Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

UJI DAYA SIMPAN DAN BRANDING KULINER TRADISIONAL MAKASSAR SIAP SAJI MENGGUNAKAN PENGEMASAN VAKUM Anto, Arika Amanda; Veronika, Riska; Achmadi, Nila Sartika; Sasmita, Anggun Sari
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 6 No. 2 (2024): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v6i2.573

Abstract

Upaya untuk menghambat kerusakan pada penyimpanan Otak-Otak, Saus Kacang Otak-Otak, Ikan Bakar Parape, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo adalah dengan mengemas menggunakan vakum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya simpan Otak-Otak, Sambal Kacang Otak-Otak, Ikan Bakar Parape, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo yang dikemas vakum selama dua hari dan empat hari pada suhu ruang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan uji sensori. Analisis data yang digunakan adalah evaluasi sensori atau uji sensori dari aspek warna, aroma, dan tekstur pada kriteria kuliner Makassar Otak-Otak, Saus Kacang Otak-Otak, Ikan Bakar Parape, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo. Panelis yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 15 orang panelis agak terlatih. Hasil penelitian pada pengemasan vakum danĀ  penyimpanan kuliner makassar selama dua hari menunjukkan Otak-Otak, Ikan Bakar Parape dan Pisang Ijo masih layak dikonsumsi oleh panelis, namun Sambal Kacang Otak-Otak dan Saus Pisang Ijo sudah tidak terima oleh panelis, sedangkan pada pengemasan vakum dan penyimpanan hari keempat. Otak-Otak, Sambal Kacang Otak-Otak, Pisang Ijo dan Saus Pisang Ijo sudah tidak layak dan tidak dapat dikonsumsi oleh panelis dibuktikan dengan nilai warna otak-otak 3,04 aroma 2,8 dan tekstur 2,86 untuk pisang ijo, dari aspek warna 3 aroma 2,66 dan tekstur 2,66. Namun, Ikan Bakar Parape masih layak sampai pada penyimpanan hari keempat dengan nilai sensori aspek warna 3,93 aroma 3,6 dan tekstur 3,66. Dalam menentukan brand positioning, ketiga produk ini dapat melakukan analisis kompetitor melalui pendekatan SWOT. Daya tahan produk dapat menjadi POD dalam membedakan ketiga produk khas Makassar dengan kemasan vakum dan tanpa kemasan vakum.
TEKNIK FUSION FOOD PADA PENGEMBANGAN MAKANAN TRADISIONAL BUBUR BASSANG SEBAGAI INOVASI PROMOSI KULINER KEKINIAN MELALUI MEDIA SOSIAL Hadijah, St.; Veronika, Riska
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 7 No. 1 (2025): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v7i1.646

Abstract

Pelestarian makanan tradisional di kalangan remaja diperlukan untuk membuat mereka tidak hanya menyukai produk dari negara lain tetapi juga dari daerahnya sendiri. Tujuan penelitian adalah untuk melestarikan dan memperkenalkan makanan tradisional khas Sulawesi Selatan secara luas. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi bubur bassang menggunakan teknik fusion food dan promosi menggunakan media sosial Instagram. Pembuatan bubur bassang menggunakan resep yang dimodifikasi pada kuah dan topping bubur. Promosi media sosial menggunakan Instagram dilakukan dengan mengembangkan framework 7C. Berdasarkan hasil studi literarur dan pembuatan produk, bubur bassang dapat dimodifikasi menggunakan teknik fusion food. Teknik ini juga sekaligus menjadi keunikan dari bubur bassang sehingga menjadi unik dan menarik untuk dipromosikan melalui media sosial Instagram.
PEMANFAATAN MINUMAN MINA SARUA ASAL BIMA SEBAGAI BAHAN DASAR KUE KERING DENGAN TIGA JENIS TEPUNG Mariana, Dina; Veronika, Riska; Andriani, Dewi Andriani,; Hadijah, St.
HOME : Hospitality and Gastronomy Research Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7, No 2 (2025): HOME: Hospitality and Gastronomy Research Journal
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61141/home.v7i2.754

Abstract

Mina Sarua adalah minuman yang berasal dari daerah Bima yang terbuat dari rempah-rempah dan memiliki masa simpan yang singkat. Diperlukan inovasi untuk mampu membuat minuman Mina Sarua dapat disimpan dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kue kering yang dihasilkan dengan pemanfaatan minuman Mina Sarua pada pembuatan kue kering dengan tiga jenis tepung serta untuk mengetahui pengaruh jenis tepung terhadap tingkat kesukaan konsumen terhadap produk kue kering berbahan dasar minuman Mina Sarua asal Bima. Tiga jenis tepung yang digunakan sebagai perlakuan adalah tepung terigu (100%), tepung beras (100%), dan tepung sagu (100%). Setiap formulasi kue kering diuji oleh 30 panelis tidak terlatih yang memberikan penilaian terhadap empat aspek yaitu rasa, aroma, tekstur, dan warna. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil pembuatan produk menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan pada ketiga produk dari aspek aroma akan terdapat perbedaan pada aspek warna, aspek tekstur dan aspek rasa. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis tepung tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tingkat kesukaan konsumen terhadap kue kering berbahan dasar minuman Mina Sarua