Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : DERIVATIF

PENGARUH CURRENT RATIO DAN DEBT TO EQUITY RATIO TERHADAP RETURN ON EQUITY PADA PERUSAHAAN TEXTILE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2013 – 2022 Nurhamdi, Muhamad; Hendra, Dede
Derivatif : Jurnal Manajemen Vol 19, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jm.v19i1.2512

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Curren Ratio dan Debt to Equity berpengaruh pada Return on Equity pada perusahaan tekstil yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2013 hingga 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, bentuk data dalam penelitian ini adalah data panel, serta penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan random effect model. Pengolahan data dilakukan menggunakan Eviews 10 dan teknik analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, Regresi data panel, uji hipotesis dan koefisien determinasi, untuk memilih model estimasi yang tepat, digunakan uji chow, uji hausman, dan lagrange multiplier.  Hasil penelitan menunjukkan bahwa variabel Current Ratio secara parsial tidak berpengaruh terhadap Return on Equity, dengan taraf signifikansi sebesar 0,12 lebih besar dari alfa (0,05). Selanjutnya, variabel Debt to Equity Ratioberpengaruh terhadap Return on Equity, dengan nilai signifikansi pengujian sebesar 0,003 lebih kecil dari alfa (0,05). Selain itu, variabel Current Ratio dan Debt to Equity Ratio keduanya berpengaruh terhadap Return on Equity secara bersamaan. Kata kunci: Textile, Current Ratio, Debt to Equity, Return on Equity
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK SYARIAH INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RBBR Hendra, Dede
Derivatif : Jurnal Manajemen Vol 19, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jm.v19i1.2510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Bank Syariah Indonesia (BSI) selama 5 (lima) tahun yaitu periode 2019-2023, periode ini untuk melihat penilaian kinerja pada saat terjadi Covid-19 dan setelahnya. Metode yang digunakan yaitu Risk Based Bank Rating (RBBR) dengan menggunakan indikator Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning dan Capital, metode RBBR ini dipilih karena  lebih menekankan pada aspek risiko. Aspek risiko ini meliputi risiko kredit dan risiko likuiditas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata masing-masing indikator adalah Non Performing Finance (NPF) 0,94 artinya Sangat Baik. Financing to Deposit Ratio (FDR) yaitu 77,03,   Good Corporate Governance (GCG) adalah 2 artinya Baik, Return On Asset (ROA) yaitu 1,75 artinya Sangat Sehat dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 20,08 artinya Sangat Sehat. Hasil perhitungan tersebut menunjukan bahwa kinerja Bank Syariah Indonesia (BSI) secara keseluruhan Sangat Sehat. Dengan demikian, rata-rata perusahaan mampu membayar kembali penarikan yang dilakukan oleh nasabah.Kata kunci: Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, Capital, Bank Syariah Indonesia