Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Development of Busy Book Media in Introducing Gender Roles to Children Aged 4-6 Years in Pangkalpinang City Withasari, Yurinda; Putri, Dian Puspita Eka; Novitasari, Rezki Juniarti
Jurnal Sustainable Vol. 8 No. 1 (2025): Integrating Innovation, Technology, and Management in Education
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/h4vj8s58

Abstract

This study aims to introduce gender roles to children using busy books. This research is a research and development study using the ADDIE method. The sample of this study was 5 educators and 25 children in Pangkalpinang City. The learning plan was prepared quite well by the educators. There are four methods used: habituation, storytelling, and conversation. The media used was busy books. Changes in children's learning behavior include children being able to recognize the gender roles of boys and girls. The results of this study indicate that busy books are suitable for introducing children to gender roles.
Inovasi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Melalui Fermentasi Eco-Enzyme Untuk Pembuatan Pupuk Organik Cair Aqilah, Farah Lailal; Putri, Dian Puspita Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 3 (2026): Bulan Februari
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i3.989

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi permasalahan lingkungan yang cukup serius di Indonesia karena sebagian besar sampah organik belum dikelola secara optimal dan berakhir di tempat pembuangan akhir. Salah satu alternatif pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan dan mudah diterapkan di tingkat rumah tangga adalah melalui fermentasi eco-enzyme. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi eco-enzyme sebagai pupuk organik cair. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan pengabdian kepada masyarakat melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, fermentasi, penyaringan, dan pemanfaatan eco-enzyme. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih tiga bulan di Jl. Bandung No.16, Kelurahan Tangkerang Selatan, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, dengan melibatkan tiga orang peserta dari keluarga/rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengikuti proses pembuatan eco-enzyme dengan baik. Eco-enzyme yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik berupa warna cokelat gelap, aroma asam khas fermentasi, dan konsistensi cair homogen yang siap digunakan sebagai pupuk organik cair. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah organik rumah tangga. Kegiatan ini membuktikan bahwa fermentasi eco-enzyme berpotensi menjadi solusi sederhana, murah, dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga