Untariana, Ajeng Fitri
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGETAHUAN GURU TAMAN KANAK-KANAK TENTANG PEMBELAJARAN SENI TARI ANAK USIA DINI Untariana, Ajeng Fitri; -, Ahmad Samawi; Wulandari, Retno Tri
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.399 KB) | DOI: 10.23887/paud.v7i3.17237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan pengetahuan guru tentang pembelajaran seni tari anak usia dini di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan guru berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase skor sebesar 71%. Namun, masih terdapat 13% dari 72  guru yang berada pada kategori cukup sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan dari guru baik dengan mengikuti pelatihan maupun menambah referensi mengenai pembelajaran seni tari anak usia dini. Pengetahuan yang baik dari guru dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran yang dilaksanakan terutama bagi anak usia dini.
Persepsi Orang Tua terhadap Video Cocomelon untuk Anak Usia Dini Isnaini, Fatimah Noor; Windiastuti, Endah; Untariana, Ajeng Fitri; Wening Sekar Kusuma
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 10 No. 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v10i2.1186

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi orang tua tentang video dari channel youtube cocomelon bagi anak usia dini. Channel youtube cocomelon merupakan channel yang populer bagi anak usia dini yang mengajarkan konsep dasar seperti angka, huruf, warna dan nilai social melalui lagu dan cerita yang dikemas secara menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif untuk menggali persepsi orang tua mengenai video cocomelon bagi anak usia dini. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih karena sesuai untuk memahami secara mendalam pandangan, pengalaman dan pemahaman orang tua terkait topik yang diteliti. Responden dalam penelitian ini adalah 5 orang tua di Kota Depok yang dipilih secara purposive sampling. Pemilihan dilakukan berdasarkan kriteria sebagai berikut: mempunyai anak usia 1-4 tahun yang sedang atau pernah menyaksikan video cocomelon, Wawancara semi terstruktur dilakukan dan daftar pertanyaan disusun untuk mengembangkan wawancara berdasarkan literatur terkait. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kelima responden yang diwawancara mempunyai pandangan positif tentang video cocomelon untuk anak usia dini. Para responden meyakini jika dimanfaatkan dengan baik dengan pengawasan orang tua, video cocomelon dapat dijadikan sebagai salah satu media sumber belajar anak. Manfaat yang diperoleh yaitu menambah kosakata bahasa inggris anak usia dini serta menyanyikan dan meniru gerakan yang ada dalam video. Namun disisi lain video cocomelon juga dapat memiliki sifat adiktif untung anak usia dini jika tidak diawasi oleh orang tua. Terdapat salah satu responden yang mengemukakan jika anaknya hampir terlambat bicara karena intensitas menonton yang terlampau sering.
Pengetahuan Guru Taman Kanak-kanak tentang Pembelajaran Seni Tari Anak Usia Dini Untariana, Ajeng Fitri; -, Ahmad Samawi; Wulandari, Retno Tri
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i3.17237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendekripsikan pengetahuan guru tentang pembelajaran seni tari anak usia dini di Kecamatan Kedungkandang Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan guru berada pada kategori baik dengan rata-rata persentase skor sebesar 71%. Namun, masih terdapat 13% dari 72  guru yang berada pada kategori cukup sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan dari guru baik dengan mengikuti pelatihan maupun menambah referensi mengenai pembelajaran seni tari anak usia dini. Pengetahuan yang baik dari guru dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran yang dilaksanakan terutama bagi anak usia dini.