Ramli
Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L) PADA BERBAGAI DOSIS PUPUK KANDANG AYAM Rosita Rosita; Muhardi Muhardi; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 3 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada berbagai dosis pupuk kandang ayam. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Bulupontu Jaya Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini berlangsung pada bulan November 2017 sampai Januari 2018. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 6 perlakuan yaitu: P0 = Tanpa pupuk kandang ayam (Kontrol), P1 = Pupuk kandang ayam 5 ton ha-1, P2 = Pupuk kandang ayam 10 ton ha-1, P3 = Pupuk kandang ayam 15 ton ha-1, P4 = Pupuk kandang ayam 20 ton ha-1, dan P5 = Pupuk kandang ayam 25 ton ha-1. Penelitian ini diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 3 tanaman sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dapat memperbaiki struktur tanah dan mengandung unsur hara nitrogen yang tinggi sehingga pemberian dosis yang cenderung tinggi memberikan respon yang baik terhadap tinggi tanaman, berat segar ekonomis per tanaman, luas daun tanaman selada, dan berat kering total.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium cepa L.) TERHADAP BERBAGAI FREKUENSI PENYEMPROTAN PUPUK ORGANIK CAIR URIN SAPI Hermanto Demmasiga; Muhammad Anshar; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 1 (2021): Februari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil bawang merah varietas lembah Palu terhadap berbagai frekuensi penyemprotan pupuk organik cair urin sapi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2019 sampai Mei 2019 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 taraf perlakuan frekuensi penyemprotan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu I0 = kontrol, I1 = 3 kali (20, 30, dan 40 HST), I2 = 4 kali (15, 25, 35, 45 HST), dan I3 = 5 kali (14, 21, 28, 35, 42 HST). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot kering total tanaman, jumlah umbi per rumpun, diameter umbi, panjang umbi, dan berat segar umbi per rumpun. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (Anova) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi penyemprotan pupuk organik cair urin sapi 4 kali sampai 5 kali menghasilkan tinggi tanaman terbaik 30,50 cm, jumlah daun 28,33 helai, luas daun 129,74 cm2, bobot kering total tanaman 13,14 g, jumlah umbi per rumpun 7,67 buah, diameter umbi 1,79 cm, panjang umbi 2,47 cm, dan berat segar umbi per rumpun 32,84 g.
PENGARUH BIO URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annum L.) Enjel Enjel; Syamsuddin Launde; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 5 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan cabai merah terus meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan berkembangnya industri makanan yang membutuhkan bahan baku cabai. Hal ini menyebabkan komoditi ini menjadi yang paling sering menjadi perbincangan di seluruh lapisan masyarakat karena harganya dapat melambung sangat tinggi pada saat-saat tertentu. Produktivitas cabai merah nasional masih sangat rendah yaitu 7,34 ton/ha, padahal potensi hasil sebenarnya mampu mencapai 12 ton/ha. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman cabai tersebut salah satu diantaranya dengan pemberian pupuk.Salah satu jenis pupuk yang diharapkan dapat memperbaiki sifat-sifat tanah dan hasil tanaman cabai adalah Bio Urin Sapi. Bio Urin Sapi adalah salah satu jenis pupuk organik yang mengandung unsur hara makro dan mikro, serta dapat melengkap dan mendambah ketersediaan bahan organik dalam tanah.Penelitiain ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bio urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai.Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Desa Maku, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.Penelitian berlangsung pada bulan April sampai September 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan yaitu P0: Tanpa pemberian Bio Urin Sapi, P1: Konsentrasi Bio Urin Sapi 10,5 cc/l air, P2:Konsentrasi Bio Urin Sapi 20,5 cc/l air, P3: Konsentrasi Bio Urin Sapi 30,5 cc/l air. setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 12 unit percobaaan, setiap unit percobaan terdapat 24 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Bio Urin Sapi memberikan pengaruh terhadap perumbuhan dan hasil tanaman cabai. Konsentrasi Bio Urin Sapi 30,5 cc/l air (P3) menunjukkan hasil yang terbaik pada semua parameter pengamatan.
PENGARUH KONSENTRASI ZPT INDOLE BUTYRIC ACID (IBA) TERHADAP PERTUMBUHAN STEK CABANG PRIMER TANAMAN PURING (Codiaeum variegatum) Ariska Putri; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 8 No 6 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puring (Codiaeum variegatum) merupakan tanaman endemik Indonesia dan merupakan salah satu tumbuhan yang termasuk kedalam family Euphorbiacea, yang tumbuh didaerah beriklim tropis hingga daerah subtropis. keindahan tanaman ini terletak pada daunnya yang eksotik dengan warna yang beragam maupun bentuk daunnya yang cukup bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi larutan zat pengatur tumbuh IBA yang sesuai untuk budidaya tanaman puring secara vegetatif dengan cara stek. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Karawana Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan bulan April sampai bulan Juni 2019. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan perlakuan yang terdiri dari 5 taraf yaitu K0: Tanpa IBA, K1: 50 ppm, K2: 100 ppm, K3: 150 ppm, K4: 200 ppm, setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga di peroleh 15 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan konsentrasi zat pengatur tumbuh IBA tidak berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan akan tetapi terdapat kecenderungan perlakuan yang dimana K3: 150 ppm memberikan hasil tertinggi pada pertumbuhan jumlah mata tunas, jumlah daun, dan panjang akar.
RESPON TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI DOSIS PUPUK KOTORAN SAPI Trisnawati Trisnawati; Ramal Yusuf; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 9 No 5 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Bulupountu, Desa Sidera, Kabupaten Sigi dan di mulai Maret sampai Mei 2018. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan sebagai berikut : K0 = tanpa pemupukan (kontrol), K1= pupuk kotoran sapi 2 ton/ha, K2 pupuk kotoran sapi 4 ton/ha, K3 = pupuk kotoran sapi 6 ton/ha, K4 = pupuk kotoran sapi 8 ton/ha, K5 = pupuk kotoran sapi 10 ton/ha. Dengan demikian terdapat 6 perlakuan, setiap perlakuan diulang 3 kali, sehingga terdapat 18 unit perpcobaan. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi berbagai pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap pengamatan jumlah daun, jumlah bunga terbentuk sempurna, panjang buah, lingkar buah, dan berat buah. Perlakuan terbaik yaitu k5= 10 ton/ha setara dengan 6 kg pupuk kotoran sapi.
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA PADA SISTEM HIDROPONIK SUBSTRAT Moh. Riski; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selada merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan gizi yang cukup diantaranya Kalsium, Fosfor, Zat besi, Vitamin A, B, dan C. Tanaman selada dibudidayakan untuk diambil daunnya dan dimanfaatkan sebagai lalapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat untuk Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada dengan pemberian air kelapa pada sistem hidroponik substrat. Penelitian ini telah dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian, Univesitas Tadulako. Palu, Sulawasi Tengah. Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2019 sampai bulan Januari 2020. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan pengelompokan berdasarkan tinggi tanaman setelah semai selama 10 hari dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Sehingga didapat total keseluruhan 21 unit percobaan. Perlakuan air kelapa yang memberikan pengaruh yang nyata di uji lanjut BNJ dengan taraf 5% terhadap seluruh parameter amatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, bering kering setelah oven dan luas daun. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian air kelapa berpengaruh pada setiap parameter amatan penelitian yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, berat kering tanaman setelah oven dan luas daun. Perlakuan air kelapa dengan dosis 275 ml/tanaman dan 280 ml/tanaman (M7) memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan tanaman selada secara hidroponik substrat pada semua variabel pengamatan.
APLIKASI EKSTRAK BAWANG MERAH UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L. Var. Aggregatum.) VARIETAS LEMBAH PALU Wayz Rezky Amukti; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 10 No 4 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi bawang merah melalui teknik budidaya adalah dengan pemberian zat pengatur tumbuh (ZPT). Pertumbuhan tanaman ditentukan oleh pupuknya, sementara arah dan kualitas dari pertumbuhan dan perkembangan sangat ditentukan oleh zat pengatur tumbuh. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Bolupontu Jaya, Desa Sidera, Kabupaten Sigi mulai pada bulan April sampai dengan September 2019. Pada penelitian ini digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yaitu: dengan perlakuan penggunaan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) alami dari Ekstrak Bawang Merah (E), terdiri atas 4 (empat) level perlakuan: (E0=) tanpa ekstrak bawang merah; (E1)= ekstrak bawang merah 15 ml/L air; (E2)= ekstrak bawang merah 30 ml/L air dan (E3)= 45 ml/L. Hasil penelitan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa berbagai aplikasi ekstrak bawang berpengaruh nyata terhadap 45 HST, pada pengamatan berat segar akar pemberian aplikasi ekstrak bawang merah berpengaruh sangat nyata pada umur 30 HST dan 40 HST, pada pengamatan berat segar daun pemberian ekstrak bawang merah berpengaruh sangat nyata pada umur 20 HST, dan pada berat kering daun pemberian ekstrak bawang merah berpengaruh nyata pada umur 20 HST, dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering akar, luas permukaan daun, jumlah umbi per rumpun, berat umbi per rumpun, diameter umbi dan hasil umbi segar per hektar.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum L.) TERHADAP DOSIS PUPUK ORGANIK CAIR LIMBAH SAYURAN Susri Alfin; Ramli Ramli
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 3 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i3.1731

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui respon pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Sayuran Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2020 dilahan pertanian Desa Nupamomba, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK). Pemberian pupuk organik cair limbah sayur berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah bunga, jumlah buah dan berat buah tanaman tomat. Perlakuan P5 (200 ml/polybag) dan P6 (225 ml/polybag) berpengaruh nyata dibandingkan perlakuan lainnya, sedangkan P0 (Tanpa POC) menghasilkan nilai rata-rata pertumbuhan dan hasil tanaman terendah dibanding perlakuan yang lain.
Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae L.): The Combination Effects of Cow Manure and NPK Fertilizer on Cabbage’ (Brassica oleraceae L.) Growth and Yield Ramli Ramli; Fitri Hidayati Arzad
Gontor Agrotech Science Journal Vol. 10 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : University of Darussalam Gontor, Ponorogo, East Java Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/agrotech.v10i1.12421

Abstract

The use of organic and inorganic fertilizers is an alternative way to get good cabbage production, one of which is by using cow manure and NPK. This study aims to determine the good use of a combination of cow manure and NPK fertilizer on the growth and yield of cabbage (Brassica oleraceae L.). The research was carried out from October 2022 to January 2023. This study used a Randomized Block Design (RAK), namely with a combination of cow manure (PKS) and NPK fertilizer. With the following details: P0 = Control, P1 = PKS 200 g + NPK 5 g, P2 = PKS 400 g + NPK 10 g, P3 = PKS 600 g + NPK 15 g, P4 = PKS 800 g + NPK 20 g. The treatments were repeated 3 times so that there were 15 experimental units. Each experimental unit used 5 polybags and each polybag was planted with one plant so that the total cabbage plants used were 75 plants. The variables observed were leaf area, time of crop formation, crop weight, and crop volume and root volume. The results showed that the combination of cow manure and NPK fertilizer had a significant effect on the growth of leaf area, crop weight, and crop volume. However, it has not had a significant effect on the time of crop formation. Treatment of cow manure 800 g + NPK 20 g (P4) fertilizer increased crop weight and crop volume. Treatment of cow manure 400 g + NPK 10 g (P2) fertilizer increased cabbage leaf area.