Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Agroteksos

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAYAM BRAZIL (Alternanthera sissoo) PADA PERLAKUAN BEBERAPA JENIS PUPUK ORGANIK Pasaribu, Muhammad Maulana Aziz; Jaya, I Komang Damar; Jayaputra, Jayaputra
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1212

Abstract

Bayam brazil merupakan sayur bergizi tinggi dan sangat potensial dikembangkan dalam program Rumah Pangan Lestari (RPL). Pengembangannya secara berkelanjutan dan ramah lingkungan, seperti pupuk organik sebagai sumber unsur hara masih membutuhkan banyak kajian. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan dan hasil tanaman bayam brazil akibat perlakuan berbagai jenis pupuk organik padat dan pupuk organik cair (POC) serta kombinasinya. Metode eksperimental digunakan dengan perlakuan-perlakuan sebagai berikut: (A) pupuk anorganik NPK (16-16-16) sebagai pembanding, (B) pupuk organik kotoran ayam , (C) pupuk organik kotoran sapi, (D) pupuk organik bekas cacing, (E) pupuk organik kotoran ayam dengan POC Nasa, (F) pupuk organik kotoran sapi dengan POC Nasa, dan (G) pupuk organik bekas cacing dengan POC Nasa (G). Percobaan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap non-faktorial dengan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik padat atau kombinasi pupuk padat organik dengan POC berpengaruh secara nyata terhadap diameter batang dan total hasil pada umur 35 hari setelah tanam. Total berat basah dan berat konsumsi per tanaman tertinggi dihasilkan oleh perlakuan B, yaitu secara berturut-turut 90,1 g dan 58,9 g per tanaman. Hasil dari perlakuan B lebih rendah dari hasil perlakuan A, namun berbeda secara tidak nyata. Pupuk organik kotoran ayam dapat digunakan sebagai sumber unsur dalam pengembangan tanaman bayam brazil dalam skala rumah tangga.
PENGARUH POLATANAM DOBEL STRIP ANTARA REFUGIA FAMILIA FABACEAE DENGAN BAWANG MERAH TERHADAP INTENSITAS SERANGAN HAMA ULAT TENTARA (Spodoptera exigua Hubner) Ngawit, I Ketut; Haryanto, Herry; Jayaputra, Jayaputra
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tanaman refugia dari famili fabaceae yang efektif menangkal intensitas serangan hama ulat tentara (Spodoptera exigua Hubner) pada bawang merah. Penelitian eksperimen dengan enam perlakuan faktor tunggal dirancang dengan rancangan acak lengkap tiga ulangan. Enam perlakuan yang diuji adalah bawang merah tanpa tanaman refugia, bawang merah dengan tanaman refugia kacang tanah, kedelai, kacang hijau, kacang polong dan kacang tunggak. Parameter yang diamati, kolonisasi, invasi dan intensitas serangan hama S. Exigua dan hasil umbi segar bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan ragam tanaman refugia famili fabaceae pada bawang merah berpengaruh terhadap invansi, kolonisasi, dan intensitas serangan hama S.exigua dan hasil umbi segar bawang merah. Bawang merah tanpa tanaman refugia dan dengan refugia kacang hijau dan kacang tunggak mengalami intensitas serangan S.exigua, dengan kreteria sedang, dengan persentase kerusakan tanaman sebesar >20% - ≤40%. Bawang merah dengan tanaman refugia kacang tanah, kedelai dan kacang polong mengalami intensitas serangan hama S.exigua dengan kriteria sangat rendah, dengan persentase kerusakan tanaman hanya > 0% - ≤ 10%, sehingga hasil umbi segar bawang merah yang didapat lebih banyak dibandingkan dengan tanaman yang mengalami intensitas serangan sedang.