Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Sosialisasi Tentang Akurasi Koding Diagnosis dan Prosedur Medis pada Dokumen Rekam Medis di Rumah Sakit Advent Medan Sinaga, Meiyana; Ginting, Suranta Bill Fatric
Health Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): Artikel Pengabdian Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v2i1.4027

Abstract

Dalam sistim layanan di rumah sakit kode diagnosis sangat menunjang dalam pelaporan dan ketepatan penetapan diagnosa yang sesuai INA-CBG’s karena terkait dengan banyak hal termasuk rekam medis dan pembiayaan. Terkai dengan hal kode diagnosis penyakit pasien rujukan di Rumah Sakit Advent Medan masih selalu saja ditemukan ketidak sesuai dengan ICD-10. Untuk meningkatkan pengetahuan petugas dalam keakuratan kode diagnosa, petugas lebih banyak membaca dan mencari tahu kode ICD lewat google saja. Saran dari penelitian ini yaitu sebaiknya kepala puskesmas menerima tenaga lulusan rekam medis atau meningkatkan kompetensi petugas rekam medis melalui pelatihan kodefikasi.
Analysis of Social Determinants in Stunting Prevention Efforts: The Strategic Role of Midwives in the Community Siringoringo, Erlina Esther Rotua; Sinaga, Meiyana; Tanjung, Meni Fuzi Astuti
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i2.3260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai determinan sosial terhadap upaya pencegahan stunting di tingkat masyarakat dan mengkaji peran strategis bidan dalam mengatasi hambatan sosial yang memengaruhi praktik pengasuhan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Responden adalah 80 orang ibu yang memiliki balita dan terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Datuk Bandar Kota Tanjung Balai. Analisis univariat digunakan untuk menggambarkan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel dalam model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua determinan sosial yang diteliti yaitu pendidikan ibu, pekerjaan dan pendapatan keluarga, akses informasi kesehatan, akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan, serta lingkungan sosial dan dukungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap upaya pencegahan stunting (p 0,05). Akses dan pemanfaatan pelayanan kesehatan memberikan kontribusi paling besar terhadap variabel terikat.