Classes as student environments and study groups need to be managed to achieve educational goals, and management can also be in the form of managing learning and grouping students in a class. Moral education for students aims to make students strong Muslim individuals through the habituation of akhlaqul karimah and instilling a spirit of leadership in the ongoing educational process. In order for the implementation of moral education to run smoothly, the implementation of these habits must be managed properly. Classes as student environments and study groups need to be managed so that the management of educational goals is achieved. can also be a means of managing learning and in the form of grouping students in class. The values of Akhlakul Karimah are the beliefs held by a Muslim and are reflected in his behavior, speech or behavior in relating or socializing with the surrounding community, with the aim that everyone has good morals (morals) has good sharia. good. behavior or habits. One aspect that must be considered in education is morals/character, namely the values of human behavior in relation to Allah SWT, oneself, fellow human beings and the environment. With the rampant moral crisis, these character values are then manifested through the habituation of akhlakul karimah to achieve national education goals. In order to maintain an environment that does not violate Shari'a, Madrasas and teachers make classroom management by "removing things that hinder" students to concentrate on learning and guard against behavior that is not in accordance with Shari'a so that students remain in behavior that is blessed by Allah SWT Corridor, especially noble Kelas sebagai lingkungan peserta didik dan sebagai kelompok belajar perlu dikelola dengan baik guna mencapai tujuan pendidikan. Pengelolaan tersebut dapat berupa pengelolaan proses pembelajaran maupun pengelompokan peserta didik di dalam kelas. Pendidikan moral bagi peserta didik bertujuan untuk membentuk pribadi Muslim yang kuat melalui pembiasaan akhlakul karimah serta penanaman jiwa kepemimpinan dalam proses pendidikan yang berlangsung. Agar pelaksanaan pendidikan moral dapat berjalan secara efektif, pembiasaan nilai-nilai tersebut harus dikelola secara terencana dan berkesinambungan. Nilai-nilai akhlakul karimah merupakan keyakinan yang dipegang oleh seorang Muslim dan tercermin dalam sikap, tutur kata, serta perilaku dalam berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Tujuan dari penerapan nilai-nilai tersebut adalah agar setiap individu memiliki akhlak yang baik, sesuai dengan syariat Islam, serta membentuk perilaku dan kebiasaan yang terpuji. Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam pendidikan adalah pembentukan akhlak atau karakter, yaitu nilai-nilai perilaku manusia dalam hubungannya dengan Allah SWT, dengan diri sendiri, dengan sesama manusia, serta dengan lingkungan. Di tengah maraknya krisis moral, nilai-nilai karakter tersebut diwujudkan melalui pembiasaan akhlakul karimah sebagai upaya untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang sesuai dengan syariat Islam, madrasah dan guru melakukan pengelolaan kelas dengan meniadakan hal-hal yang dapat menghambat konsentrasi belajar peserta didik serta mencegah perilaku yang tidak sesuai dengan syariat. Dengan demikian, peserta didik tetap berada dalam koridor perilaku yang diridai oleh Allah SWT, khususnya dalam membentuk akhlak yang mulia.