Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Model Guided Discovery Learning Berorientasi Pembelajaran Abad 21 Bermuatan Tri Kaya Parisudha Winangun, I Made Ari; Wiguna, I Komang Wahyu; Tristaningrat, Made Adi Nugraha
Mimbar Ilmu Vol 26, No 3 (2021): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i3.39893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (i) menghasilkan model guided discovery berorientasi pembelajaran Abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha; (ii) menghasilkan model guided discovery berorientasi pembelajaran abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha yang valid. Model guided discovery berorientasi pembelajaran abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha mengkaitkan keterampilan pada pembelajaran abad 21, yaitu critical thinking, collaboration, communication, dan creativity dengan konsep Tri Kaya Parisudha, yaitu Manacika, Wacika, dan Kayika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan desain dan produk (Design and Development) dengan menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek pada penelitian ini terdiri atas 2 orang ahli, 5 orang mahasiswa, dan 5 orang guru sekolah dasar. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i) bentuk pengembangan model guided discovery berorientasi pembelajaran abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha berupa sintaks model discovery learning berorientasi pembelajaran abad 21 bermuatan Tri Kaya Parisudha; (ii) pengembangan model guided discovery berorientasi pembelajaran abad 21  bermuatan Tri Kaya Parisudha secara empiris telah menunjukkan validitasnya baik berdasarkan hasil ahli bahasa, ahli konten, respon mahasiswa, maupun respon guru SD yang memberikan penilaian pada kategori sangat baik.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 BAGI PENDIDIKAN INDONESIA Tristaningrat, Made Adi Nugraha
Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze several articles related to the impact of the COVID-19 pandemic on the learning process in Indonesia. The research method used in this article uses several literature articles in a meta-analysis that aims to analyze various journals related to the impact of COVID-19 on learning in Indonesia. Learning at all levels has changed due to the COVID-19 pandemic, so that from this impact analysis, it is hoped that solutions can be found in the future. Online/online learning is carried out using several applications such as google, google classroom, zoom. The impact that occurs is divided into elements in learning, namely educators and students. The impact felt by educators is not adapting to the new learning process, educators are still accustomed to conventional learning so that changing learning to be bold/ online becomes difficult and is considered difficult. For many students who feel the experience when doing online learning and the internet which is still an obstacle because it causes a lot of information received is not intact. 
Pengembangan Media Pada Mata Pelajaran IPA Materi Tumbuhan Untuk Siswa Tristaningrat, Made Adi Nugraha; Mahartini, Komang Trisna
Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : STAHN Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/edukasi.v4i2.3661

Abstract

The purpose of this research is to produce products from the development of plant material media for elementary/MI students. This research uses research and development methods which use the development model procedure developed by Borg & Gall. In this research, the author limits it to the product development process. The dissemination process and large-scale testing will be written separately in another article. From this development, a product was produced in the form of media that uses the Articulate Storyline 3 application which can combine graphics and animation so it is very suitable for elementary school students. The use of computer-based technology is a way to produce or convey material using technology-based sources, where the information or material presented is stored in digital form. The author is here to provide a solution through the development of media related to plant material that can overcome problems for elementary school students.
KEPRAKTISAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS EKOPEDAGOGIK: STUDI PADA MATERI MENJELAJAHI BUMI DAN ANTARIKSA DI SEKOLAH DASAR Tristaningrat, Made Adi Nugraha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i1.4740

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepraktisan, efektivitas multimedia interaktif articulate storyline bermuatan ekopedagogik. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model 4D. Subjek pada penelitian ini berjumlah 43 yang terdiri dari 10 guru, dan 33 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner untuk menganalisis kepraktisan produk yang dikembangkan. Basis ekopedagogik pada multimedia terlihat pada penggunaan animasi-animasi interaktif untuk menggambarkan dampak rotasi bumi dan bulan terhadap alam. Pendekatan ekopedagogik mampu merancang peserta didik karena bersifat interaktif dan kontekstual sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif oleh guru dan siswa memiliki kualifikasi sangat praktis.
Peningkatan Prestasi Belajar Menulis Siswa melalui Model Examples Nonexamples Mahartini, Komang Trisna; Tristaningrat, Made Adi Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran di sekolah dasar sering menghasilkan siswa yang pasif karena dominasi metode pembelajaran guru yang kurang inovatif dan menarik. Situasi ini mengakibatkan rendahnya keterampilan menulis siswa. Kurangnya variasi dalam metode pengajaran dan minimnya keterlibatan siswa membuat motivasi belajar menurun, sehingga memengaruhi hasil belajar. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Examples Non Examples dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas II SD gugus VII kecamatan buleleng. Berdasarkan teori konstruktivisme yang menjadi dasar model ini, siswa diajak menemukan dan mentransformasi informasi secara mandiri. Penelitian dilakukan pada 16 siswa kelas II menggunakan teknik tes dan non-tes dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar melalui tiga siklus. Pada siklus I, nilai rata-rata siswa adalah 64 (kurang), meningkat menjadi 74 (cukup) pada siklus II, dan mencapai 77 (baik) pada siklus III. Model Examples Non Examples berhasil menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan melibatkan siswa aktif, sehingga meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya metode inovatif untuk mendukung keberhasilan pendidikan di tingkat dasar.
PENGARUH KUALIFIKASI AKADEMIK GURU PENDIDIKAN DASAR DALAM UPAYA PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU Mahartini, Komang Trisna; Tristaningrat, Made Adi Nugraha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i1.942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualifikasi akademik guru pendidikan dasar serta upaya-upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan profesionalisme guru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex post facto dengan mengambil data–data tanpa memberikan perlakuan disertai. Adapun data yang diambil yakni kualifikasi akademik guru pendidikan dasar yang selanjutnya digunakan untuk mengetahui tingkat profesionalisme guru. Tingkat pendidikan dasar yang difokuskan dalam penelitian ini adalah tingkat guru PAUD yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng. Hasil penelitian yang didapat adalah terdapat perbedaan kemampuan asesmen guru PAUD antara kelompok guru lulusan sarjana PAUD, guru lulusan sarjana non PAUD dan guru yang belum sarjana. Adapun upaya-upaya yang disarankan dari penelitian ini dalam meningkatkan profesionalismen guru antara lain 1) Pendidikan dan pelatihan (In-house training (IHT)); 2) Program Magang; 3) Kemitraan Sekolah; 4) Pembelajaran jarak jauh; 5) Pelatihan berjenjang dan khusus; 6) Kursus singkat di universitas atau lembaga pendidikan lainnya; 7) Pelatihan Internal oleh sekolah; dan 8) Pendidikan lanjutan.
KEPRAKTISAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS EKOPEDAGOGIK: STUDI PADA MATERI MENJELAJAHI BUMI DAN ANTARIKSA DI SEKOLAH DASAR Tristaningrat, Made Adi Nugraha
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v12i1.4740

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepraktisan, efektivitas multimedia interaktif articulate storyline bermuatan ekopedagogik. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model 4D. Subjek pada penelitian ini berjumlah 43 yang terdiri dari 10 guru, dan 33 siswa. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner untuk menganalisis kepraktisan produk yang dikembangkan. Basis ekopedagogik pada multimedia terlihat pada penggunaan animasi-animasi interaktif untuk menggambarkan dampak rotasi bumi dan bulan terhadap alam. Pendekatan ekopedagogik mampu merancang peserta didik karena bersifat interaktif dan kontekstual sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia interaktif oleh guru dan siswa memiliki kualifikasi sangat praktis.
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN DEEP LEARNING BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SAWAN Suparya, I Ketut; Suryawan, I G Agung Jaya; Tristaningrat, Made Adi Nugraha; Primayana, Kadek Hengki; Dewi, Putu Yulia Angga; Wati, Ni Nyoman Kurnia; Mahartini, Komang Trisna; Pancaria, Nyoman; Wiradnyana, I Gede Arya
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v7i1.6562

Abstract

Kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Namun demikian, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan masih mengalami kesulitan dalam merancang perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran bermakna dan pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Perangkat pembelajaran yang disusun umumnya masih berfokus pada penyampaian materi dan belum sepenuhnya mengintegrasikan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis pendekatan deep learning yang selaras dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Mitra kegiatan adalah guru-guru sekolah dasar di Kecamatan Sawan yang berasal dari 45 sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2025 di SD No. 4 Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk workshop, diskusi interaktif, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, serta pendampingan dalam merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan aktivitas pembelajaran kontekstual, dan menyusun asesmen autentik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang lebih sistematis, kontekstual, dan berorientasi pada pemahaman mendalam siswa. Selain itu, respon peserta terhadap kegiatan sangat positif yang ditunjukkan melalui tingginya tingkat partisipasi, kepuasan, serta meningkatnya motivasi guru untuk menerapkan pembelajaran mendalam di kelas. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.