikan mitigasi bencana gempa bumi terhadap kesiapsiagaan (p-0,000) pada anak usia sekolah di SDN 09 Berok Nipah tahun 2024. Kesimpulan : Diharapkan melalui kepala sekolah dan tenaga pengajar dapat memberikan informasi tentang mitigasi gempa dengan melaksanakan penyuluhan kesehatan dan simulasi bencana secara berkala setiap semester agar siswa mendapatkan pengetahuan yang baik.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan APD Dalam Melakukan Tindakan Keperawatan Di RSU Aisyiah Padang Ikbal, Revi Neini; Sari, Rebbi Permata; Welly, Welly
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.435

Abstract

Perawat mempunyai faktor resiko paling tinggi sebagai media terjadinya penyebaran infeksi kepada pasien, faktor ini disebabkan karena perawat selama 24 jam berhubungan dengan pasien untuk melaksanakan asuhan keperawatan. Banyak perawat yang tidak menggunakan APD dalam memberikan layanan kesehatan. Salah satu dampak tidak memakai APD adalah terjadinya infeksi nosokomial. Menurut data yang diperoleh di RSUD dr. Rasidin Padang diketahui angka prevalensi infeksi nosokomial yaitu 3,09%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) dalam melakukan tindakan keperawatan. Jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Dr. Rasidin Padang pada bulan Februari s/d September 2017. Pengumpulan data tanggal  7 – 23 Agustus 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang ada diruang rawat inap bedah, interne dan anak dan kebidanan dengan total 85 orang, dengan teknik pengambilan sampel secara total sampling. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square.  Hasil penelitian didapatkan 51,8% responden tidak lengkap menggunakan APD, 62,4% tingkat pendidikan tinggi, 50,6% sikap positif, 55,3% motivasi kurang baik, 57,6%  APD tersedia. Terdapat hubungan tingkat pendidikan ( p = 0,000), sikap ( p = 0,003), motivasi ( p = 0,007) dan tidak ada hubungan ketersediaan APD ( p = 0,165) dengan penggunaan APD. Disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pendidikan, sikap, motivasi dan ketersediaan APD dengan penggunaan APD. Untuk itu disarankan bagi manajemen rumah sakit agar dapat memberikan tindakan kepada perawat (punisment) yang tidak memakai APD yang dapat menimbulkan infeksi nosokomial dan membuat SOP penggunaan APD. Disarankan bagi peneliti selanjutnya dapat menambahkan variabel lain yang yang berhubungan dengan penggunaan APD seperti jenis pekerjaan, kondisi lingkungan pekerjaan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kepatuhan Petugas IGD Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri Level 2 Ikbal, Revi Neini; Sari, Rebbi Permata; Mulia, Agung
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2024): JIK-April Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i1.701

Abstract

Angka kejadian Covid-19 yang terus meningkat membawa peralihan pada tatanan kerja terutama pelayanan kesehatan. Observasi yang peneliti lakukan di ruangan IGD RS TK.III Dr. Reksodiwiryo Padang tahun 2022 pada masa New Normal, bahwasannya banyak petugas IGD yang tidak lengkap dalam penggunaan APD level 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan petugas IGD dalam penggunaan APD level 2 pada masa new normal.Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian di laksanakan bulan Februari – Agustus 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petugas IGD di RS XXX. Teknik pengumpulan sampel penelitian ini adalah non probably sampling berupa accidental sampling dengan 38 sampel. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner kepatuhan, sikap, masa kerja serta lembar observasi kelengkapan APD level 2. Data di analisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Berdasarkan analisis bivariat terdapat hubungan kelengkapan APD level 2 dengan tingkat kepatuhan petugas IGD menunjukkan p-value < 0,05  , terdapat hubungan sikap dengan tingkat kepatuhan petugas IGD menunjukkan p-value (0,023), dan tidak terdapat hubungan masa kerja dengan tingkat kepatuhan petugas IGD menunjukkan p-value (0,324). Dapat disimpulkan variabel yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan petugas IGD yaitu kelengkapan APD level 2 dan sikap, untuk masa kerja tidak terdapat hubungan. Saran dari hasil penelitian ini antara lain meningkatkan pengawasan pada petugas IGD dalam penggunaan APD level 2 yang lengkap dan benar, menyediakan APD level 2 yang lengkap dan memadai.