Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Framing dalam Pemberitaan Penundaan Pemilu 2024 di Tribun-Timur.com Nizam, Muh Sahrul; Rina, Diana; Manggaga, Indah Pratiwi
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i1.1537

Abstract

Penundaan pemilu 2024 banyak disoroti media, terutama media online. Tribun-Timur.com merupakan salah satu media online yang banyak memuat berita terkait penundaan pemilu 2024. Pemberitaan penundaan pemilu 2024 gencar dilakukan Tribun-Timur.com pada saat mendekati Pemilu berlangsung hingga pemilihan serentak di Indonesia. Dalam pemberitaannya, Tribun-Timur.com menggambarkan banyak hal tentang penundaan pemilu 2024, di antaranya penundaan pemilu 20224 yang dilakukan Bahlil dan Luhut Binsar Panjaitan dengan statementnya dan tanggapan beberapa pakar politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Tribun-Timur.com membingkai pemberitaan penundaan pemilu 2024 dengan menggunakan analisis Framing model Robert N Entman. Hasil penelitian menunjukkan Tribun-Timur.com lebih informatif dan mencoba menggiring opini publik dengan menampilkan perbedaan hasil tanggapan penundaan pemilu 2024. Beberapa tanggapan yang berbeda bagaimana statement Bahlil dan Luhut Binsar Panjaitan yang ingin melakukan penundaan pemilu 2024 dan mendapatkan penolakan dari masyarakat pakar politik.
Smartphone photography training for students of MA Aisyiyah Sungguminasa Gowa: Creating engaging visual content Syarif, Ahmad; Riyadi, Ilham; Manggaga, Indah Pratiwi; Lukman, Lukman; Zain, Luthfiah; Harun, Muhammad Hidayat Hesa
Community Empowerment Vol 10 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.13524

Abstract

This practical training on smartphone photography was conducted at Madrasah Aliyah Aisyiyah Sungguminasa, Gowa, with the aim of equipping students with the skills to create compelling visual content. Initially, many students lacked familiarity with fundamental photography techniques using their smartphones. The training curriculum was designed to introduce basic principles, including lighting, composition, camera angles, visual storytelling, and photo editing using mobile applications. The outcomes of this activity demonstrated a significant improvement in students' knowledge and skills. Post-training, 85% of the participants showed a solid understanding of photography fundamentals, 90% were able to capture high-quality photographs, and 88% successfully shared their photos on social media in a constructive manner. This initiative is expected to be continued to further nurture students' creativity and confidence in producing meaningful and impactful content.
Twitter and Online Trust: Ganjar Pranowo and Anies Baswedan Towards the 2024 Presidential Election Yahya, Muhammad; Syukri, Syukri; Syarif, Ahmad; Arni, Arni; Manggaga, Indah Pratiwi; Baharuddin, Tawakkal
Nyimak: Journal of Communication Vol 8, No 1 (2024): Nyimak: Journal of Communication
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/nyimak.v8i1.8730

Abstract

Leading up to the Presidential Election, Anies Baswedan and Ganjar Pranowo have influenced voters’ political attitudes on Twitter and demonstrated strengthening public trust in both, showing trust’s critical role in the democratization process. This research explores the relationship between Twitter use and online trust in the two candidates in the context of preparations for the 2024 presidential election in Indonesia. This research uses a quantitative approach with sentiment analysis on data from Twitter, which focuses on searching for the keywords #aniesbaswedan (17,998 Tweets) and #ganjarpranowo (17,918 Tweets) to understand the opinions, attitudes, and emotions contained in the text. These findings show that there is potential to transform public trust online. If the candidate uses Twitter effectively and succeeds in building online trust, this can provide an advantage for the candidate in their efforts to achieve victory in the 2024 Presidential Election. Ganjar Pranowo is more dominant in influencing the level of public trust in Twitter to be relatively positive, although Ganjar Pranowo also received quite a negative response. Meanwhile, Anies Baswedan needs to be more dominant to influence public trust on Twitter. The dominant factors affecting the level of trust in candidates are the coalition of political parties, Israel’s rejection, and leadership. This study also found the tendency of other factors to transform trust online, including quality content, consistency, transparency, responsiveness, ethics, sharing of references, and honesty. Social media has the potential to foster political confidence online. However, this depends on how the candidate maximizes the potential of social media.Keywords: Online trust, social media, presidential election, online discussionABSTRAKMenuju Pemilihan Presiden, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo telah memengaruhi sikap politik pemilih di Twitter dan menunjukkan penguatan kepercayaan publik pada keduanya, memperlihatkan peran penting kepercayaan dalam proses demokratisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara penggunaan Twitter dan kepercayaan online terhadap kedua kandidat tersebut dalam konteks persiapan menuju Pilpres 2024 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis sentimen pada data dari Twitter, yang difokuskan pada pencarian kata kunci #aniesbaswedan (17998 Tweets) dan #ganjarpranowo (17918 Tweets), untuk memahami pendapat, sikap, dan emosi yang terkandung dalam teks. Temuan ini menunjukkan adanya potensi dalam mentransformasikan kepercayaan publik secara daring. Jika kandidat menggunakan Twitter secara efektif dan berhasil membangun kepercayaan online, maka hal tersebut dapat memberikan keuntungan bagi kandidat dalam upaya mencapai kemenangan di Pilpres 2024. Ganjar Pranowo lebih dominan memengaruhi tingkat kepercayaan publik di Twitter menjadi relatif positif, meskipun Ganjar Pranowo juga mendapatkan respon cukup negatif. Sementara itu, Anies Baswedan dianggap tidak cukup dominan memengaruhi kepercayaan publik di Twitter. Faktor dominan yang memengaruhi tingkat kepercayaan pada kandidat adalah koalisi partai politik, penolakan Israel, dan kepemimpinan. Studi ini juga menemukan kecenderungan dari faktor lainnya untuk mentransformasikan kepercayaan secara daring di antaranya adalah konten berkualitas, konsistensi, transparansi, responsif, etika, berbagi referensi, dan kejujuran. Media sosial memiliki potensi untuk menumbuhkan kepercayaan politik secara daring. Namun, hal tersebut sangat bergantung pada bagaimana kandidat memaksimalkan potensi media sosial tersebut.Kata Kunci: Kepercayaan daring, media sosial, pemilihan presiden, diskusi daring
ADAPTASI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PAPUA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Syahrani, Andi Syafirah; Arni; Manggaga, Indah Pratiwi; Syukri
Journal of Media and Communication Studies Vol 4 No 1 (2025): Jourmics (Journal Of Media and Communication Studies)
Publisher : Communication and Islamic Broadcasting Studies IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/jourmics.v4i1.15265

Abstract

The purpose of this study was to determine the forms of intercultural communication adaptation and identify the obstacles faced by Papuan students in adapting to the campus environment. This study used a qualitative approach with a focus on the adaptation experiences of Papuan students. Data were obtained through in-depth interviews with Papuan students who had studied for at least one year at the Muhammadiyah University of Makassar. The results of the study showed that Papuan students faced various adaptation challenges, especially in terms of language and cultural differences. The forms of adaptation carried out included adjusting communication styles, learning local languages, and efforts to understand local cultural values. The main obstacles encountered were difficulties in understanding local dialects, differences in communication methods, and challenges in building social interactions with other students. This study contributes to the understanding of the process of intercultural communication adaptation and can be a reference in developing adaptation for students from different cultural backgrounds.