Rangan, Jety
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Estimasi potensi karbon pada sedimen ekosistem mangrove di pesisir Taman Nasional Bunaken bagian utara Verisandria, Rio; Schaduw, Joshian; Sondak, Calvyn; Ompi, Medy; Rumengan, Antonius; Rangan, Jety
JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS Vol 6, No 1 (2018): JURNAL PESISIR DAN LAUT TROPIS
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jplt.6.1.2018.20567

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu potensi yang menjadi parameter untuk dikaji dari ekosistem Blue Carbon. Mangrove memanfaatkan CO2 untuk proses fotosintesis dan menyimpannya dalam stok biomassa dan sedimen sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Perkiraan penyimpanan karbon pada ekosistem mangrove begitu besar sehingga penting untuk menghitung persentase estimasi simpanan karbon pada ekosistem mangrove terutama pada sedimen mangrove. Telah dilakukan penelitian untuk mengestimasi simpanan karbon pada sedimen ekosistem mangrove yang tumbuh di Pesisir Taman Nasional Bunaken bagian Utara. Pengambilan sampel sedimen mangrove dilakukan dengan teknik Purpose Sampling dan data yang diperoleh dianalisis dengan metode Loss on Ignition. Nilai rata-rata densitas sedimen tanah tertinggi terletak pada lapisan kedalaman 60-100 cm, yaitu pada bagian depan dan tengah masing-masing sebesar 0,78 g/cm3 dan 0,80 g/cm3. Pada titik bagian belakang terletak di kedalaman 0-30 cm yaitu 0,90 g/cm3. Nilai rata-rata persentase karbon tertinggi terletak pada lapisan kedalaman 60-100 cm, masing-masing bagian depan sebesar 20,61%; bagian tengah sebesar 22,01%; dan bagian belakang sebesar 16,18%. Nilai rata-rata simpanan karbon pada sedimen ekosistem mangrove di Pesisir Taman Nasional Bunaken bagian Utara tersebar di 5 lokasi, yaitu di Molas sebesar 126,61 Mg ha-1; di Meras sebesar 157,01 Mg ha-1; di Tongkaina sebesar 138,26 Mg ha-1; di Bahowo sebesar 40,25 Mg ha-1; dan di Tiwoho sebesar 136,54 Mg ha-1.
The chaetodontidae coral fish in the waters of Poopoh Village, Tombariri District Ratih, Mutiara; Rondonuwu, Ari; Rangan, Jety; Manginsela, Fransine; Kambey, Alex D.; Sangari, Joudy; Menajang, Febry S. I.
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 11 No. 2 (2023): ISSUE JULY-DECEMBER 2023
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v11i2.49663

Abstract

This study aims to determine the number of species, number of individuals, density, and community structure of the Chaetodontidae. The study was conducted in the waters of Poopoh Village, Tombariri District, Minahasa Regency, North Sulawesi Province, at Poopoh Cape, which is located within the conservation area of Bunaken National Park, South Zone, marine protected zone. Data collection was conducted at depths of 3 and 10 meters. At each depth, 2 transects were placed, each with a length of 25 meters, using the Underwater Visual Census (UVC) method with an observation area of 125 m². The results of the study showed that the Chaetodontidae fish was found, consisting of 4 genera, namely Chaetodon, Forcipiger, Heniochus, and Hemitaurichthys, with 18 species and 598 individuals. A higher number of species was found at 3 meters depth. One of the most frequently encountered species was Hemitaurichthy polylepis, with a density of 0.442 individuals per square meter. Based on the data analysis, the species diversity index (H') at 3 meters depth was classified as high, while at 10 meters depth, it was classified as low. This result is consistent with the evenness index (J'), which indicates that the 3-meter depth has a more stable community compared to the 10-meter depth. On the other hand, the dominance index (D) shows the opposite trend, with a higher species dominance level at a depth of 10 meters. Keywords: Chaetodontidae, Indicator fish, poopoh village Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah spesies, jumlah individu, kepadatan, dan struktur komunitas Chaetodontidae. Penelitian ini dilakukan di perairan Desa Poopoh, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara di Tanjung Poopoh, yang terletak di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Bunaken, bagian Selatan, zona perlindungan bahari. Pengambilan data dilakukan pada kedalaman 3 dan 10 meter. Pada setiap kedalaman diletakkan 2 transek, masing-masing dengan panjang 25 m dengan menggunakan metode Underwater Visual Census (UVC) dengan luas pengamatan sebesar 125 m2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa famili ikan Chaetodontidae yang ditemukan di perairan Desa Poopoh, Kecamatan Tombariri, terdiri dari 4 (empat) genus, yaitu Chaetodon, Forcipiger, Heniochus, dan Hemitaurichthys dengan 18 spesies dan 598 individu. Jumlah spesies yang lebih tinggi ditemukan pada kedalaman 3 m. Salah satu spesies yang paling sering ditemukan adalah Hemitaurichthy polylepis, dengan kepadatan 0,442 individu per meter persegi. Berdasarkan hasil analisis data, indeks keanekaragaman spesies (H') pada kedalaman 3 m tergolong tinggi, sedangkan pada kedalaman 10 m tergolong rendah. Hasil ini konsisten dengan indeks keseimbangan (J'), yang menunjukkan bahwa kedalaman 3 m memiliki komunitas yang lebih stabil dibandingkan dengan kedalaman 10 m. Di sisi lain, indeks dominansi (D) menunjukkan kecenderungan yang berlawanan, dengan tingkat dominansi spesies yang lebih tinggi pada kedalaman 10 m. Top of Form Kata kunci: Chaetodontidae, ikan indikator, Desa Poopoh
Seagrass Community Structure in Mangket Beach Water, Kema District, North Minahasa Regency Wakkary, Paramitha G.; Mandagi, Stephanus V.; Kondoy, Khristin I. F.; Kepel, Rene Ch.; Menajang, Febry S. I.; Rangan, Jety
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 12 No. 1 (2024): ISSUE JANUARY-JUNE 2024
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v12i1.50365

Abstract

The purpose of this study was to determine the types of seagrasses, density, relative density, frequency, diversity index, dominance index, and environmental factors in Mangket coastal waters. This research method is the quadratic and line transect. This research was conducted in the waters of Mangket Beach, Kema District, North Minahasa Regency on November 27, 2022. There were 3 species of seagrass found in Mangket Beach waters, namely, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrullata, and Enhalus acoroides. The number of seagrass species stands at the study site ranged from 105-814 individuals, species density (4.38-33.92 individuals/m2), relative density (6.54-50.72%), frequency of presence (1.67-4 .00), relative frequency (17.24-41.38%), diversity index H'= (0.38) and dominance index (0.004-0.26). The environmental conditions in the waters are temperature 29.5°C, salinity 32‰, and sandy and sandy mud substrates. Keywords: Mangket Beach, seagrasses, community structures. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Struktur Komunitas Lamun meliputi jenis-jenis lamun, kepadatan, kepadatan relatif, frekuensi, frekuensi relatif, indeks keanekaragaman, indeks dominasi dan faktor lingkungan perairan pantai Mangket. Metode penelitian ini adalah kuadrat dan line transek. Penelitian ini dilaksanakan di perairan Pantai Mangket Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara pada tanggal 27 November 2022. Spesies lamun yang ditemukan di perairan Pantai Mangket berjumlah 3 yaitu, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrullata dan Enhalus acoroides. Jumlah tegakan spesies lamun di lokasi penelitian berkisar dari 105-814 individu, kepadatan spesies (4,38-33,92 individu/m2), kepadatan relatif (6,54-50,72%), frekuensi kehadiran (1,67-4,00), frekuensi relatif (17,24-41,38%), indeks keanekaragaman H’= (0,38) dan indeks dominasi (0,004-0,26). Kondisi lingkungan di perairan yakni suhu 29,5°C, salinitas 32‰, substrat lumpur berpasir dan berpasir. Kata Kunci: Pantai Mangket, lamun, struktur komunitas.