Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search
Journal : Edible : Jedb

KARAKTERISTIK KIMIA DAN UJI HEDONIK PEMPEK SURIMI DARI BERBAGAI JENIS IKAN AIR TAWAR Suyatno, Suyatno; Dasir, Dasir; Sari, Reni Nofita
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 10, No 2 (2021): Edible: Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v10i2.4113

Abstract

Surimi adalah daging ikan yang telah dicuci (leaching) untuk menghilangkan lemak dan senyawa- senyawa larut air lainnya sehingga memiliki tekstur yang khas. Surimi dapat digunakan sebagai sediaan alternatif pengganti daging ikan giling segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan surimi dari berbagai jenis ikan air tawar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan faktor perlakuan daging ikan gabus (S0), surimi ikan patin (S1), surimi ikan mujair (S2), dan surimi ikan lele (S3) dan pengulangan sebanyak empat kali. Parameter yang diamati, yaitu; uji kimia meliputi kadar protein dan kadar lemak uji hedonik meliputi warna, aroma dan rasa. Analisis data secara statistik dengan ANOVA. Kadar protein tertinggi yaitu 9.96% pada perlakuan S0 (pempek lenjer ikan gabus) dan kadar protein terendah yaitu 5.67% pada perlakuan S1 (pempek lenjer surimi ikan patin). Kadar lemak tertinggi yaitu 1.18% pada perlakuan S0 (pempek lenjer ikan gabus) dan terendah pada perlakuan S2 (pempek lenjer surimi ikan mujair) yaitu 0.39%. Tingkat kesukaan tertinggi terhadap warna, aroma dan rasa pempek lenjer terdapat pada perlakuan S2 (pempek lenjer surimi ikan mujair), dengan nilai secara berturut-turut 4.00, 3.86 dan 4.29 dengan kriteria disukai panelis hingga agak disukai panelis. Surimi dari ikan mujair dapat digunakan sebagai alternatif terbaik pengganti daging ikan gabus giling.
Karakteristik mutu kimia dan uji indrawi pempek ikan tenggiri pasir dengan penambahan albumin Suyatno, Suyatno; Dasir, Dasir; Kuswanto, Agus
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 12, No 2 (2023): Edible: Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v12i2.7345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan protein dan daya terima konsumen terhadap pempek ikan tenggiri pasir dengan penambahan albumin penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang dan laboratorium di PT bina sawit makmur sampurna agro terhitung sejak bulan November 2022 hingga bulan Januari 2023 metode yang digunakan adalah metode rancangan rancak kelompok rak yang disusun secara non faktorial hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan albumin berpengaruh sangat nyata terhadap kadar protein pempek ikan tenggiri pasir pada protein tertinggi pada perlakuan p0 yaitu pempek ikan gabus dan kontrol dengan nilai rata-rata 18,82% kadar protein tertinggi pada pempek ikan tenggiri pasir dengan penambahan albumin terdapat pada A5 yaitu penambahan albumin 25% dengan nilai rata-rata 16,23% kadar protein pempek ikan tenggiri pasir terendah terdapat pada perlakuan A1 yaitu penanaman album 5% dengan rata-rata 8,48%
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK SAUS CUKO PEMPEK DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PATI JAGUNG Yuliana, Putri; Dasir, Dasir
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 13, No 2 (2024): Edible : Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v13i2.9237

Abstract

Cuko adalah kuah atau saus cair yang disajikan pada saat menyantap pempek. Tujuan penelian ini untuk melihat pengaruh tepung pati jagung terhadap organoleptik saus cuko pempek dan formulasi terbaik. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan enam perlakuan yaitu T1 (tepung pati jagung 0,5%), T2 (tepung pati jagung 1%), T3 (tepung pati jagung 1,5%), T4 (tepung pati jagung 2%), T5 (tepung pati jagung 2,5%) dan T6 (tepung pati jagung 3%) diulang sebanyak tiga kali. Uji Organoleptik menggunakan uji hedonik, uji lanjut friedman dan uji conover. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung pati jagung terhadap warna, aroma dan rasa pada saus cuko pempek berbeda tidak nyata, tetapi terhadap kekentalan berbeda sangat nyata. Rerata nilai warna tertinggi terdapat pada perlakuan T2 (3,84) dan rerata nilai terendah terdapat pada perlakuan T4 (3,60). Rerata nilai aroma tertinggi terdapat pada perlakuan T1 (3,92) dan rerata nilai terendah terdapat pada perlakuan T6 (3,68). Rerata nilai rasa tertinggi terdapat pada perlakuan T2  (3,98) dan rerata nilai terendah terdapat pada perlakuan T6 (3,56). Rerata nilai kekentalan tertinggi terdapat pada perlakuan T2 (3,56) dan rerata nilai terendah terdapat pada perlakuan T6 (2,27). Masing masing nilai tertinggi memiliki kriteria agak disukai 
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA DAN FISIK CUKO KENTAL Yani, Ade Vera; Dasir, Dasir; Prayoga, Ananda Riski
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 14, No 1 (2025): Edible : Jurnal penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v14i1.9987

Abstract

Cuko pempek adalah saus pendamping yang disajikan bersama pempek untuk membantu meningkatkan rasa pempek. Tanaman rosella memiliki potensi sebagai antioksidan, zat pewarna alami, antibakteri dan sumber pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa) terhadap karakteristik fisik, kimia dan organoleptik Pada Pembuatan Cuko Kental. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang dan di Laboratium Universitas Sriwijaya pada bulan Agustus sampai dengan September 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara non faktorial dengan lima perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali ulangan. Faktor Penelitiannya adalah cuko kental dengan penambahan ekstrak bunga rosella 3 %, 6 %, 9 %, 12 %, 15 %. Peubah yang diamati meliputi uji viskositas dan uji kadar vitamin c. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan ekstrak bunga rosella berpengaruh tidak nyata terhadap viskositas dan kadar vitamin C cuko kental. Viskositas tertinggi terdapat pada perlakuan R5 (11.01 mPa.s). Kadar vitamin c tertinggi terdapat pada perlakuan R5 (20.20 mg).
PENGARUH PERBANDINGAN TEPUNG TAPIOKA DAN TEPUNG TERIGU TERHADAP SIFAT FISIK DAN KIMIA BROWNIES KUKUS Suyatno, Suyatno; Dasir, Dasir; Tamba, Khairunissa BR
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 14, No 1 (2025): Edible : Jurnal penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v14i1.9988

Abstract

Inovasi dalam pengolahan produk pangan sering kali melibatkan modifikasi komposisi bahan dasar untuk menghasilkan tekstur dan cita rasa yang optimal. Tepung tapioka dan tepung terigu merupakan dua jenis tepung yang umum digunakan dalam produk berbasis kukus, di mana masing-m3asing memiliki karakteristik fisik dan kimia yang berbeda. Tujuan penelian ini untuk melihat pengaruh perbandingan tepung tapioka dan tepung terigu terhadap sifat fisik dan kimia brownies kukus dan formulasi terbaik. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan lima perlakuan perbandingan tepung tapioka dan tepung terigu yaitu 90 % : 10 % (T1), 70 % : 30 % (T2), 50 % : 50 % (T3), 30 % : 70 % (T4) dan 10 % : 90 % (T5) yang diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati yaitu kadar air, kadar gula total dan volume pengembangan brownies kukus yang dihasilkan. Analisis data menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNJ dengan taraf signifikansi 5 % dan 1 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan tepung tapioka dan tepung terigu berpengaruh sangat nyata terhadap kadai air, kadar gula total dan volume pengembangan brownies kukus. Perlakuan T5 merupakan perlakuan dengan nilai rata – rata tertinggi baik kadar air (33.67), kadar gula total (37.54), dan volume pengembangan (6.00) dan perlakuan T1 merupakan perlakuan dengan nilai rata – rata terendah baik kadar air (33.63), kadar gula total (35.29), dan volume pengembangan (3.79).
SIFAT KIMIA PEMPEK IKAN TENGGIRI (Scomberomorus Commerson) DENGAN PENAMBAHAN ISOLATE SOY PROTEIN Dasir, Dasir
Edible: Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknologi Pangan Vol 14, No 2 (2025): Edible : Jurnal Penelitian Ilmu dan Teknologi Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jedb.v14i2.10893

Abstract

Makanan khas merupakan identitas suatu daerah yang dapat membedakan dengan daerah lain, termasuk pempek. Salah satu upaya meningkatkan mutu pempek yaitu dengan menambahakan sumber protein nabati seperti isolate soy protein (ISP). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ISP terhadap karakteristik kimia pempek ikan tenggiri dan menentukan formulasi terbaik berdasarkan sifat kimianya. Metode yang digunakan adalah metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara non faktorial dengan lima perlakuan penambahan ISP sebanyak 0 % (I0), 2 % (I1 ), 4 % (I2 ), 6 % (I3 ) dan 8 % (I4), masing-masing sebanyak 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan isolate soy protein berpengaruh sangat nyata terhadap kadar air dan kadar protein. Nilai kadar air tertinggi terdapat pada perlakuan I0 dengan rata-rata 55,94 % dan terendah terdapat pada perlakuan I4 dengan rata-rata 54,42 %. Nilai kadar protein tertinggi terdapat pada perlakuan I4 dengan rata-rata 18,44 % dan terendah terdapat pada perlakuan I0 dengan rata-rata 12,45 %.