Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH VARIASI UKURAN BUTIR BAHAN TERHADAP KUALITAS BIOBRIKET ARANG KULIT KACANG TANAH Mu’minin, Amirul; Indrawati, Rosiana; Styana, Ucik Ika Fenti
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v21i2.112

Abstract

Kebutuhan dan konsumsi energi semakin meningkat sejalan dengan bertambahnya populasi manusia dan meningkatnya perekonomian masyarakat, serta perkembangan industri di seluruh dunia. Oleh karena itu kita dituntut untuk memikirkan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan yaitu energi biomassa berupa biobriket dengan memanfaatkan kulit kacang tanah. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi ukuran butir bahan terhadap kadar air, lama pembakaran, laju pembakaran, dan kekuatan tekan biobriket arang kulit kacang tanah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperiment dengan obyek penelitian adalah biobriket arang kulit kacang tanah dengan menganalisis kadar air, lama pembakaran, laju pembakaran, dan kekuatan tekan. Analisis data menggunakan metode deskripif. Pada pembuatan biobriket ini dilakukan variasi ukuran butir bahan dengan ukuran 10 mesh, 18 mesh, 30 mesh, dan 40 mesh, dengan menggunakan perekat getah karet dan dilakukan 2 kali pengulangan. Dari analisis yang dilakukan terhadap hasil penelitian diperoleh kadar air terendah pada ukuran butir bahan 10 mesh yaitu sebesar 19,5641 %, lama pembakaran tertinggi pada ukuran butir bahan 40 mesh yaitu selama 44,5 menit, laju pembakaran terendah pada ukuran butir bahan 40 mesh yaitu selama 0,898 gr/menit, kekuatan tekan biobriket sangat baik pada ukuran 30 mesh dan 40 mesh.
Design of Fruit Fly Trap ApelB Using a Microcontroller and Sensor System Powered by Solar Photovoltaic Alatas, Masrur; Arifin, Mohammad Syamsul; Ridlo, Dimas Taufiq; Styana, Ucik Ika Fenti
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 6 (2025): December 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtepl.v14i6.2194-2205

Abstract

Indonesia’s vast horticultural land faces serious threats from Bactrocera fruit fly infestations, a type of fruit fly in the Tephritidae family that causes rotting plants, reducing the quality of plantation and agricultural products, and even crop failure. The purpose of this study was to design a fruit fly (Bactrocera) trap ApelB version 1.1, using the Cockcroft-Walten Circuit, Methyl Eugenol, PIR HC-SR501 sensor, Arduino Uno ATmega328P, powered by electricity from a Solar Power Plant/System (PLTS) with a panel capacity of 10 Wp, Solar Charge Controller 10 A and a 14.8 V 2.5 Ah battery. The ApelB version 1.1 test method on agricultural land for 24 hours used methyl eugenol to attract fruit flies to enter the trap. Electricity from the PLTS functions to eradicate fruit flies that land on the electric net trap. The findings of ApelB version 1.1 successfully attracted, detected through sensors, and eradicated fruit flies with electric shocks. The capture rate was 80% in lab tests, while corn and chili field trials caught an average of 148–150 fruit flies. ApelB version 1.1 can suppress attacks and fruit fly populations, with a PLTS system and energy storage battery. This tool is guaranteed to operate 24 hours automatically.