Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Terhadap Pemberian Susu Formula Pada Bayi Berat Lahir Rendah Rany Yulianie
Faletehan Health Journal Vol 6 No 3 (2019): Faletehan Health Journal
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.845 KB) | DOI: 10.33746/fhj.v6i3.72

Abstract

Exclusive breastfeeding is breastfeeding only including colostrum without any additional. Exclusive breastfeeding for 6 months is a health intervention that has positive impact on reducing IMR. The purpose this study was to determine the effect of knowledge, social support, attitudes and motivation of mothers on formula feeding in Low Birth Weight. This research uses quantitative methods with cross sectional design. The respondents are mothers who have LBW and give formula milk in the working area of ​​Karangpawitan Puskesmas with a total sampling technique of 80 people, collecting data using questionnaires. Analysis technique uses Structural Equation Modeling. The results showed motivation had a significant effect with direct (40.10%) and indirect (0.27%). It was concluded that motivation very influential on formula feeding at LBW. To increase motivation, collaboration between wife, husbands and health workers requires positive stimulation about breast milk so that milk production isn’t hampered and counseling about breast milk.
PENINGKATAN LITERASI GIZI UNTUK MENGURANGI KONSUMSI SUGAR SWEETENED BEVERAGES PADA SISWA SMA Yakobus Sinaga; Elis Susilawati; Reza Pratama; Rany Yulianie; Neneng Elviana
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v5i2.145

Abstract

Sekitar 49,5% dari Siswa SMA di Kota Bandung memiliki tingkat literasi gizi yang rendah. Di sisi lain, ditemukan juga bahwa pada kebanyakan siswa/i memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) atau minuman dengan kandungan gula yang tinggi. Kedua hal ini dapat merupakan faktor resiko yang dapat menuntun kepada banyak penyakit kronis di masa depan. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berkolaborasi dengan SMA Advent Naripan dan SMA 4 Muhammdiyah untuk meningkatkan literasi gizi dan mengurangi konsumsi SSB. Kegiatan ini telah dilakukan di kedua sekolah tersebut pada tanggal 14 dan 18 November diikuti oleh total 352 siswa. Berdasarkan hasil pretest dan posttest melalui kuesioner yang diberikan kepada partisipan diketahui bahwa siswa/i memiliki peningkatan yang signifikan dalam hal nilai literasi gizi (t319 = 17,727, p < 0.01). Di sisi lain, konsumsi SSB para peserta kegiatan ini memiliki perubahan yang signifikan (Z = -3,508; p < 0,01) dimana 41,9% siswa/i sudah mengurangi konsumsi SSB setiap minggunya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah meningkatkan literasi gizi dan juga mengurangi konsumsi SSB pada partisipan yang hadir. Oleh karena itu disarakan juga agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan pada sekolah-sekolah lain agar dapat mendidik sisaw/i kepada pola makan yang jauh lebih sehat.
Peningkatan Literasi Gizi Untuk Mengurangi Konsumsi Sugar Sweetened Beverages pada Siswa SMA Yakobus Lau De Yung Sinaga; Elis Susilawati; Reza Pratama; Rany Yulianie; Neneng Silviana
Karya Kesehatan Siwalima Vol 2, No 1 (2023): Maret
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/kks.v2i1.965

Abstract

Sekitar 49,5% dari Siswa SMA di Kota Bandung memiliki tingkat literasi gizi yang rendah. Di sisi lain, ditemukan juga bahwa pada kebanyakan siswa/i memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) atau minuman dengan kandungan gula yang tinggi. Kedua hal ini dapat merupakan faktor resiko yang dapat menuntun kepada banyak penyakit kronis di masa depan. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berkolaborasi dengan SMA Advent Naripan dan SMA 4 Muhammadiyah untuk meningkatkan literasi gizi dan mengurangi konsumsi SSB. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan Penyuluhan. Kegiatan ini telah dilakukan di kedua sekolah tersebut pada tanggal 14 dan 18 November diikuti oleh total 352 siswa. Berdasarkan hasil evaluasi pretest dan posttest melalui kuesioner yang diberikan kepada partisipan diketahui bahwa siswa/i memiliki peningkatan yang signifikan dalam hal nilai literasi gizi (t319 = 17,727, p 0.01). Di sisi lain, konsumsi SSB para peserta kegiatan ini memiliki perubahan yang signifikan (Z = -3,508; p 0,01) dimana 41,9% siswa/i sudah mengurangi konsumsi SSB setiap minggunya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah meningkatkan literasi gizi dan juga mengurangi konsumsi SSB pada partisipan yang hadir. Oleh karena itu disarankan juga agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan pada sekolah-sekolah lain agar dapat mendidik siswa/i kepada pola makan yang jauh lebih sehat.
The STUNTING PREVENTION THROUGH INCREASING KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN AND KADER Yulianie, Rany
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 2 No 2 (2023): April : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v2i2.455

Abstract

Stunting is a health problem caused by a lack of nutritional intake. Stunting is characterized by height that does not match their age. Stunting can even occur in babies/fetuses who are malnourished while in the womb, therefore stunting can be prevented indirectly during pregnancy. Prevention of stunting can be done one way or another through increasing knowledge of pregnant women as the main object and cadres as a driving factor in a change in health behavior. The purpose of this health service is to provide education on stunting and prevention of stunting in pregnant women. The result of this dedication was an increase in knowledge from partners after being given counseling about stunting and its prevention in pregnant women with an average pre-test score of 83.3 and a post-test score of 92.5, which means that it has an increase in average score of 9.2. As well as the Wilcoxon test with a sig value of 0.000 < α 0.05, the counseling activities carried out are effective and influential in increasing partners' knowledge. It is hoped that partners can always increase their knowledge, especially regarding stunting and its prevention during pregnancy, so that a stunting-free generation is born.
INNOVATION IN USING BETEL LEAVES IN PERSONAL HYGIENE EDUCATION TO IMPROVE BOYS' HEALTH AT PAUD AL-WALIDAH, GARUT DISTRICT Nurjaman, Iman; Rinjani , Santi; Dewi, Winasari; Ainurrahmah, Yusni; Jinan, Ridwan Riadul; Yulianie, Rany; Sutrisno, Nisa Wening Asih; Bastian, Yani Annisa Fauziah
Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Inspirasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This program focuses on personal hygiene education for boys at PAUD Al-Walidah, Sukajaya, Garut Regency. Through innovation in the use of betel leaves as a natural antiseptic ingredient by involving parents, this program aims to increase awareness and clean living behavior in children. Apart from that, this program is also designed to empower the community by opening business opportunities based on local innovation. The results of this activity show an increase in the ability and knowledge of parents of uncircumcised boys regarding the importance of keeping personal areas clean. Therefore, parents can use natural media using betel leaves which are processed into an antiseptic spray and the ingredients are available around the house to clean the scalp area of ​​their child's penis to prevent phimosis.