Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PELAKSANAAN PROGRAM 10 T DALAM PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS HAMPARAN PERAK Meiyana Sinaga
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2 No 2 (2019): JURNAL MUTIARA NERS
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.947 KB)

Abstract

According to WHO data (2015), it is estimated that around 15% of all pregnant women will develop complications related to pregnancy. The purpose of this research is to know the Relationship between Knowledge and Attitudes of Midwife with the Implementation of the 10 T Program of Antenatal Care (ANC) in the Puskesmas Hamparan Perak in 2019. This research was conducted with an analytical survey research design with cross sectional approach. The population in this study amounted to 43 respondents. The sampling technique uses total pollulation. Data analysis usesunivariate, bivariate analysis. The results of the study can be known that there is knowledge of midwives with the implementation of the 10 T program in Antenatal Care (ANC) chi-square test results sig p-value 0.026 <a (0.05). There is a relationship between midwives' attitudes and the implementation of the 10 T program in Antenatal Care (ANC) chi-square test results sig p-value 0.032 <a (0.05). Chi-square test results sig p-value 0.038 <(0, 05), in the Puskesmas Hamparan Perak in 2019. Based on the results of the study it can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitude of midwives with the implementation of the 10 T program in Antenatal Care (ANC) service in the Puskesmas Hamparan Perak in 2019. It is hoped that health workers will further improve the quality of services in the implementation of 10 T so that services with standards procedur.
HUBUNGAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM PRIMER di RSUD PUTRI HIJAU MEDAN PERIODE JANUARI 2020-JANUARI 2021 MEIYANA SINAGA SINAGA
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v7i1.2278

Abstract

This study aims to determine the relationship between anemia in pregnancy and the incidence of primary postpartum hemorrhage at Putri Hijau Hospital, Medan for the period January 2020 - January 2021. The research method used is an analytic case-control approach. Data were taken from the Register and Patient Medical Records. The population in this study was 447 mothers who gave birth during January 2020 – January 2021. The number of case samples and control samples was made in a 1:1 ratio by following the number of case samples that met the inclusion and exclusion criteria. Bivariate analysis using the Chi Square test found the results: p = 0.000 (p <α, = 0.05), then Ho was rejected, which means that there is a relationship between Anemia in Pregnancy and Primary Postpartum Bleeding Incidence at Putri Hijau Hospital Medan. The strength of the relationship between the two variables is seen based on the contingency coefficient, which is 0.631 which means the strength of the relationship is strong. Then the results of the Odds Ratio (OR) obtained OR = 105 [95% CI 17.8 - 618.7] which means that the range of 17.8 - 618.7 does not exceed the value of 1, so mothers giving birth with anemia in their pregnancy are likely to have primary postpartum hemorrhage. 105 times greater than women who gave birth without anemia in their pregnancy. Based on the results of research and discussion on the relationship between anemia and the incidence of primary postpartum hemorrhage at the Putri Hijau Hospital, Medan for the January 2020 – January 2021 period, it is expected to increase regular health promotion regarding pregnancy and childbirth by involving the role of cadres in providing counseling and involving the role of husband/family in health. pregnant women to minimize the risk of anemia in pregnancy and primary postpartum hemorrhage.
TINGKAT PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR (PUS) TENTANG METODE KONTRASEPSI DENGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI DI KLINIK SEHATI MEDAN PERIODE MEI–JUNI 2021 Meiyana Sinaga
Jurnal Gentle Birth Vol 4, No 2 (2021): JULI
Publisher : Akademi Kebidanan Ika Bina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56695/jgb.v4i2.107

Abstract

Kontrasepsi adalah cara untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Metode kontrasepsi bekerja dengan dasar mencegah sperma laki-laki mencapai dan membuahi sel telur wanita (fertilisasi), atau mencegah telur yang sudah dibuahi untuk berimplantasi (melekat) dan berkembang dalam rahim. Masalah kependudukan merupakan masalah yang dihadapi oleh semua negara termasuk Indonesia. Di Indonesia masalah yang terjadi di bidang kependudukan adalah pertumbuhan penduduk yang masih tinggi. Ancaman terjadinya ledakan penduduk di Indonesia semakin nyata. Indonesia merupakan negara ke 5 di dunia dengan estimasi jumlah penduduk terbanyak yaitu 249 juta. Di antara negara ASEAN, Indonesia dengan luas wilayah terbesar tetap menjadi negara dengan penduduk terbanyak, jauh di atas 9 negara lainnya.Penelitian Ini Bersifat Deskriktif  Yaitu Untuk Mengetahui Tingkat Pengetahuan pasangan usia subur tentang metode kontrasepsi dengan pemakaian kontrasepsi di klinik sehati medan periode mei-juni 2021, berdasakan umur, pendidikan, pekerjaan, Sumber Informasi. Dimana semua populasi pasangan usia subur di klinik sehati yang kebetulan melakukan kunjungan pemeriksaan KB ke Klinik Sehati Periode Mei-Juni 2021 dijadikan Sampel  sebanyak 30 PUS.Hasil penelitian tingkat pengetahuan pasangan usia subur tentang metode kontrasepsi dengan pemakaian kontrasepsi  berdasarkan umur mayoritas berpengetahuan cukup pada umur 20-35 tahun sebanyak 8 orang (26,6%) dan minoritas berpengetahuan baik pada umur <20 tahun sebanyak 1 orang (3,3%), berdasarkan pendidikan mayoritas berpengetahuan cukup dan kurang pada pendidikan SD dan SMP sebanyak 7 orang (23,3%) dan minoritas berpengetahuan cukup  pada pendidikan SD sebanyak 1 orang (3%), berdasarkan pekerjaan mayoritas berpengetahuan kurang pada tidak bekerja sebanyak 9 orang (30%) dan minoritas berpengetahuan baik pada bekerja sebanyak 2 orang (6,7%), berdasarkan sumber informasi mayoritas berpengetahuan cukup pada media elektronik sebanyak 5 orang (16,7%) dan minoritas berpengetahuan cukup pada petugas kesehatan sebanyak 1 orang (3,3%).Dari penelitian ini disarankan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar lebih meningkatkan promosi kesehatan tentang kontrasepsi sehingga pengetahuan ibu menjadi bertambah dan dapat mengenali mengurangi angka kesakitan pada ibu.
Penyuluhan Pengetahuan Tentang Cara Melakukan Sadari Kepada Wanita Usia Subur Di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kab.deli Serdang Tahun 2023 Meiyana Sinaga; Novi Susanti; Feberlina Baene; Fitriana Telaumbanua
Health Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): Artikel Pengabdian Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v2i1.3596

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kab.Deli Serdang, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan wanita usia subur (wus) tentang sadari (pemeriksaan payudara sendiri) di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kab.Deli Serdang. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan metode tanya jawab. Penyuluhan ini melibatkan para mahasiswa yang didampingi oleh dosen pendamping dari Program Studi Kebidanan Program Diploma Tiga dengan peserta para wanita usia subur di Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Kab.Deli Serdang. Hasil dari penyuluhan yang dilakukan oleh dosen tersebut adalah tentang sadari pada wanita usia subur yang dibuat peserta penyuluhan secara umum termasuk kategori baik dengan rata- rata keberhasilan 80%.
Sosialisasi Tentang Akurasi Koding Diagnosis dan Prosedur Medis pada Dokumen Rekam Medis di Rumah Sakit Advent Medan Sinaga, Meiyana; Ginting, Suranta Bill Fatric
Health Community Service Vol. 2 No. 1 (2024): Artikel Pengabdian Februari 2024
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v2i1.4027

Abstract

Dalam sistim layanan di rumah sakit kode diagnosis sangat menunjang dalam pelaporan dan ketepatan penetapan diagnosa yang sesuai INA-CBG’s karena terkait dengan banyak hal termasuk rekam medis dan pembiayaan. Terkai dengan hal kode diagnosis penyakit pasien rujukan di Rumah Sakit Advent Medan masih selalu saja ditemukan ketidak sesuai dengan ICD-10. Untuk meningkatkan pengetahuan petugas dalam keakuratan kode diagnosa, petugas lebih banyak membaca dan mencari tahu kode ICD lewat google saja. Saran dari penelitian ini yaitu sebaiknya kepala puskesmas menerima tenaga lulusan rekam medis atau meningkatkan kompetensi petugas rekam medis melalui pelatihan kodefikasi.
PENGARUH MEDIA GRAFIS POP UP BOOK DAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS SINGOSARI KECAMATAN SIANTAR BARAT KOTA PEMATANG SIANTAR TAHUN 2019: Nama Lengkap Penulis : Meiyana Sinaga,SST,MKM Meiyana Sinaga
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Edisi: 1 April 2020
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v1i1.4

Abstract

Dalam rangka menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, WHO merekomendasikan sebaiknya bayi hanya disusui air susu ibu (ASI) selama paling sedikit 6 bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Media Grafis Pop Up Book Dan Media Audiovisual Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI eksklusif Di Puskesmas Singosari Kecamatan Siantar Barat Kota Pematang Siantar Tahun 2019. Penelitian ini di lakukan dengan desain penelitian Quasi Eksperimental Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 44 orang. Teknik pengambilan sampelmasing-masing 22 orang menggunakan total populasi. Analisa data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Berdasarkan hasil uji regresi logistikdi dapat nilai sig 0,012<0,05, yang artinya media pop up book memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif sebelum dan sesudah diberikan/perlakuan. hasil nilai sig 0,009<0,05, yang artinya media audiovisual memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa media grafis pop upbook dan media audiovisual memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang asi eksklusif di Puskesmas Singosari Kecamatan Siantar Barat Kota Pematang Siantar tahun 2019,diharapkan kepada Puskesmas, agar meningkatkan pemberian penyuluhan kepada ibu hamil, agar pelayanan berjalan dengan baik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP WANITA USIA SUBUR (WUS) DENGAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI DESA SEI. MENCIRIM DUSUN VII KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2020: Nama Lengkap Penulis : Meiyana Sinaga,SST,MKM Meiyana Sinaga
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 3 (2020): Volume: 1 Edisi: 3 Desember 2020
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v1i3.17

Abstract

Kanker payudara merupakan tumor ganas pada sel-sel yang terdapat pada jaringan payudara yang paling sering terjadi pada wanita. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) 2019, mengestimasikan terdapat 18,1 juta kasus kanker baru dan 9,6 juta kematian yang terjadi pada tahun ini. Dan pengidap baru payudara secara global diperkirakan terdapat 627.000 perempuan. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner yang bertujuan untuk mengetahui ‘’Hubungan Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur (WUS) dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Desa Sei. Mencirim Dusun VII Medan Tahun 2020’’. Jumlah populasi dalam penelitian ini 164 orang dengan sampel sebanyak 30 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Sampling. Penelitian dilakukan bulan Juli 2020. Analisis data menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan pengetahuan dan sikap wanita usia subur (wus) dengan pemeriksaan payudara sendiri (sadari) (p<0,05). Disarankan bagi wanita usia subur (wus) di Desa Sei.Mencirim Dusun VII Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Medan agar mendapatkan informasi tentang pemeriksaan payudara sendiri (sadari) sebanyak-banyaknya dandiharapkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat menggunakan Karya Tulis Ilmiah ini sebaik-baiknya sebagai bahan referensi dan sebagai pedoman atau masukan untuk melakukan penelitian selanjutnya dengan menggunakan variabel yang berbeda.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PERSALINAN PREMATUR DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN PERIODE JANUARI 2021 – DESEMBER 2022 Meiyana Sinaga; Efi Satriana Silalahi; Merkurius Talunohi; Desri Zega
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 4 | Edisi 1 | April 2023
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v4i1.145

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilancukup bulan 37- 42 minggu, Berdasarka WHO (World Health Organization), bayipremature adalah bayi lahir hidup sebelum usia kehamilan minggu ke 37. 35%kematian neonatal di dunia disebabkan oleh komplikasi kelahiran premature. Jumlahkematian neonatal dengan usia 0-6 hari sebesar 78,5%.%. Dan di RSUP H. AdamMalik Medan Periode Januari 2014 – Desember 2015 kejadian abortus insipienssebanyak 36 kasus.Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu bertujuan untuk mengetahui faktor-faktoryang mempengaruhi persalinan prematur di RSUP H. Adam Malik Medan PeriodeJanuari 2014 – Desember 2015 dengan jumlah populasi 36 orang yang diperolehdari Medical Record dan yang dipergunakan total sampling sebanyak 36 orang.Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan bahwa persalinan prematureberdasarkan usia ibu mayoritas pada usia ibu 20 – 35 tahun sebanyak 19 orang(52,8 %), berdasarkan paritas mayoritas pada multipara sebanyak 17 orang (47,3%), berdasarkan riwayat sebelumnya mayoritas pada adanya riwayat sebanyak 21orang (58,3 %), dan berdasarkan penyakit ibu mayoritas sebanyak 19 orang (52,8)Disarankan pada Bidan di RSUP H. Adam Malik Medan agar dapatmemberikan informasi tentang persalinan prematur pada ibu hamil di RB 1 Obgynyang bertujuan untuk menurunkan angka kejadian perasalinan premature pada ibuhamil.Keywords: Persalinan Prematus, Faktor-faktor
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN DENGAN PELAKSANAAN PROGRAM 10 T DALAM PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS HAMPARAN PERAK Sinaga, Meiyana
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2 No 2 (2019): JURNAL MUTIARA NERS
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

According to WHO data (2015), it is estimated that around 15% of all pregnant women will develop complications related to pregnancy. The purpose of this research is to know the Relationship between Knowledge and Attitudes of Midwife with the Implementation of the 10 T Program of Antenatal Care (ANC) in the Puskesmas Hamparan Perak in 2019. This research was conducted with an analytical survey research design with cross sectional approach. The population in this study amounted to 43 respondents. The sampling technique uses total pollulation. Data analysis usesunivariate, bivariate analysis. The results of the study can be known that there is knowledge of midwives with the implementation of the 10 T program in Antenatal Care (ANC) chi-square test results sig p-value 0.026 <a (0.05). There is a relationship between midwives' attitudes and the implementation of the 10 T program in Antenatal Care (ANC) chi-square test results sig p-value 0.032 <a (0.05). Chi-square test results sig p-value 0.038 <(0, 05), in the Puskesmas Hamparan Perak in 2019. Based on the results of the study it can be concluded that there is a relationship between knowledge and attitude of midwives with the implementation of the 10 T program in Antenatal Care (ANC) service in the Puskesmas Hamparan Perak in 2019. It is hoped that health workers will further improve the quality of services in the implementation of 10 T so that services with standards procedur.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN PAYUDARA DENGAN KELANCARAN ASI DI KLINIK ALISAH TAHUN 2024: Nama Penulis : Meiyana Sinaga Sinaga, Meiyana
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 5 | Edisi 3 | Desember 2024
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan payudara adalah suatu tindakan untuk merawat payudara terutama pada masa nifas (masa menyusui) untuk memperlancar pengeluaran ASI. Perawatan payudara adalah merawat payudara setelah ibu melahirkan dan menyusui yang merupakan suatu cara yang dilakukan untuk merawat payudara agar air susu keluar dengan lancar. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang perawatan Payudara Dengan Kelancaran ASI di Klinik Alisah 2024. Jenis desain penelitia yang dilakukan adalah survei analtik, dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu semua ibu nifas di Klinik Alisah. Pengambilan sampel menggunakan dengan Teknik Total Population, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel. Sampel pada penelitian ini sebanyak 31 orang ibu nifas. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu nifas memiliki pengetahuan dengan kategori kurang sebanyak 19 orang (61,3%), dan minoritas ibu dengan kategori baik sebanyak 5 orang (16,1%). Mayoritas ibu nifas dengan ASI tidak lancar sebanyak 21 orang (67,7%), dan minoritas ibu dengan ASI lancar sebanyak 10 orang (32,3%). Terdapat Hubungan antara Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Payudara Dengan Kelancaran ASI pada tingkat kepercayaan 95% dimana nilai p 0.00 < 0,00% sehingga ada Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Payudara Dengan Kelancaran ASI di Klinik Alisah 2024. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada Hubungan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Payudara Dengan Kelancaran ASI di Klinik Alisah Tahun 2024. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk mengembangkan promosi dan edukasi tentang perawatan payudara kepada masyarakat khususnya pada ibu nifas.