Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Medical Laboratory Research

Efektivitas Ekstrak Metanol Daun Namnam (Cynometra Cauliflora L.) Terhadap Daya Hambat Pertumbuhan Bakteri Vibrio Cholerae Zulkifli, M. Zidan; Anliza, Syarah; Rachmawati, Nurmeily; Fadillah, M.Arief
Journal of Medical Laboratory Research Vol. 3 No. 2 (2025): Journal of Medical Laboratory Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jomlr.v3i1.805

Abstract

Saat ini peningkatan kasus resistensi bakteri pada sejumlah antibiotik sintetis kian meningkat tidak terkecuali bakteri Vibrio cholerae, oleh karena itu banyak sekali penelitian yang beralih untuk memanfaatkan bahan alam. Daun namnam (Cynometra cauliflora L.) merupakan daun yang banyak dijumpai di Indonesia. Daun namnam memiliki senyawa seperti fenolik, flavonoid, saponin, Steroid, dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut merupakan senyawa yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak daun namnam (Cynometra cauliflora L.) terhadap bakteri Vibrio cholerae. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan mengekstrak daun namnam menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol. Metode uji daya hambat menggunakan metode mikrodilusi dengan DMSO 10% sebagai kontrol negatif dan tetrasiklin sebagai kontrol positif. Variasi konsentrasi daun namnam yang digunakan pada penelitian ini yaitu 50.000, 100.000, 150.000, 200.000, dan 300.000 ppm. Massa simplisia yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 255 gram dan diperoleh rendemen ekstrak sebanyak 10,1%. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai konsentrasi hambat minimum (IC50) ekstrak daun namnam yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio cholerae ada pada konsentrasi 262.421 ppm.
Potensi Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Mangga (Mangifera indica L.) dan Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Terhadap Staphylococcus aureus Anliza, Syarah; Marwin, Deisya Tyas; Rachmawati, Nurmeily; Hamtini
Journal of Medical Laboratory Research Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Medical Laboratory Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infectious diseases caused by Staphylococcus aureus are one of the health problems occurring in Indonesia. Infectious diseases can be treated with antibiotics. However, antibiotics used without proper prescription can trigger antibiotic resistance. To overcome antibiotic resistance, a combination of natural ingredients such as kirinyuh leaves (Chromolaena odorata L.) and mango leaves (Mangifera indica L.) can be used. This study aims to determine the inhibitory activity and effective concentration of the combination of mango leaves extract (Mangifera indica L.) and kirinyuh leavesĀ  extract (Chromolaena odorata L.) as antibacterial agents against Staphylococcus aureus. The methods used in this study included maceration to prepare mango leaves and kirinyuh leaves extract, phytochemical screening to identify the presence of secondary metabolites in the kirinyuh leaves and mango leaves extract, and the disk diffusion method for antibacterial testing. The results showed inhibitory activity at all concentrations due to the presence of secondary metabolites in the kirinyuh leaves and mango leaves extracts. At a 1:3 concentration, an inhibition zone of 18 mm was obtained; at a 1:1 concentration, an inhibition zone of 19 mm was obtained; at a 3:1 concentration, an inhibition zone of 20 mm was obtained. The effective concentration of the combination as an antibacterial agent is the 3:1 concentration. The results of this study fall into the strong category, indicating that the combination of mango leaves and kirinyuh leaves extracts has antibacterial efficacy against Staphylococcus aureus.