Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL CRANKSHAFT

ANALISIS EXPERIMENTAL STRATEGI PERLAKUAN PANAS UNTUK PENYUSUNAN WPS SAMBUNGAN LAS BAJA COR AAR M201 GR.B+ Augustino, Immanuel Freddy; Zulfika, Dicki Nizar; Azhad, Faizur Rijal; Tsany, Rahmat Basya Shahrys
JURNAL CRANKSHAFT Vol 8, No 3 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i3.15697

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dan mengoptimalkan strategi perlakuan panas terhadap kualitas sambungan las komponen bogie kereta api berbahan casting AAR M201 Grade B+ berdasarkan standar AWS D15.1. Pengelasan dilakukan menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan elektroda E8018-B2, melalui empat variasi perlakuan: tanpa perlakuan panas, preheat 100°C, PWHT saja, serta kombinasi preheat dan PWHT. Pengujian meliputi uji tarik, tekuk, kekerasan, impak, radiografi, dan analisis struktur mikro. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan panas tidak secara signifikan memengaruhi kekuatan tarik, namun mampu meningkatkan ketangguhan zona HAZ hingga 62%, menurunkan kekerasan hingga 19% akibat pelunakan dan pelepasan tegangan, serta menghasilkan struktur mikro yang lebih homogen. Kombinasi preheat dan PWHT dinilai paling optimal dalam meningkatkan performa sambungan, meskipun ketangguhan logam las sedikit menurun. Temuan ini mendasari penyusunan Welding Procedure Specification (WPS) dan Procedure Qualification Record (PQR) yang valid dan mendukung proses pengelasan bogie kereta api yang aman dan andal.
OPTIMASI PERLAKUAN PANAS AUSTEMPERING UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA BAJA AISI 4340 Nursyifaulkhair, Desrilia; Herningtyas, Amelia Syifa; Rachmawati, Audiya Dewi; Zulfika, Dicki Nizar
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 8 No. 4 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i4.15879

Abstract

Baja AISI 4340 merupakan baja paduan rendah yang banyak digunakan dalam industri manufaktur, terutama untuk komponen kritis, seperti poros, roda gigi, dan piston. Komponen-komponen tersebut membutuhkan kombinasi antara kekerasan tinggi dan ketangguhan yang baik, yang dapat diperoleh melalui perlakuan panas yang tepat. Salah satu metode perlakuan panas yang efektif untuk meningkatkan sifat mekanis adalah melalui proses austempering. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons mikrostruktur dan kekerasan baja AISI 4340 terhadap tiga variasi metode perlakuan panas austempering, yaitu isothermal austempering, up-quenching austempering, dan modified austempering. Metode pertama, isothermal austempering, dilakukan dengan memanaskan baja hingga temperatur austenisasi pada 800 °C, kemudian dilakukan proses pemanasan secara isotermal pada temperatur 430 °C. Metode kedua, up-quenching austempering, dilakukan dengan proses austenisasi yang diikuti oleh pendinginan dalam furnace dan dilanjutkan dengan austempering pada temperatur 500 °C. Sedangkan metode ketiga, modified austempering, dilakukan dengan austenisasi yang diikuti oleh pencelupan dengan media pendingin oli pada temperatur 250 °C sebelum dilakukan austempering pada temperatur 400 °C. Hasil pengamatan metalografi melalui mikroskop optik menunjukkan bahwa ketiga metode perlakuan panas tersebut menghasilkan struktur mikro yang berbeda-beda, yaitu upper bainite, lower bainite, dan martensite, namun semuanya mengandung austenit sisa dalam jumlah tertentu. Sementara itu, pengujian sifat mekanis berupa kekerasan menggunakan Rockwell C menunjukkan bahwa metode isothermal austempering menghasilkan kekerasan tertinggi, yaitu sebesar 44,4 HRC. Nilai kekerasan berikutnya diikuti oleh modified austempering sebesar 42,9 HRC, dan up-quenching austempering sebesar 28,1 HRC. Berdasarkan hasil tersebut, isothermal austempering menjadi metode paling efektif dan layak untuk diterapkan dalam skala industri karena mampu menghasilkan kekerasan yang optimal.