Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pekommas

Hubungan Literasi Digital dengan Perilaku Penyebaran Hoaks pada Kalangan Dosen di Masa Pandemi Covid-19 Muhtar Mochamad Solihin
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30818/jpkm.2021.2060309

Abstract

Abstrak – Jumlah penyebaran hoaks di masa pandemi covid-19 cukup memprihatinkan. Kajian Tirto.id menemukan fakta bahwa tahun 2020 menjadi tahun terburuk karena jumlah sebaran hoaks mengalami peningkatan paling tajam (133 persen) bila dibandingkan tahun 2019 dari yang semula 1.011 kasus menjadi 2.360 kasus. Fenomena penyebaran hoaks tersebut menjadi sebuah isu tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat termasuk dosen selaku insan akademis. Dosen memiliki peran dan tanggung jawab strategis sebagai agen perubahan (agent of change) dalam menjalankan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya mengendalikan penyebaran hoaks melalui pendidikan. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan bahwa penyebaran hoaks datang dari kalangan dosen itu sendiri. Terlebih lagi aktivitas dosen saat ini masih banyak dilakukan dari rumah (work from home) dengan memanfaatkan teknologi informasi (internet) sehingga berpeluang lebih sering menerima berbagai informasi hoaks. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan karakteristik responden dan literasi digital dengan perilaku penyebaran hoaks pada kalangan dosen di masa pandemi covid-19. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Pengambilan data menggunakan kuesioner secara daring kepada 49 responden. Teknik analisis data menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyata antara masa kerja, pengetahuan tentang hoaks dan literasi digital dengan perilaku penyebaran hoaks pada kalangan dosen di masa pandemi Covid-19. 
Hubungan Literasi Digital dengan Perilaku Penyebaran Hoaks pada Kalangan Dosen di Masa Pandemi Covid-19 Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Pekommas Vol 6 (2021): Special Issue: The Role of Communication and Information Technology in the struggle ag
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v6i3.4316

Abstract

Abstrak – Jumlah penyebaran hoaks di masa pandemi covid-19 cukup memprihatinkan. Kajian Tirto.id menemukan fakta bahwa tahun 2020 menjadi tahun terburuk karena jumlah sebaran hoaks mengalami peningkatan paling tajam (133 persen) bila dibandingkan tahun 2019 dari yang semula 1.011 kasus menjadi 2.360 kasus. Fenomena penyebaran hoaks tersebut menjadi sebuah isu tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat termasuk dosen selaku insan akademis. Dosen memiliki peran dan tanggung jawab strategis sebagai agen perubahan (agent of change) dalam menjalankan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya mengendalikan penyebaran hoaks melalui pendidikan. Hanya saja, tidak menutup kemungkinan bahwa penyebaran hoaks datang dari kalangan dosen itu sendiri. Terlebih lagi aktivitas dosen saat ini masih banyak dilakukan dari rumah (work from home) dengan memanfaatkan teknologi informasi (internet) sehingga berpeluang lebih sering menerima berbagai informasi hoaks. Maka dari itu, tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan karakteristik responden dan literasi digital dengan perilaku penyebaran hoaks pada kalangan dosen di masa pandemi covid-19. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Pengambilan data menggunakan kuesioner secara daring kepada 49 responden. Teknik analisis data menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan nyata antara masa kerja, pengetahuan tentang hoaks dan literasi digital dengan perilaku penyebaran hoaks pada kalangan dosen di masa pandemi Covid-19. 
The Digital Literacy of Lecturers during the COVID-19 Pandemic Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Pekommas Vol 7 No 2 (2022): December 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56873/jpkm.v7i2.4803

Abstract

The learning conditions due to the current COVID-19 pandemic require lecturers to have good digital literacy skills. The aims of this study were to: 1) describe the tools and applications used by lecturers in online learning, 2) describe digital literacy of lecturers, and 3) analyze factors related to digital literacy. This research approach uses a quantitative survey method with 49 lecturers at one of the largest Islamic religious campuses in Indonesia. The results of this study indicate that: 1) the tools used by lecturers in online learning during the COVID-19 pandemic consist of internet-connected laptops (63.27 percent), internet-connected smartphone devices (30.61 percent), internet-connected computers (4.08 percent) , and a small percentage (2.04 percent) use internet-connected gadgets or tablets. Applications used by lecturers in learning consist of Zoom (95.92 percent), WhatsApps (89.90 percent), Google Classroom (57.14 percent) and Academic Information System or AIS (55.10 percent). 2) The lecturer's digital literacy level (63.27 percent) is in the moderate category which tends to be high with a score between 94 to 112 (94 ≤ X < 113). 3). The factor that is significantly related to the lecturer's digital literacy level is the respondent's basic income.