Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH KOTA PONTIANAK PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2016 Sujendra, Bima
JURNAL BORNEO AKCAYA Vol 3 No 2 (2016): Jurnala Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51266/borneoakcaya.v3i2.61

Abstract

Public Participation in Local Government Planning Work Pontianak province of West Kalimantan in 2016 was chosen because the researchers are encouraged by the phenomenon of community participation in implementation RKPD Musrenbang for the preparation of the proposal is still lacking and many people who do not direalisaikan. To that end, the general research problem is formulated: "How can public participation in the Development Plan Local Government of West Kalimantan Province Pontianak Year 2016". The study design used a qualitative approach. The results showed that community participation in providing information about the conditions, needs and attitudes in preparation RKPD 2016 that have not responded by the City Government through Bapedda, community involvement in the preparation and planning preparation RKPD Year 2016 in order to generate trust and a sense of community has also not been successful optimally, and public participation in the utilization of democratic rights in the implementation of Musrenbang RKPD still lacking, so the implementation of the present society Musrenbang more impressive work in vain or simply fulfill a formality or a mechanism to meet the requirements set out in legislation.
APLIKASI GOOD GOVERNACE PEMERINTAH KECAMATAN DI KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA Sujendra, Bima
JURNAL BORNEO AKCAYA Vol 4 No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51266/borneoakcaya.v4i1.78

Abstract

Applications Good Governace District Government Rasau In District Kubu Raya Jaya selected researchers are encouraged by the phenomenon is still not maximal implementation of good governance in Sub Rasau Jaya, it's still not expected because of the implementation of the principles of good governance right. To that end, the general problem of research formulated: "How Good Governace District Government Applications In District Rasau Jaya Kubu Raya". The study design used a qualitative approach. The results showed that in general the public services that promote the principles of Good Governance in Sub Rasau Kubu Raya have been implemented, although not yet fully maximized. The principle of participation as one of the principles of good governance is still visible not optimal, it's like what was said by the employees of the district office "people are less active in following the activities carried out by the district government, they tend to be busy farming". In the principle of the Rule of Law (Rule of Law) is still discrimination between Kecamtan government officials with an acquaintance. Principle responsive (responsiveness) in the implementation of public services, it is seen still lambanya work done by the sub-district employees in service delivery.
ANALISIS FUNGSI PEMERINTAH KABUPATEN MEMPAWAH DALAM UPAYA MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN PELABUHAN INTERNASIONAL KIJING DI KABUPATEN MEMPAWAH Sujendra, Bima; Eka, Agus
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 7, No 1 (2021): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : rogram Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penetapan Pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing sebagai proyek strategis nasional tentu perlu mendapat dukungan dari semua pihak, terutama pada level pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Pemerintah Kabupaten Mempawah menjalankan fungsinya, terutama fungsi pelayanan dan fungsi pengaturan dalam mendukung pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dengan hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah belum maksimal, karena masih banyak masyarakat yang merasa dirugikan. Terutama pada aspek pembebasan lahan dan proses kepindahan dokumen kependudukan ke lokasi yang baru. Sedangkan pada aspek pengaturan atau regulasi, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga belum menunjukan kinerja yang maksimal. Karena sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah belum memiliki aturan turunan untuk mendukung percepatan pembangunan Pelabuhan Kijing, terutama yang mengatur masalah pembebasan lahan dan juga kepastian layanan perpindahan masyarakat terdampak pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing.
ANALISIS FUNGSI PEMERINTAH KABUPATEN MEMPAWAH DALAM UPAYA MEMPERCEPAT PEMBANGUNAN PELABUHAN INTERNASIONAL KIJING DI KABUPATEN MEMPAWAH Sujendra, Bima; Eka, Agus
JOURNAL OF GOVERNMENT (Kajian Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah) Vol 7, No 2 (2022): Journal Of Government : Manajemen Pemerintahan dan Otonomi Daerah
Publisher : Program Studi Ilmu Pemeritahan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Universitas 17 Agustu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/gov.v7i2.6088

Abstract

Penetapan Pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing sebagai proyek strategis nasional tentu perlu mendapat dukungan dari semua pihak, terutama pada level pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Pemerintah Kabupaten Mempawah menjalankan fungsinya, terutama fungsi pelayanan dan fungsi pengaturan dalam mendukung pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing di Kabupaten Mempawah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dengan hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah belum maksimal, karena masih banyak masyarakat yang merasa dirugikan. Terutama pada aspek pembebasan lahan dan proses kepindahan dokumen kependudukan ke lokasi yang baru. Sedangkan pada aspek pengaturan atau regulasi, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga belum menunjukan kinerja yang maksimal. Karena sejauh ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah belum memiliki aturan turunan untuk mendukung percepatan pembangunan Pelabuhan Kijing, terutama yang mengatur masalah pembebasan lahan dan juga kepastian layanan perpindahan masyarakat terdampak pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing.
Lingga Village Government's Efforts to Accelerate Reducing Stunting Rates Dwi Nur Handayani; Pardi, Pardi; Sujendra, Bima; Mutmainnah; Anny Riwayati
KOMUNITAS Vol. 16 No. 1 (2025): Islamic Community Development through Practice and Public Policy
Publisher : Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/komunitas.v16i1.9698

Abstract

Failure to thrive is experienced by a child whose height does not match his age, often called stunting. Stunting is a health problem that will impact the future of a nation because one of the benchmarks of a country that is said to be developed is that the country has a healthy and bright generation. Currently, Indonesia is faced with the problem of the high prevalence of stunting toddlers from 2021 by 24.4% to 2022 to 21.6%, which has only decreased by 2.8%. The decrease has not reached the target of 14% in 2024. This study aims to describe and analyze the efforts of the Lingga Village government to accelerate stunting reduction using qualitative research methods. The research showed that the Lingga Village government's efforts to reduce stunting were through socialization, growth monitoring, development monitoring, sanitation, and clean water. 
Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dalam Penyelengaraan Pemerintah Di Desa Botuh Bosi Kecamatan Simpang Hulu Kabupaten Ketapang Putri, Cris Egita; Yohanes, Yulius; Sujendra, Bima
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v4i4.8889

Abstract

This research is intended to examine the Function of the Village Consultative Body (BPD) in Village Government Administration in Botuh Bosi Village, Simpang Hulu District, Ketapang Regency in 2024. The researcher's motivation for conducting this study stems from the supervisory function that remains suboptimal in carrying out oversight activities. The type of research employed is descriptive research with a qualitative approach. This study utilizes interview and documentation data collection methods, applying the Supervisory Process theory to establish standards, measure implementation, compare implementation with standards, and correct deviations as proposed by G.R. Terry (Sukma, 1992:16). The research findings are as follows: 1) Establishing Standards - in determining standards, the Botuh Bosi Village government has adhered to laws and government regulations concerning villages; 2) Measuring Implementation - in the implementation at Botuh Bosi Village, this is assessed through APBDes (Village Revenue and Expenditure Budget) implementation benchmarks, community satisfaction levels, and degree of community involvement; 3) Comparing Implementation with Standards - in this regard, the government conducts evaluations to determine whether the implementation conforms to existing standards; 4) Correcting Deviations - the correction of deviations in Botuh Bosi Village aims to ensure that no deviations occur in the execution of respective functions and duties.
Analisis Efektivitas Penerapan E-Government di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Kabupaten Mempawah Sujendra, Bima; Zaenuddin, Ksatriawan
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 1 (2025): Nopember 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i1.868

Abstract

E-government merupakan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik, termasuk digitalisasi administrasi perpajakan melalui e-Filing yang memungkinkan pelaporan SPT tahunan secara daring. Hanya saja implementasinya di daerah masih mengalami kendala seperti e-Filing di KP2KP Mempawah. Capaian pelaporan SPT orang pribadi melalui e-Filing hanya mencapai 64,70% pada 2020, meningkat menjadi 69,50% pada 2021, dan 78,20% pada 2022, masih jauh dari target 100%. Olehnya itu, penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan e-government melalui e-Filing di KP2KP Mempawah serta merekomendasikan peningkatan layanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer berasal dari wawancara informan dari Kepala KP2KP, pegawai pelayanan e-Filing, serta wajib pajak orang pribadi dan data sekuder dari studi literatur melalui artikel ilmiah, data instansi terkait dan regulasi yang dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi e-Filing belum efektif pada aspek aplikasi, sumber daya manusia, dan infrastruktur. Kendala berupa error sistem, minimnya sosialisasi, keterbatasan kapasitas pegawai, serta perangkat dan jaringan yang tidak memadai menjadi penyebab rendahnya realisasi pelaporan SPT. Penelitian merekomendasikan pembaruan aplikasi, peningkatan kompetensi pegawai, penambahan SDM, dan peremajaan sarana teknologi untuk mendukung implementasi e-government secara optimal di tingkat daerah.
Analisis Efektivitas Penerapan E-Government di Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Kabupaten Mempawah Sujendra, Bima; Zaenuddin, Ksatriawan
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 6 No. 1 (2025): Nopember 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v6i1.868

Abstract

E-government merupakan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan publik, termasuk digitalisasi administrasi perpajakan melalui e-Filing yang memungkinkan pelaporan SPT tahunan secara daring. Hanya saja implementasinya di daerah masih mengalami kendala seperti e-Filing di KP2KP Mempawah. Capaian pelaporan SPT orang pribadi melalui e-Filing hanya mencapai 64,70% pada 2020, meningkat menjadi 69,50% pada 2021, dan 78,20% pada 2022, masih jauh dari target 100%. Olehnya itu, penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan e-government melalui e-Filing di KP2KP Mempawah serta merekomendasikan peningkatan layanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer berasal dari wawancara informan dari Kepala KP2KP, pegawai pelayanan e-Filing, serta wajib pajak orang pribadi dan data sekuder dari studi literatur melalui artikel ilmiah, data instansi terkait dan regulasi yang dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan teknik untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan implementasi e-Filing belum efektif pada aspek aplikasi, sumber daya manusia, dan infrastruktur. Kendala berupa error sistem, minimnya sosialisasi, keterbatasan kapasitas pegawai, serta perangkat dan jaringan yang tidak memadai menjadi penyebab rendahnya realisasi pelaporan SPT. Penelitian merekomendasikan pembaruan aplikasi, peningkatan kompetensi pegawai, penambahan SDM, dan peremajaan sarana teknologi untuk mendukung implementasi e-government secara optimal di tingkat daerah.
KOORDINASI DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN FISIK DI DESA UMIN JAYA KECAMATAN DEDAI KABUPATEN SINTANG ERVANDI, HERU; Yohanes, Yulius; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i1.3463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Koordinasi Dalam Pelaksanaan Pembangunan Fisik di Desa Umin Jaya Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang. Judul skripsi ini diangkat berdasarkan permasalahan yang terjadi yaitu masih kurangnya Koordinasi antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam pelaksaanan pembangunan fisik desa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif didukung dengan teori indikator koordinasi dari Menurut Hasibuan (2006, 88). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kepala Desa Umin Jaya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa maupun Masyarakat namun kurangnya kesadaran akan pentingnya koordinasi dalam merencanakan sebuah pembangunan baik itu dari Perangkat Desa dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa serta Masyarakat sehingga Pembangunan Fisik masih belum optimal. Kata Kunci :Koordinasi, Pembangunan, Fisik
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENGEMBANGKAN EKOWISATA MANGROVE DESA SEBUBUS KECAMATAN PALOH KABUPATEN SAMBAS DAMAYULI, SRI E1032161024; Sugito, Sugito; Sujendra, Bima
GOVERNANCE, Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 12, No 1 (2023): GOVERNANCE, EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gov.v12i1.2875

Abstract

Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 secara eksplisit memberikan tugas kepada pemerintah desa yaitu penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah desa harus mempunyai peranan yang sangat penting terhadap akselerasi (pelaksanaan implementasi) pada proses pengelolaan potensi-potensi yang ada. Pengembangan pariwisata sendiri harus secara terencana sehingga tujuan yang hendak dicapai dari pengembangan pariwisata dapat tercapai dengan maksimal.Pemerintah Desa  menjadi bagian yang sangat penting dalam pengembangan potensi pariwisata hal ini sendiri dikarenakan pemerintah menjadi motivator, fasilitator dan Dinamisator dalam pengembangan potensi pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif Kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun yang menjadi unit analisis adalah Pemerintah Desa Sebubus, Perangkat Desa, Kalilaek Green Life, Pengunjung dan Tokoh Masyarakat.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa pengembangan Ekowisata Mangrove telah dilakukan dengan baik tetapi belum optimal. Kemudian Pemerintah Desa sebagai Dinamisator telah berusaha mengajak masyarakat swasta untuk menjadikan  Ekowisata Mangrove lebih baik lagi dari sebelumnya. Dalam penelitian tersebut memang Peran Pemerintah Desa sudah tergolong cukup baik tetapi sangat belum optimal karena masih banyak kendala yang belum bisa ditangani dengan baik. Meskipun demikian Pemerintah Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas sudah melakukan pengembangan terhadap potensi Ekowisata Mangrove dan Pemerintah Desa juga harus memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat agar lebih berperan aktif dalam mengembangkan Ekowisata Mangrove.Kata Kunci: Peran Pemerintah, Pemerintah Desa, dan Ekowisata.