Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH WAKTU REAKSI DAN KECEPATAN PENGADUKAN TERHADAP KONVERSI BIODIESEL DARI LEMAK AYAM DENGAN PROSES TRANSESTERIFIKASI Siti Miskah; Ria Apriani; Dita Miranda
Jurnal Teknik Kimia Vol 23 No 1 (2017): Jurnal Teknik Kimia
Publisher : Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif dari bahan mentah terbaharukan selain bahan bakar diesel dari minyak bumi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu reaksi dan kecepatan pengadukan pada pembuatan biodiesel dari lemak ayam terhadap konversi dan karakteristik biodiesel dengan katalis kapur tohor dan proses transesterifikasi. Variabel kontrol yang digunakan adalah bahan baku yang digunakan berupa lemak ayam yang diambil dari limbah pedagang ayam potong dipasar Indralaya, Ogan Ilir, temperatur reaksi 60oC, rasio perbandingan minyak ayam dan metanol adalah 1:6. Variasi waktu reaksi yang digunakan 20 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, dan 150 menit. Dan variasi kecepatan pengadukan 500 rpm, 750 rpm, 1000 rpm, 1250 rpm, dan 1500 rpm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu reaksi 75 menit dan kecepatan pengadukan 750 rpm menghasilkan konversi tertinggi yaitu 89,47%, dengan densitas 0,868 gr/cm3, viskositas kinematik 5,7057 cSt, titik nyala 205 oC, angka setana 105,8 dan karakteristik bioiesel tersebut memenuhi standar mutu bioiesel berdasarkan SNI No.04-7182-2006.
SUBSTITUSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) DALAM PEMBUATAN BAKSO IKAN BELOSO (Saurida tumbil): EVALUASI SIFAT KIMIA DAN SENSORI Ria Apriani; Sussi Astuti; Suharyono A. S.; Susilawati Susilawati
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroindustri Berkelanjutan
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v1i1.5637

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendapatkan konsentrasi jamur tiram putih yang disubstitusi dalam pembuatan bakso ikan beloso dengan sifat kimia dan sensori sesuai SNI 7266:2014. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan.  Perlakuan perbandingan daging ikan beloso dan jamur tiram putih terdiri dari enam taraf yaitu J1 (100% : 0%); J2 (90% : 10%); J3 (80% : 20%); J4 (70% : 30%); J5 (60% : 40%); dan J6 (50% : 50%). Kesamaan ragam data dianalisis dengan uji Bartlett dan kemenambahan data dengan uji Tuckey, selanjutnya dilakukan analisis sidik ragam untuk mengetahui pengaruh antar perlakuan. Data dianalisis lebih lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakso ikan beloso substitusi jamur tiram putih terbaik adalah perlakuan J3 (80% ikan beloso dan 20% jamur tiram putih). Bakso ikan beloso perlakuan terbaik (J3) menghasilkan kadar air sebesar 74,71%, kadar abu sebesar 1,96%, kadar protein sebesar 11,45%, daya mengikat air sebesar 58,43%, dan kadar serat sebesar 0,3%, warna dengan skor 3,78 (agak putih), aroma dengan skor 3,88 (khas ikan), rasa dengan skor 3,54 (khas ikan), tekstur dengan skor 3,68 (kenyal), dan penerimaan keseluruhan dengan skor 3,75 (suka). Kadar abu dan kadar protein bakso ikan substitusi jamur tiram putih terbaik telah memenuhi Standar Nasional Indonesia bakso ikan (SNI 7266 : 2014), namun kadar air bakso ikan substitusi jamur tiram putih terbaik belum memenuhi Standar Nasional Indonesia bakso ikan (SNI 7266 : 2014). 
Pengaruh Metode SAS (Structural Analytical Synthesis) Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 1 di MI Al Islamiyah Gandekan Ria Apriani; Khanif Maksum; Kana Safrina Rouzi
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2023.14(3).181-191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menerapkan langkah-langkah operasional metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan, mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode SAS (Structural Analytical Synthesis) terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas 1 di MI AL Islamiyah Gandekan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dalam bentuk Quasi Eksperimental Design type Nonequivalent Control Group Design . Subjek penelitian ini yaitu kelas I A sebagai kelas kontrol dan 1 B sebagai kelas eksperimen. Lokasi penelitian di MI Al Islamiyah Gandekan. Pengumpulan data menggunakan pretest-posttest dan observasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode pembelajaran SAS dikelas I berjalan sesuai dengan RPP dengan langkah-langkah penerapan metode SAS sebagai berikut: a) Guru memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa untuk melihat sebatas mana siswa mampu membaca dan mengingat huruf, kata, suku kata dan kalimat, b) Guru menjelaskan pengertian-pengertian dari kalimat, kata, suku kata, serta huruf pada kartu kalimat bergambar di papan tulis. Kemudian guru menjelaskan proses analisis menggunakan metode SAS, c) Siswa mengikuti guru dalam menganalisis kalimat sederhana, mulai dari menguraikan kalimat menjadi kata lalu menguraikan kata menjadi suku kata, kemudian suku kata diuraikan menjadi huruf-huruf dan diulangi lagi sampai menjadi kalimat seperti semula, d) Siswa mengerjakan lembar soal dengan menggunakan metode SAS, e) Guru membimbing siswa dalam membuat kesimpulan pada pembelajaran yang telah dilaksanakan. Metode pembelajaran SAS (Structural Analytical Synthesis) berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan dari hasil analisis data terdapat korelasi antara variabel metode SAS dengan variabel keterampilan membaca permulaan siswa yaitu hasil uji-t diperoleh nilai asymp sig. (2-tailed) 0,006 < 0,05 dapat diartikan bahwa berbeda signifikan, maka  ditolak dan diterima. Nilai rata-rata yang diperoleh kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu 65,04 dengan 55,04. Adapun pada skor N-gain sebesar 0,3 termasuk pada kategori rendah, di mana adanya pengaruh dalam peningkatan keterampilan membaca permulaan siswa dengan peningkatan setiap siswanya rendah, namun penggunaan metode SAS lebih besar peningkatannya dibandingkan pada penggunaan metode ceramah dengan perolehan skor N-gainnya 0,1. Maka penggunaan metode SAS berpengaruh terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas I di MI Al Islamiyah Gandekan.