Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pola Komunikasi dalam Perkawinan Beda Etnis : (Studi Fenomenologi terhadap Keluarga Etnis Timor-Jawa di Desa Mnelalete Kabupaten Timor Tengah Selatan) Neonufa, Oktovianus; Hana, Ferly Tanggu; Nara, Maria Yulita
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 2 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v2i1.35

Abstract

Desa Mnelalete merupakan salah satu desa yang memfokuskan pada hal-hal yang menonjol atau menjadi ciri khas kebudayaan Timor, antara lain sistem kekerabatan yang parental sekaligus patrilineal, dan upacara-upacara keagamaan serta adat istiadat maupun pernikahan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk; mengetahui pengalaman komunikasi, motif penerapan komunikasi dan pola komunikasi keluarga perkawinan beda etnis Timor-Jawa di Desa Mnelalete, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam (in depth interview), dan dokumentasi. Teknik analasis data yang digunakan adalah teknik analisis data (analisis model Creswell yang dijabarkan dalam buku Hamzah, 2020). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pengalaman dari pasangan yang menikah beda etnis Timor-Jawa yang berada di desa Mnelalete, Kabupaten TTS dalam mendapatkan keharmonisan pada suatu keluarga yang berbeda etnis kedua belah pihak sama-sama berusaha dalam menyesuaikan budaya yang berbeda jauh. Dimana mereka harus berusaha mencari jalan keluar dari masalah tersebut dengan cara duduk bersama serta saling menyampaikan pendapat antar masing-masing individu yang dirasa menjadi akar permasalahan yang timbul dengan kata lain mereka harus saling mengerti, mengalah dan menghargai setiap perbedaan yang ada, ada dua motif pertama motif “untuk” atau bertujuan pada masa depan pasangan yang menikah beda etnis Timor-Jawa di Desa Mnelalete, Kabupaten TTS. Dalam motif penerapan komunikasi ini ke 4 (empat) pasangan yang menikah beda etnis memiliki tujuan dan rencana dalam membangun rumah tangga dengan budaya etnis yang berbeda yakni yang pertama sang suami ingin merubah keturunan. Yang kedua untuk membagun ikatan kerabat dengan orang dari luar NTT. Yang ketiga mereka berpikir akan faktor budaya kita dari daratan Timor pada umumnya adalah faktor masalah belis.yang berikut motif “karena” atau yang bertujuan pada pengalaman masalalu setiap individu sama-sama belajar akan budaya satu sama lain dan menyesuaikan budaya yang ada pada saat menikah dengan orang yang berbeda etnis. Akan tetapi, ada 1 (satu) pasangan yang masih memiliki kendala dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan dan gaya hidup di Timor. Pada pola komunikasi persamaan menjadi landasan paling penting dalam proses komunikasi pada pasangan suami istri yang menikah beda etnis sehingga mendapatkan kehidupan yang harmonis dalam rumah tangga mereka.
PENGALAMAN KOMUNIKASI GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN SELAMA PANDEMI COVID-19 PADA SMA NEGERI 1 KUPANG TIMUR Poyk, Vini A. Pranesti; Hana, Ferly Tanggu; Nara, Maria Yulita
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 2 No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v2i2.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengalaman komunikasi guru dalam proses pembelajaran selama pandemi covid-19 di SMA Negeri 1 Kupang Timur. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode fenomenologi. Teori yang digunakan adalah Teori Fenomenologi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengalaman-pengalaman yang di rasakan oleh guru dalam proses pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan pengalaman-pengalaman baik saja, tetapi adapun pengalaman-pengalaman yang kurang baik di rasakan oleh guru. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang telah dirasakan oleh guru mendapati banyak kendala dalam proses pembelajaran akibatnya pembelajaran kurang intens dan efektif di karenakan sebagian dari siswa yang belum memahami metode pembelajaran menggunakan media zoom ketika pembelajaran online berlangsung. Because of Motive pada penelitian ini yaitu lingkungan atau tempat tinggal guru dan siswa yang kurang memiliki akses atau jaringan internet yang cukup memadai , selain itu adapun motif lainnya yakni In Order To Motive yaitu guru lebih banyak menggunakan metode belajar membagikan tugas membagikan tugas melalui WhatsApp.
LITERASI MEDIA TERHADAP ORANG TUA DI CAR FREE DAY KOTA KUPANG Hana, Ferly Tanggu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 12 No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v12i2.1868

Abstract

Perkembangan media massa yang kian pesat membawa dampak yang cukup besar dalam masyarakat. Ketika masyarakat hanya menerima informasi secara pasif tanpa mempertimbangkan informasi yang layak atau tidak untuk dikonsumsi maka tentunya masyarakatlah yang dirugikan. Oleh karena itu, cerdas dalam memilah konten media atau literasi media menjadi kebutuhan yang penting bagi masyarakat selaku konsumen media. Keluarga, khususnya orang tua sebagai ujung tombak pembentukan karakter generasi bangsa memiliki peran yang besar dalam menanamkan pesan - pesan cerdas bermedia dalam keluarga. Adapun mitra yang terlibat dalam PKM ini adalah Komunitas Kritis Media Kota Kupang dan Prodi Ilmu Komunikasi Undana. Kegiatan ini bertujuan mengkampanyekan informasi tentang literasi media kepada para orang tua. Kegiatan berlokasi di ajang Car Free Day Kota Kupang. Selain menyampaikan kampanye secara langsung, beberapa media kampanye juga digunakan yakni leaflet, stiker dan rolling banner.
PEMBEKALAN TEKNIK MEMBUAT LAMARAN KERJA DAN TIPS MENGHADAPI WAWANCARA KERJA BAGI CALON ALUMNI Manafe, Yermia Djefri; Daga, Lukas Lebi; Wutun, Monika; Hana, Ferly Tanggu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 16 No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v16i2.9522

Abstract

Mahasiswa merupakan kaum terpelajar yang memiliki kemampuan dan kemauan untuk mencapai cita-cita yakni bekerja di bidang yang sesuai dengan keahlian. Selama kuliah mahasiswa dibekali dengan berbagai kecakapan untuk memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja. Namun setelah lulus dan menjadi seringkali mereka menghadapi kendala saat melamar pekerjaan. Kendala yang sering dikeluhkan yakni tentang cara membuat surat lamaran yang baik dan cara menghadapi wawancara kerja. Kedua ketrampilan ini bukan merupakan bagian yang dipelajari dalam materi perkuliahan sehingga para alumni perlu dibekali dengan keterampilan tersebut. Saat yang dianggap tepat untuk pembekalan ini yakni saat mereka masih menjadi calon alumni atau mahasiswa tingkat akhir. Keterampilan ini jika diasah tentu akan memberikan rasa percaya diri saat masuk dunia kerja. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan teknis kepada para calon alumni agar mereka bisa membuat surat lamaran pekerjaan yang baik dan menguasai teknik menjawab saat wawancara kerja.. Mitra yang terlibat pada PKM ini adalah mahasiswa Prodi Ilmu Politik dan Prodi Sosiologi Undana.
The Role of Spokesperson during the Covid-19 Pandemic in East Nusa Tenggara Province Kotten, Fian S.; Hana, Ferly Tanggu; Mandaru, Silvania S.E.
Asian Journal of Media and Communication Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7, Number 1, 2023
Publisher : Department of Communications, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/asjmc.vol7.iss1.art4

Abstract

The crisis caused by the Covid-19 made local governments take over public communication in order to deliver accurate information about the pandemic to the public. Taking the case of East Nusa Tenggara (NTT) provincial government, this article focuses on the role of spokesperson to deliver the Covid-19 pandemic information. In this province, the spokesperson was the Head of public relations and protocol bureau of the provincial secretariat of the NTT Province. As a public communicator of the NTT Provincial Government during the pandemic, he has played an important role in communicating information from the government to the public, including information provider and gatherer, government’s media manager for extending pandemic information to the society, and government’s representative.
The Role of Spokesperson during the Covid-19 Pandemic in East Nusa Tenggara Province Kotten, Fian S.; Hana, Ferly Tanggu; Mandaru, Silvania S.E.
Asian Journal of Media and Communication Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7, Number 1, 2023
Publisher : Department of Communications, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/asjmc.vol7.iss1.art4

Abstract

The crisis caused by the Covid-19 made local governments take over public communication in order to deliver accurate information about the pandemic to the public. Taking the case of East Nusa Tenggara (NTT) provincial government, this article focuses on the role of spokesperson to deliver the Covid-19 pandemic information. In this province, the spokesperson was the Head of public relations and protocol bureau of the provincial secretariat of the NTT Province. As a public communicator of the NTT Provincial Government during the pandemic, he has played an important role in communicating information from the government to the public, including information provider and gatherer, government’s media manager for extending pandemic information to the society, and government’s representative.
Akomodasi Komunikasi pada Mahasiswa Beda Budaya di Kota Kupang Andung, Petrus Ana; Hana, Ferly Tanggu; Tani, Antonia Bara Benge
Manajemen Komunikasi Vol 4, No 1 (2019): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Faculty of Communication Sciences Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.244 KB) | DOI: 10.24198/jmk.v4i1.23519

Abstract

Wawasan dan pemahaman multikultur belum mendapat perhatian serius dalam pendidikan tinggi. Bahkan, ketika mahasiswa baru memasuki pendidikan tinggi mereka tidak mendapat pelatihan khusus mengenai pengetahuan multikultur. Karena itu berbagai hasil penelitian baik di Indonesia maupun luar negeri memberikan data bahwa mahasiswa-mahasiswa luar daerah maupun asing cenderung mengalami berbagai kendala dalam hal adaptasi budaya. Karena itu, pilihan melakukan akomodasi komunikasi menjadi salah satu jawaban guna mengatasi kesenjangan komunikasi antar budaya. Salah satu kelompok mahasiswa di Universitas Nusa Cendana yang secara konsisten melakukan tindakan akomodasi komunikasi adalah mahasiswa etnis Manggarai. Karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengalaman akomodasi komunikasi mahasiswa etnis Manggarai dengan mahasiswa tuan rumah di Universitas Nusa Cendana, dan memetakan pemaknaan mahasiswa Manggarai sebagai mahasiswa perantau di Kota Kupang. Guna membantu menjelaskan hasil penelitian, teori komunikasi yang dipakai adalah interaksi simbolik. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan pengamatan. Data selanjutnya dianalisis menggunakan teknik enam langkah menurut Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa etnis Manggarai melakukan tindakan akomodasi komunikasi sebagai solusi mengatasi penolakan sosial mahasiswa tuan rumah. Bentuk akomodasi komunikasi yang dilakukan meliputi konvergensi komunikasi dimana mahasiswa etnis Manggarai menirukan perilaku komunikasi mahasiswa tuan rumah Kota Kupang guna memuluskan terjadinya integrasi sosial di antara mereka. Konvergensi komunikasi juga dilakukan dalam bentuk “menanggalkan” sementara jati diri dan identitas asli saat berinteraksi dengan mahasiswa tuan rumah. Hasil penelitian lainnya, mahasiswa etnis Manggarai mengonstruksi pemaknaan atas status mahasiswa perantau sebagai pejuang ilmu dan pembawa perubahan dalam masyarakat dan keluarga di kampung halaman.