Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Proteksi Dini Anak Terhadap Sisi Negatif Media Sosial Arif, Abdullah
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol 1 No 2 (2020): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v1i2.125

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, mentalitas generasi Islam menjadi PR besar bagi setiap orang tua maupun para pendidik. Bukan sekedar membentuk mentalnya yang siap menghadapi kemajuan teknologi, namun juga membentuk generasi yang mampu untuk mensikapi, memilih dan mentransformasi kemajuan teknologi menjadi media pembelajaran yang Islami. Tahapan perjalanan kehidupan memberikan gambaran bahwa dalam pembentukan karakter, pemberian materi pembelajaran maupun pemberian kebebasan menentukan pilihan juga memiliki tahapan penyesuaian. Masa periode anak yang belum mampu membedakan positif dan negatif untuk dirinya, masih lemah dalam mengendalikan nafsunya, tidak benar jika dibiarkan menentukan pilihan hidupnya. Demikian juga tidak benar jika diberikan kebebasan terjun dalam ilusi kehidupan yang penuh dengan keburukan meskipun juga terdapat banyak kebaikan, karena memiliki potensi besar dalam salah menentukan pilihan. Pembentukan pemikiran dan pembiasaan perbuatan yang baik adalah asas utama dalam pendidikan Agama Islam untuk membentengi diri di dalam menjalani kebebasan pemikiran dan kebebasan pergaulan. Citra rasa yang terbentuk karena kebiasaan berbuat baik akan menjadikan seseorang cenderung memilih kebaikan dan meninggalkan kejahatan meskipun belum mengetahui dasar hukumnya.
Peningkatan Kesadaran Pentingnya Mencuci Tangan Melalui Project-Based Learning Sebagai Upaya Pencegahan Diare Burhanudin, Ohan; Arif, Abdullah; Sulasminingsih, Sri
Jurnal Pengabdian Ruru Vol. 1 No. 2 (2025): Edisi Maret
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kejadian penyakit diare masih tinggi di Indonesia. Penyakit ini sebagian besar diderita anak-anak, khususnya anak usia sekolah. Salah satu langkah dasar yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan praktik mencuci tangan yang efisien. Project Based Learning (PjBL) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 8 SMP Darul Ilmi tentang pentingnya mencuci tangan sebagai upaya pencegahan diare. Peserta kegiatan ini berjumlah 39 dengan 22 siswi perempuan dan 17 siswa laki laki. Metode kegiatan yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode edukasi yang melibatkan siswa dalam diskusi dan praktik langsung tentang pentingnya mencuci tangan dan cara mencuci tangan yang benar. Evaluasi hasil kegiatan dilakukan dengan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa dari rata-rata tahu di pretest hanya 29 orang menjadi rata-rata tahu 34 orang di posttest. Terdapat peningkatan pengetahuan siswa tentang pentingnya pencegahan diare dengan menerapkan cara mencuci tangan yang benar.
Kritis Sejak Awal: Penguatan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Liberasi Digital Bagi Mahasiswa Baru Fisip UPNVJ Juned, Mansur; Arif, Abdullah; Hery Saripudin, Mohamad; Salam, Syahrul; Setiadarma, Aan
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 : Januari (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The democratization of information through digital platforms has radically changed the system of information production and dissemination. Information that was once the product of a small group of people turned into a product produced by the masses. Anyone can make and disseminate information. This condition is a positive indicator for democracy. However, this phenomenon creates space for the emergence of complex challenges. The democratization of information that is close to liberalization has an impact in the form of a mixture of facts and opinions, between truth and hoaxes. Without adequate critical thinking skills, one will only become the object of the democratization of information. In response to these conditions, this study aims to equip new students within the Faculty of Social and Political Sciences UPNVJ with critical thinking skills that include theoretical to practical aspects. The training method uses an interactive material delivery model, case studies, and group discussions. The results of the training showed a significant increase in understanding, application skills, and awareness of the importance of critical thinking in assessing information and solving social issues. This activity is expected to be the first step of intervention and mentoring for new students who are starting to enter the academic world and are open to the process of digitizing information.
PENDIDIKAN KARAKTER BELA NEGARA BERBASIS ECO-PATRIOTISM: MEMBANGUN RASA CINTA TANAH AIR DAN LINGKUNGAN DI SEKOLAH MADRASAH IBTIDIYAH AL MUSTAWA Irawatie, Aniek; Wahyuningtyas, Widayani; Arif, Abdullah; Sagala, Hairunnisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1319-1326

Abstract

Pendidikan karakter bela negara sangat penting untuk membentuk generasi muda yang jujur, bertanggung jawab, dan sangat menghargai nilai-nilai bangsa. Pendidikan bela negara tidak hanya tentang pertahanan; itu juga mengajarkan eco-patriotisme, komitmen untuk mempertahankan kedaulatan, dan berbuat baik untuk negara. Di tengah tantangan global saat ini, pendidikan patriotisme harus dikombinasikan dengan kesadaran lingkungan melalui pendekatan eco-patriotism, terutama di sekolah dasar. Pendidikan karakter bela negara dan wawasan lingkungan digabungkan membantu siswa menjadi lebih nasionalis dan peduli terhadap masalah lingkungan. Siswa akan belajar mencintai tanah air mereka sambil mempertahankan lingkungannya. Karena siswa masih dalam tahap pembentukan perilaku dan pemikiran, sekolah dasar adalah tempat yang tepat untuk memulai penerapan nilai-nilai ini. Dengan demikian, pendidikan yang didasarkan pada patriotisme lingkungan dapat menghasilkan generasi yang dapat mempertahankan kecintaan pada negara dan komitmen untuk menjaga lingkungan sambil menghadapi tantangan di seluruh dunia. Berbagai ahli menyatakan bahwa pendidikan karakter yang didasarkan pada kesadaran lingkungan membantu menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, kejujuran, dan kecintaan pada negara. Pengalaman langsung dengan masalah global pada usia dini meningkatkan manfaat pendidikan. Sekolah dasar, dengan lingkungan pembelajarannya yang dirancang dengan strategi, memainkan peran penting dalam membangun kesadaran ini