Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Berbantuan Bamboozle terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SDN Kamal 2 Shodiqin, Muhammad; Norlaili, Innani; Fadhillah, Rizky; Pritasari, Ade Cyntia; Juhariyah, Juhariyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3534

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi Cahaya dan Sifatnya dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Bamboozle terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 20 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk normalitas, uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk hipotesis, serta uji N-Gain untuk mengukur efektivitas peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 47,50 meningkat menjadi 78,00 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, menandakan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,5696 atau 56,96% termasuk kategori sedang, yang berarti penerapan model TGT berbantuan Bamboozle cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Model ini juga terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kompetitif, dan menyenangkan, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran IPAS.
RESILIENSI FINANSIAL DI TENGAH TURBULENSI GLOBAL: EKSPLORASI MODEL EKONOMI SYARIAH SEBAGAI SOLUSI INSTITUSIONAL Juhariyah, Juhariyah
JSE: Jurnal Sharia Economica Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/c0xfw304

Abstract

The conventional global financial architecture, based on interest (riba) and speculation (gharar), has repeatedly demonstrated its systemic vulnerability in the face of economic turbulence, such as the 2008 crisis and recent geopolitical shocks, exacerbating instability rather than fostering resilience. This study aims to construct an Islamic economics institutional model as an alternative solution that is inherently anti-cyclical and justice-oriented. Using a qualitative approach through conceptual study and theory building, this research analyses normative and empirical literature to synthesize an integrated four-layer model. The findings reveal that financial resilience from an Islamic perspective is built on three main pillars: (1) systemic stability based on the prohibition of riba and gharar, (2) institutionalised distributive justice through zakat and waqf as built-in stabilisers, and (3) connectivity between the financial sector and the real economy. The resulting model encompassing philosophical, integrated macroprudential policy, market instruments, and maqashid-based oversight layers provides an effective operational framework for mitigating liquidity crises, commodity price volatility, and global supply chain disruptions. The study concludes that Islamic economics offers a holistic resilience paradigm and recommends phased implementation through an integrated data platform, halal industrial cluster pilot projects, and advocacy for international standards for broader integration.