Hidayat, Eet Saeful
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN POTENSI TEMPAT WISATA SUNGAI CILEUEUR DI KABUPATEN CIAMIS Wardani, Ari Kusumah; Medianegara, Audi; Hidayat, Eet Saeful; Zulfan, Muhammad
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i2.15525

Abstract

Menggali potensi pariwisata merupakan langkah strategis yang penting dalam upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pariwisata tidak hanya menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi suatu daerah, tetapi juga berperan dalam memperkenalkan budaya dan keindahan alam lokal kepada dunia. Sejak beberapa tahun yang lalu, rencana pembuatan tempat wisata di Sungai Cileueur sudah tercetus. Karang taruna setempat bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis untuk mengelola tempat wisata ini. Namun, hingga saat ini belum terealisasikan. Tujuan utama penulisan ini sebagai acuan dari perspektif akademisis yang dapat dipertimbangkan apabila Sungai Cileueur akan dijadikan objek wisata. Tulisan ini diharapkan menjadi bahan masukan dan pertimbangan, selain untuk mengangkat daerah oleh objek wisatanya, juga diharapkan dapat mengangkat perekonomian daerah.Kata Kunci : Potensi Pariwisata, Objek Wisata, Sungai Cileueur, Kabupaten Ciamis.
Peran Stabilisator Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Dan Olahraga Dalam Pelestarian Budaya Lokal Tak Benda Di Kabupaten Ciamis Delisnawati; Henriyani , Etih; Hidayat, Eet Saeful
Journal of Indonesian Rural and Regional Government Vol 9 No 2 (2025): Rural and Regional Government
Publisher : Magister Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa "APMD" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jirreg.v9i2.641

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya peran Stabilisator dinas kebudayaan, kepemudaan dan olahraga dalam pelestarian budaya lokal tak benda di Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Informan sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan, studi lapangan (observasi dan wawancara) dan dokumentasi. Penulis mengunakan teknik analisis data kualitatif melalui pengolahan data hasil wawancara dan observasi untuk ditarik kesimpulan sehingga dapat menjawab permasalahan dalam penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: Peran Stabilisator Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga dalam pelestarian budaya lokal tak benda di Kabupaten Ciamis belum optimal. Hal ini dibuktikan dari tiga indikator yang diteliti bahwa peran stabilisator diketahui belum optimal, dilihat dari tiga indikator yang diukur yaitu indikator menjaga budaya agar tidak tergerus oleh modernisasi yang mengabaikan nilai-nilai lokal sudah berjalan optimal. Sementara dua indikator lainnya yaitu indikator memastikan keberlanjutan kebijakan budaya yang melindungi warisan budaya dari ancaman kepunahan dan indikator menjaga harmoni sosial dengan mengakomodasi kepentingan berbagai kelompok budaya dan komunitas adat belum optimal.
Desain Pengembangan Smart Governance Tourism dalam Mendukung Pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus Pangandaran Rosihan Anwar, Asep Nurdin; Garvera, R Rindu; Hidayat, Eet Saeful; Sidik, Dede Syahril; Oktarimayunda, Sisi Kurli; Azhar, Muhammad Naufal; Putri, Adelia Riani
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i3.22144

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan desain pengembangan smart governance tourism dalam mendukung pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pangandaran. Smart governance tourism dipahami sebagai tata kelola pariwisata yang memanfaatkan teknologi digital, keterbukaan informasi, serta partisipasi multi-aktor untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan daya saing destinasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan terkait pariwisata dan KEK. Temuan menunjukkan bahwa tata kelola pariwisata di Pangandaran masih berada pada tahap awal dan belum terintegrasi secara digital, infrastruktur teknologi belum merata, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan belum berjalan optimal. Selain itu, budaya organisasi pemerintah daerah masih cenderung birokratis dan kurang adaptif terhadap inovasi digital, sehingga menghambat implementasi smart governance. Penelitian ini merumuskan kebutuhan integrasi sistem digital lintas sektor, penguatan budaya organisasi adaptif, peningkatan kolaborasi pemerintah–swasta–masyarakat, dan penyusunan roadmap strategis sebagai elemen utama dalam desain smart governance tourism. Hasil penelitian berkontribusi pada pengembangan model tata kelola pariwisata cerdas yang kontekstual untuk mendukung percepatan KEK Pangandaran. Kata kunci: smart governance tourism, budaya organisasi, KEK Pangandaran, digitalisasi pariwisata, tata kelola publik.