Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

STUDI PENGGUNAAN PACKING PLANT PADA DISTRIBUSI SEMEN DI KALIMANTAN MENGGUNAKAN METODE TRANSSHIPMENT: STUDI KASUS PT SEMEN GRESIK Atristyanti, Ikhyandini Garindia
Jurnal Ekonomi Vol 20, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Fakultas Ekonom dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/je.v20i2.159

Abstract

As the largest cement producer in Indonesia, PT Semen Gresik Group has a distribution network spread across West and the eastern of Indonesia and dominate the national cement market share of about 45%. To support the distribution of velocitythroughout the whole country, a strategic step to do is build a packing plant in the area of distribution. The results of the annual analysis, moving closer packing plant to the distribution area can be a solution for efficiency of the transportation costs up to 43%compared to the situation before, and it will be the company's long-term strategic plan. This research will be carried out optimization of the allocation of cement distribution network in the Kalimantan. Designing a distribution network allocation transshipmentmodel is the development of transport in linear programming models with the help of QM for Windows software. The expected output is the formation of an optimal distribution network with the minimum total cost. To determine the cost efficiency with the packing plant, the optimization model is made will be running four times as much computing. There are four scenarios used without removing the packing plant, with a packing plant in Banjarmasin, a packing plant in Banjarmasin and Pontianak, as well as a packing plant in Banjarmasin, Pontianak and Samarinda. The result of the four scenarios is known that with the packing plant can generate cost efficiencies by. By including the cost of investment in distribution and transportation costs in mind that in 2020, a third scenario could save Rp 127,229,422,000,-per year than it is without building a packing plant Rp 1,002,443,597,600 to Rp 850,446,425,600.
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN LOGISTIK PADA JASA PESAN-ANTAR MAKANAN DI JABODETABEK BERDASARKAN PERSEPSI GEN MILENIAL SEBAGAI PENGGUNA JASA Atristyanti, Ikhyandini Garindia
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol 4, No 3 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v4i3.30970

Abstract

Gaya hidup pasca Covid-19 terjadi pergeseran pola jual-beli yang semula dilakukan secara luring menjadi daring. Termasuk dalam hal pesan makanan, masyarakat saat ini memilih untuk melakukan pemesanan secara daring. Indonesia merupakan pasar layanan antar makanan daring terbesar di Asia. Tiga aplikasi pesan-antar makanan di Indonesia khususnya di wilayah Jabodetabek yaitu Gofood, Grabfood dan Shopeefood. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi atribut kualitas pelayanan logistik apasajakah yang penting bagi pelanggan khususnya dari generasi milenial. Generasi milenial mengalami fase perubahan dari pola luring ke daring. 5 variabel  Logistic Service Quality (LSQ) yaitu pemenuhan order, citra perusahaan, kualitas informasi, fokus pada pelanggan dan ketepatan waktu dijabarkan dalam 15  atribut digunakan untuk mengukur manakah yang paling penting bagi pelanggan. 75 responden pelanggan khususnya di wilayah Jabodetabek dari generasi milenial telah memberikan penilaian persepsi terhadap atribut-atribut kualitas yang dianggap penting bagi aplikasi pesan-antar makanan berdasarkan persepsi pengguna jasa. Hasil analisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) menunjukkan dua atribut menjadi prioritas utama untuk ditingkatkan performanya yaitu atribut layanan pelanggan mudah dihubungi dan layanan pelanggan mudah dihubungi dan memberi respon yang cepat. Enam atribut lainnya dianggap penting dan sudah menunjukkan performa yang baik. Prioritas atribut yang petakan oleh diagram IPA diharapkan dapat membuka jalan bagi peningkatan keberlangsungan bisnis pesan-antar makanan secara daring.
Talkie – dari Satu Kata Jadi Ribuan Cerita – Solusi Inovatif Berbasis Design Thinking, Bantu Ibu Atasi Keterlambatan Bicara Anak dengan Penuh Cinta Atristyanti, Ikhyandini Garindia; Umarat, Adlil; Taryana, Asep
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.5623

Abstract

Speech Delay pada anak usia 0-7 tahun merupakan masalah perkembangan yang signifikan di Indonesia, dengan prevalensi mencapai 5-10 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis Design Thinking yang dapat membantu ibu dengan anak yang mengalami Speech Delay dalam mengatasi keterlambatan bicara anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan Design Thinking dari Stanford d.school yang terdiri dari lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pada tahap Empathize, dilakukan wawancara mendalam dengan 9 ibu yang memiliki anak dengan Speech Delay. Tahap Define menghasilkan Problem Worth Solving, yaitu layanan terapi yang tidak efektif, terfragmentasi, berbiaya tinggi, dan kurangnya dukungan sosial. Pada tahap Ideate, dihasilkan solusi berupa aplikasi mobile bernama Talkie dengan empat fitur utama, yaitu Talkie Expert, Talkie Progress, Talkie Support, dan Talkie Play. Prototipe aplikasi dibuat dalam bentuk low-fidelity menggunakan Marvel Apps dan diuji pada 3 ibu, dengan hasil positif pada aspek usability, functionality, solvability, dan payability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Design Thinking efektif dalam menghasilkan solusi yang berpusat pada kebutuhan pengguna dan berpotensi membantu ibu dengan anak yang mengalami Speech Delay untuk mengatasi tantangan yang dihadapi dalam terapi bicara anak mereka.
OPTIMASI USAHA MENGGUNAKAN BISNIS MODEL CANVAS Atristyanti, Ikhyandini Garindia
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/xs26ef91

Abstract

Peningkatan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu faktor krusial dalam mendukung ekonomi lokal. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah dengan mengenalkan Business Model Canvas (BMC) kepada pelaku usaha, khususnya ibu-ibu di RPTRA Edelweiss, Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat. BMC telah terbukti efektif dalam membantu UMKM mengidentifikasi elemen kunci dari model bisnis mereka dan merumuskan strategi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat memahami pentingnya BMC sebagai alat yang praktis dan mudah digunakan untuk mengembangkan bisnis mereka.
Aktivasi Ruang Liminal Produktif melalui Edible Hydrofarm Vertikal di Permukiman Kota Jakarta Anggiani, Mona Anggiani; Nabila; Atristyanti, Ikhyandini Garindia; Sabina, Naura Safa; Syakinah, Safana Ananta
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 4 (2025): November
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i4.295

Abstract

Kepadatan wilayah perkotaan sering menyisakan ruang liminal yang terabaikan, padahal berpotensi dimanfaatkan secara produktif. Di RT 004 RW 02 Kelurahan Palmerah, ruang semacam itu semula digunakan sebagai tempat pembuangan sampah daun kering, sehingga menurunkan kualitas visual lingkungan sekaligus menyia-nyiakan peluang pemanfaatan. Program edible hydrofarm diinisiasi untuk mengubah area terbengkalai tersebut menjadi kebun pangan vertikal yang menghasilkan sayuran segar bagi warga. Kegiatan berlangsung selama delapan bulan dengan melibatkan kelompok mitra non-produktif, sehingga tidak hanya memberdayakan masyarakat, tetapi juga mendorong interaksi sosial yang positif. Metode vertikal hydrofarm dipilih karena efisien di lahan sempit, hemat air, dan ramah lingkungan. Selain berkontribusi pada ketahanan pangan serta kesehatan melalui ketersediaan pangan segar, program ini diharapkan menciptakan ruang hijau yang bersih, tertata, dan fungsional. Dengan demikian, ruang liminal dapat bertransformasi menjadi pusat aktivitas sehat yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat perkotaan.
Peran Literasi Keuangan Dan Financial Self-Efficacy Dalam Mempengaruhi Perilaku Kredit Berisiko Melalui Paylater Solihati, Garin Pratiwi; Atristyanti, Ikhyandini Garindia
ProBank Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/probank.v10i2.2079

Abstract

This analysis explores the influence of both objective and subjective financial literacy, in addition to financial self-efficacy, on hazardous credit behavior among millennial PayLater users residing in Indonesia. A total of 262 participants provided data through an online survey, which was subsequently analyzed employing Structural Equation Modeling (SEM). The empirical evidence suggests that individual perceptions of financial literacy reduce engagement in high-risk credit activities while simultaneously bolstering one's financial self-efficacy. The acquisition of objective financial literacy solely enhances one's financial self-efficacy without directly impacting behaviors associated with high-risk credit engagement. Furthermore, financial self-efficacy does not demonstrate a statistically meaningful impact on precarious credit practices is recognized, and it does not fulfill a mediating role in the association between financial literacy and precarious credit practices. These results underscore the critical role of subjective financial literacy in alleviating the risk associated with adverse credit behaviors.