Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Legal Protection and Fulfillment of Children's Right to Education Through the Foster Sister Program in a Welfare Perspective Shodiqin, Muhammad; Zakki, Muhammad; Farid, Mohamad; Evendi, Wakid; Aliyah, Nelud Darajaatul
Indonesian Journal of Research and Service Studies Vol. 1 No. 8 (2024): Indonesian Journal of Research and Service Studies
Publisher : Jujurnal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/ynxkmd18

Abstract

The deterioration of the family economy is the main problem in fulfilling children's rights in the world of education, thus giving birth to a vulnerable community which results in a large number of school dropouts (ATS). In addition, as a result of weak family understanding, also supported by economic problems against the fulfillment of the child's right to education, causing loss of access in providing children's education services that affect the child's enthusiasm and ethos to learn, especially in orphans who are a vulnerable group that should receive handling and rescue efforts, because it causes the right to education and the right to children's welfare neglected so that the role and involvement of the community is needed through cooperation and partnership models. Community Service Activities (PKM) are carried out with a qualitative approach the Asset-Based Community Development (ABCD) method is a sustainable empowerment method based on the assets, strengths, and potentials of the Community by looking at the aspects of capacity, associations, and existing institutions or institutions by mobilizing the capabilities of all resources, skills, and community experience as the main foothold to improve the quality of life in various aspects in Community. Community Service through this model is a solution to solving problems in society related to the fulfillment of the right to education and welfare for children which is part of the form of community involvement in helping the Government which is trying to make efforts to build social welfare and overcome economic downturns, the widespread number of children dropping out of school and cutting other social problems in the future as a result of low levels of education in vulnerable communities, this is so that social justice can be realized for all Indonesian people.
Bimbingan Family Education Sebagai Upaya Menjaga Keharmonisan Keluarga Karyawan Teknik di SMP Al Hikmah Surabaya Shodiqin, Muhammad; Zakki, Muhammad; Farid, Mohamad; Evendi, Wakid; Darajaatul Aliyah, Nelud
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i7.32428

Abstract

Keluarga merupakan satuan yang terkecil dalam masyarakat, yang dibentuk dan disiapkan melalui pernikahan yang sah sesuai dengan maksud dan tujuan syariat pernikahan, tentunya akan menghasilkan kebaikan dan kenyamanan dalam berkeluarga yang satu sama lain saling terjaga keharmonisannya yang dipengaruhi oleh kesejahteraan, emosional, sosial, dan bahkan faktor psikologi. Keluarga yang kokoh akan menghadirkan lingkungan keluarga yang positif, nyaman dan bahagia bagi semua anggota keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bimbingan Family Education Sebagai Upaya Menjaga Keharmonisan Keluarga Karyawan Teknik Di SMP Al Hikmah Surabaya. PKM ini mengambil lokasi di SMP Al Hikmah Surabaya, karena sekolah ini adalah salah satu sekolah islam yang terbaik di Surabaya, sehingga civitas akademika didalmnya harus tampil prima dan berkinerja positif, tanpa terkecuali apalagi karyawan-karyawan tehnik yang ada didalamnya. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah Asset-Based Community Development (ABCD) merupakan metode pemberdayaan berkelanjutan yang dilandaskan pada aset, kekuatan, dan potensi Masyarakat dengan melihat aspek kapasitas, asosiasi dan institusi atau kelembagaan dengan meningkatkan dan menggali kekuatan yang sudah ada di lembaga ini memberikan cara baru yang dimiliki oleh para karyawan tehnik di SMP Al Hikmah mengedepankan pada pendekatan internalisasi nilainilai agama, moral sosial dan psikologi keluarga. Adapun hasil yang didapat dari kegiatan PKM ini membekali dengan meningkatkan dan menggali kekuatan yang sudah ada di lembaga ini memberikan cara baru yang dimiliki oleh para karyawan tehnik di SMP Al Hikmah ini untuk dapat menyelesaikan permasalah-permasalahan dalam keluarga melalui upaya pembimbingan dan pelayanan pendampingan dalam family education dalam menjaga keharmonisan kepada para keluarga masing-masing dengan mengedepankan pada pendekatan internalisasi nilai-nilai agama, moral sosial dan psikologi keluarga.Dukungan para pihak di managemen SMP Al Hikmah Surabaya sangat dibutuhkan dalam membantu mereka dalam menyelesaikan perkara dalam keluarga sehingga keluarga tidak menjadi problem dalam meningkatkan kinerja dan semangat kerja di lembanga ini, serta mereka cakap dalam menyelesaikan permasalahan secara mandiri.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Berbantuan Bamboozle terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SDN Kamal 2 Shodiqin, Muhammad; Norlaili, Innani; Fadhillah, Rizky; Pritasari, Ade Cyntia; Juhariyah, Juhariyah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3534

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi Cahaya dan Sifatnya dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Bamboozle terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan metode pre-experimental design dengan bentuk one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri atas 20 peserta didik. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk untuk normalitas, uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk hipotesis, serta uji N-Gain untuk mengukur efektivitas peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 47,50 meningkat menjadi 78,00 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, menandakan adanya perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,5696 atau 56,96% termasuk kategori sedang, yang berarti penerapan model TGT berbantuan Bamboozle cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Model ini juga terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, kompetitif, dan menyenangkan, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran IPAS.
Analisis Penggunaan Indeks Literasi Zakat pada Petani Terhadap Zakat Pertanian di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi Shodiqin, Muhammad; Nengsih, Titin Agustin; Bafadhal, Iqbal
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v10i1.2006

Abstract

This research is motivated by the zakat on rice farming in Kerinci Regency which has not been managed optimally. This research aims to determine the literacy level of farmers regarding agricultural zakat in Kerinci Regency using the Zakat Literacy Index, to determine the understanding variables that are obstacles in farmer literacy towards agricultural zakat in Kerinci Regency, and to understand the patterns and behavior of farmers regarding the payment of agricultural zakat in the Regency. Kerinci. This research is quantitative research using primary data. The sample was selected by purposive sampling of 100 respondents and then analyzed using the Zakat Literacy Index method. The results of this research are that the literacy level of rice farmers regarding agricultural zakat in Kerinci Regency obtained a score of 60.74, which is in the middle/moderate category. Then the variables that are obstacles in rice farmers' literacy towards zakat in Kerinci Regency are; knowledge variable about zakat objects in the basic dimension as well as knowledge variables about zakat institutions), knowledge about zakat regulations, knowledge about zakat distribution programs, and knowledge about digital zakat payments in the advanced dimension. The patterns and behavior of rice farmers in Kerinci Regency are; Ownership of dominantly owned land with a percentage of 76%, land area under dominant cultivation