Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH PEMAHAMAN AKUNTANSI PAJAK DAN PENERAPAN SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN MODERN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK (STUDI KASUS PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA CIREBON) Aziz, M. Taufik; Pranadika, Aldi
VALUE Vol 13 No 1 (2018): Edisi : Januari - Juni 2018
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka analisis menggunakan statisitik untuk mengetahui Pengaruh Pemahaman Akuntansi Pajak dan Penerapan Sistem Administrasi Modern Perpajakan Modern terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib pajak yaitu sebesar 254.364 WP menurut jumlah populasi yaitu sebanyak 254.364 WP dan dengan tingkat ketelitian sebesar 82% maka jumlah sampel di dapatkan sebanyak 31 WP. Penelitian menyatakan : 1) Wajib Pajak yang berada dilingkungan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cirebon berada pada kriteria Sangat Paham mengenai Pemahaman Akuntansi Pajak. 2) Penerapan Ssitem Administrasi Perpajakan Modern pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cirebon dinilai Sangat Memadai oleh Wajib Pajak. 3) Wajib Pajak yang berada dilingkungan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cirebon berada pada kriteria Sangat Patuh. 4) Pemahaman Akuntansi Pajak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. 5) Penerapan Sistem Administrasi Perpajakan Modern berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. 6) Pemahaman Akuntansi Pajak dan Penerapan Sistem Administrasi Perpajakan Modern berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Kata Kunci : Pemahaman Akuntansi Pajak, Penerapan Sistem Administrasi Perpajakan Modern, Kepatuhan Wajib Pajak.
PENGARUH KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA SMPN 2 SUSUKANLEBAK M. Taufik Aziz; Winarni Winarni
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 9 No 2 (2014): Edisi : Juli - Desember 2014
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v9i2.294

Abstract

Guru merupakan seorang pendidik. Sebagai pendidik, dia hendaknya memiliki kriteria-kriteria tertentu sehingga merupakan ciri yang melekat dalam dirinya.Ciri tersebut merupakan kepribadian yang kemudian dapat dilihat dari sifat yang ditampilkan. Kepribadian inilah yang akan menjadikannya sebagai panutan bagi anak didiknya. Motivasi kerja guru juga merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi kinerja guru untuk mencapai tujuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepribadian dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada SMPN 2 Susukanlebak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini yaitu kepribadian mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru sebesar 64,40%. Hal ini dapat dilihat nilai thitung lebih besar daripada ttabel (5,315 > 2.040).Motivasi kerja mempunyai pengaruh sebesar 29,10%. Hal ini dapat dilihat nilai thitung lebih besar dari ttabel (2,400 > 2,040). Kepribadian dan motivasi kerja secara simultan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru sebesar 73,50.Dimana dibuktikan dengan melihat Fhitung variabel lebih besar Ftabel (41,653 > 3,316). Kata kunci : Kepribadian, Motivasi kerja, Kinerja Guru
PENGARUH DUKUNGAN TOP MANAGEMENT DAN KETERLIBATAN PEMAKAI DALAM PROSES PENGEMBANGAN SISTEM TERHADAP KINERJA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (Studi Empiris Pada Perseroan Terbatas di Kota Cirebon) M. Taufik Aziz; Pigih Niki Pratiwi
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 10 No 1 (2015): Edisi : Januari - Juni 2015
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v10i1.319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan pengaruh Dukungan top management dan Keterlibatan pemakai dalam proses pengembangan sistem terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada Perseroan Terbatas (PT) yang ada di wilayah kota Cirebon. Populasi dalam penelitian ini adalah Perseroan Terbatas (PT) yang ada di wilayah kota cirebon. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik non probability sampling sebanyak 32 responden yaitu manajer/pimpinan dan karyawan bagian financial. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer dengan metode kuisioner. Adapun pengujian statistik dalam penelitian ini menggunakan pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t dan uji f. Dari hasil pengujian secara parsial diperoleh hasil uji t thitung > ttabel (2,367 ; 2,374 > 1,69 ), sehingga menolak Ho dan menerima Ha, artinya variabel pengaruh dukungan top management dan keterlibatan pemakai dalam proses pengembangan sistem berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Sedangkan dari hasil pengujian secara bersama-sama diperoleh hasil Fhitung > Ftabel (12,962 > 3,29), sehingga menolak Ho dan menerima Ha, artinya secara bersama-sama variabel dukungan top management dan keterlibatan pemakai berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Kata kunci : Dukungan Top Management, Keterlibatan Pemakai dalam proses pengembangan sistem, Kinerja sistem informasi akuntansi
PENGARUH NILAI KECUKUPAN MODAL DAN BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS BANK PADA BANK JABAR BANTEN M. Taufik Aziz; Fitri Rayanti
Value : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 12 No 1 (2017): Edisi : Januari - Juni 2017
Publisher : Prodi Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jv.v12i1.327

Abstract

Bank Indonesianing to constitute central bank that give minimum capital rule that shall be of service on bank. Measure that utilized by Indonesia Bank in determine minimum capital is capital sufficiency ratio or Capital Adequacy Ratio (CAR). Impact of regulation hits CAR that is limitation who shall be noticed by bank in order to do its effort development. If limitation CAR is not is shown, jeopardy who may happen is decreased level CAR bank that on eventually will get implication to healths level decrease bank. By use of data of Jabar Banten's bank year 2011 2015, this research intent to see CAR'S influence (X1) and Application Maximum Bounds Credit (BMPK) as X2 to increase bank liquidity (Loan to is Ratio's Deposit or LDR) as Y. CAR Jabar Banten's Bank, since March 2011 until with March period 2015 continually experiences decrease. Presentase averagely supreme BMPK happening on year 2011, which is as big as 0.20%, meanwhile presentase is happening lowest on year 2012. CAR'S affecting relationship and BMPK to LDR on Jabar Banten's Bank points out that affecting subjective happening signifikan's one. It because of have probability point as big as 0.041> 0. 05. Therefore, assess determinant coefficient just as big as 0.24 or 24% its means represented capital structure variable by CAR (X1) and BMPK (X2) having influence to LDR firm as big as 24% and its rest as big as 76% regarded by other factors. Key Words : Capital Adequacy Ratio, Application Maximum Bounds Credit and Liquidity.
PENGARUH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENERIMAAN KAS TERHADAP EFEKTIFITAS PENGENDALIAN PIUTANG: (Studi Kasus Pada PT Tera Data Indonesia) Dwi Astuty Dharma Putri; Taufik Aziz
Jurnal Proaksi Vol. 4 No. 1 (2017): Januari-Juni
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v4i1.580

Abstract

The purpose of this research is to find out and learn how much influence thesales accounting information system, the cash receipt accounting information system onthe effectiveness of controlling accounts receivable. The population in this study is limitedto PT Tera Data Indonesia's employees. The sampling technique was 30 respondents.Data collection techniques use primary and secondary data with the help of SPSS version20. For windows. From the test results it can be concluded that the credit salesaccounting information system, the cash receipt accounting information system has aneffect on the effectiveness of the accounts receivable control.Keyword : Credit Sales Accounting Information Systems, Accounting InformationSystems Cash Receipts, Accountability Control Effectiveness.
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING BAGI UMKM PADA ERA INDUSTRI 4.0 Ayu Fitriani; Faisal Adriyat; Nur Komalasari; Nurandi Nurandi; Nur Khasanah; Yayu Ani; Mohammad Taufik Aziz
Swadaya: Indonesian Journal of Community Empowerment Vol 3 No 02 (2021): Agustus 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/swa.v3i02.2377

Abstract

Teknologi saat ini terus berkembang dan manfaat penggunaan internet terasa bagi para pemakainya. Beberapa orang merasa ketergantungan dengan adanya internet, termasuk aktivitas UMKM dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk menjalankan usahanya khususnya pada era Industri 4.0. Artikel industri bertujuan mengelaborasi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 telah membuat mayoritas sektor ekonomi terutama UMKM menjadi stagnan. Eksesnya mayoritas pelaku UMKM tidak bisa berkembang dan banyak yang berakhir pada kebangkrutan. Hal inilah yang membuat pelaku usaha UMKM mengubah strategi penjualan melalui skema digitalisasi. Skema digitalisasi yakni dengan memanfaatkan market place (perantara) dan menggunakan media sosial sebagai teknik pemasaran. Selain itu pelaku UMKM digital harus dapat bersinergi dengan warganet dalam pemasaran produk dan jasa. Dengan demikian skema pengembangan UMKM digital dapat menjadi salah satu alternatif menyelamatkan pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19. Artikel ini menggunakan metode pendampingan dengan mengelaborasi berbagai literatur akan pengembangan UMKM digital. Kata Kunci: UMKM Digital, Warganet, Covid-19
Analisis Du Pont Syistem Dalam Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Surono Surono; Mohammad Taufik Aziz; Istiqomah Nur Fitriyah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 11 No. 1 (2019)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v11i1.4225

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan semen yang terdaftar di BEI periode 2014-2017 yang diukur dengan metode analisis DuPont System. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik pemilihan sampel menggunakan Purposive Sampling Method. Hasil penelitian ini menunjukkan perusahaan yang memiliki kinerja keuangan terbaik di tahun 2014 ialah PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk dan PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk memiliki kinerja keuangan terbaik di tahun 2015-2017, sedangkan perusahaan yang memiliki kinerja keuangan terburuk selama empat tahun periode penelitian ialah PT. Holcim Indonesia (persero), Tbk. Dan berdasarkan pergerakan kurva Trend Analisis, kinerja keuangan perusahaan semen dengan menggunakan metode Dupont System seluruhnya menunjukkan pergerakan yang menurun.Kata kunci : Trend Analisis, DuPont System, Kinerja KeuanganAbstractThe purpose of this study was to determine the financial performance of cement companies listed on the Stock Exchange for the period 2014-2017 as measured by the DuPont System analysis method. The data used in this research is secondary data. The sample selection technique uses Purposive Sampling Method. The results of this study indicate that the company that has the best financial performance in 2014 is PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk and PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk has the best financial performance in 2015-2017, while companies that have the worst financial performance during the four years of the study period are PT. Holcim Indonesia (Persero), Tbk. And based on Trend Analysis curve movements, the financial performance of cement companies using the Dupont System method all shows a downward movement.Keywords: Trend Analysis, DuPont System, Financial Performance
Pengaruh Biaya Produksi dan Biaya Operasional terhadap Laba Bersih Perusahaan Manufaktur Subsektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021 - 2025 Vegy Destianty; Muhammad Taufik Aziz; Surono Surono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13404

Abstract

Laba bersih merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Dalam memperoleh laba yang optimal, perusahaan perlu mengelola biaya produksi dan biaya operasional secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur subsektor tekstil dan garmen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 12 perusahaan dengan periode pengamatan selama lima tahun atau sebanyak 60 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi data panel dengan bantuan EViews 13 serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan arah pengaruh negatif, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0006 < 0,05. Biaya operasional berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan arah pengaruh positif, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0018 < 0,05. Secara simultan, biaya produksi dan biaya operasional berpengaruh signifikan terhadap laba bersih dengan nilai Prob(F-statistic) sebesar 0,000000 < 0,05. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,683219 menunjukkan bahwa biaya produksi dan biaya operasional mampu menjelaskan variasi laba bersih sebesar 68,32%, sedangkan sisanya sebesar 31,68% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
Pengaruh ESG Disclosure dan Firm Size terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sektor Barang Konsumsi Non-Siklik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021–2024 Yulia Ratnasari; Muhammad Taufik Aziz; Fitriya Sari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13406

Abstract

Kinerja keuangan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber daya. Perhatian terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) serta ukuran perusahaan semakin berkembang dalam praktik bisnis, namun hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh ESG Disclosure dan Firm Size terhadap kinerja keuangan masih menunjukkan temuan yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ESG Disclosure terhadap kinerja keuangan, pengaruh Firm Size terhadap kinerja keuangan, serta pengaruh ESG Disclosure dan Firm Size secara simultan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor barang konsumsi non-siklik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan laporan keuangan perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 132 perusahaan, dengan 20 perusahaan dipilih sebagai sampel melalui purposive sampling sehingga diperoleh 80 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ESG Disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan Firm Size berpengaruh signifikan dengan arah negatif. Secara simultan, ESG Disclosure dan Firm Size berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. ESG Disclosure secara individual belum menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sementara Firm Size memiliki pengaruh signifikan negatif. Secara bersama-sama, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor barang konsumsi non-siklik.
Pengaruh Board Independence, Sales Growth, dan Capital Intensity terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Industri Pengolahan Makanan yang terdaftar di BEI Tahun 2020-2024 Ayu Juhariah; Muhammad Taufik Aziz; Fitriya Sari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13444

Abstract

Kinerja keuangan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan mengelola sumber daya dan menghasilkan laba secara efektif. Pada perusahaan industri pengolahan makanan, kinerja keuangan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang berkaitan dengan tata kelola perusahaan maupun aktivitas operasional dan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Board Independence, Sales Growth, dan Capital Intensity terhadap kinerja keuangan perusahaan industri pengolahan makanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 19 perusahaan dengan jumlah 95 observasi selama periode penelitian. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Board Independence berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Sales Growth tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan Capital Intensity berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara simultan, Board Independence, Sales Growth, dan Capital Intensity berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,268 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 26,8% variasi kinerja keuangan, sedangkan 73,2% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya efektivitas pengawasan, pengelolaan pertumbuhan penjualan, dan optimalisasi aset tetap dalam mendukung kinerja keuangan perusahaan