Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA MATERIAL PEKERJAAN PASANGAN DINDING BATA MERAH DENGAN BATA RINGAN Rori, Gradeo; Walangitan, Deane R. O.; Inkiriwang, Revo L.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 3 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahan material dinding terus berkembang seiring dengan tuntutan kebutuhan dalam mencapai biaya, waktu, mutu yang paling efektif dan efisien. Munculnya teknologi bata ringan sebagai material dinding, cukup memberikan dampak positif bagi masyarakat pada umumnya dan dunia konsruksi pada khususnya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan perbandingan harga material bata merah dengan bata ringan untuk pekerjaan pasangan dinding, mulai dari material untuk pekerjaan pemasangan, plesteran hingga acian. Untuk bata merah, acuan yang digunakan adalah Analisa Harga Satuan Pekerjaan Dengan Pendekatan Harga Satuan Pekerjaan Teori dan Lapangan, sementara untuk bata ringan acuan yang digunakan adalah harga dan spesifikasi yang tertera pada salah satu website produsen bata ringan dan mortar di Indonesia. Total harga satuan material per m2 untuk pekerjaan pemasangan dinding bata merah, berikut plesteran dan acian, adalah Rp. 123.750. Total harga satuan per m2 untuk pekerjaan pemasangan dinding bata ringan, berikut plesteran dan acian, adalah Rp. 146.884 .   Kata Kunci: Bata Merah, Bata Ringan, Biaya, Material.
PENGENDALIAN BIAYA STRUKTUR KONSTRUKSI BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS INDEKS PADA PEMBANGUNAN KALYANA RESIDENCE PALL 2 MANADO Bermula, Kerby; Tjakra, Jermias; Inkiriwang, Revo L.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 4 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan anggaran biaya pada pelaksanaan satu proyek konstruksi menuntut adanya suatu sistem dan analisis dimana bisa memberikan hasil dan masukan pada tahap awal mengenai pertumbuhan biaya proyek sehingga dapat memberikan gambaran apakah proyek dapat menguntungkan pihak pelaksana atau sebaliknya. Pengendalian proyek bertujuan untuk mengendalikan proses pelaksanaan proyek sejak awal dimulainya pembangunan hingga selesainya proyek terlaksana sesuai waktu, mutu dan biaya yang telah direncanakan. Penerapan metode analisis indeks digunakan sebagai salah satu alat kendali untuk pengendalian biaya dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Tolak ukur atau acuan pengukuran analisis indeks adalah Rencana Anggaran Biaya (RAB). Studi kasus dilakukan pada pembangunan Residence Kalyana Manado. Berdasarkan hasil evaluasi pekerjaan konstruksi minggu ke 5 dan hasil analisis minggu ke 6 sampai minggu ke 8, total pemakaian biaya atau fakta biaya dari tiap pekerjaan yang telah terlaksana sebesar Rp. 235.339.000 dari rencana biaya sebesar Rp. 270.464.080 sehingga terjadi penghematan biaya sebesar Rp. 35.125.080.- Kata Kunci: Analisis Indeks, Pengendalian, Biaya, Struktur
METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN BALOK DAN PLAT LANTAI DUA PADA PEMBANGUNAN MALL PELAYANAN PUBLIK (MPP) MANADO Tunas, Fransisko; Tjakra, Jermias; Inkiriwang, Revo L.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plat lantai dan balok merupakan suatu struktur konstruksi yang sangat penting dalam suatu bangunan. Dalam pelaksanaan pekerjaan plat lantai dan balok diperlukan suatu metode untuk menyelesaikan pekerjaan dilapangan. Khususnya pada saat menghadapi kendala-kendala yang diakibatkan oleh kondisi lapangan yang tidak sesuai dengan dugaan sebelumnya. Untuk itu, penerapan metode pelaksanaan konstruksi yang sesuai kondisi lapangan akan sangat membantu dalam proses penyelesaian proyek konstruksi. Penelitian tentang metode pelaksanaan konstruksi bagian balok dan plat lantai ini dilakukan di pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado. Plat lantai yang digunakan pada pembangunan ini menggunakan plat lantai floor deck (bondek).Dari hasil penelitian metode pelaksanaan konstruksi pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado, didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado yaitu: pada pekerjaan balok mencakup, pekerjaan pemasangan bekisiting, pekerjaan pengecekan, pekerjaan pembersihan, pekerjaan pengecoran, pembongkaran bekisting dan perawatan beton. Dan untuk pekerjaan plat lantai mencakup tahapan persiapan, pekerjaan, pengecoran, pembongkaran, dan perawatan. Kata kunci: Metode pelaksanaan konstruksi, plat lantai, balok, floor deck (bondek)
PERCEPATAN PELAKSANAAN PROYEK DENGAN PENAMBAHAN TENAGA KERJA PADA PEMBANGUNAN RUKO DI JALAN BUKIT MORIA, TIKALA BARU Djau, Mohammad Fikri Miranda; Arsjad, Tisano Tj.; Inkiriwang, Revo L.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi akan sering didapati kondisi dimana dibutuhkan percepatan waktu untuk pelaksanaan pekerjaannya, hal ini diyakini oleh pelaksana proyek merupakan hal yang membutuhkan pemikiran yang sulit dan penambahan biaya yang cukup besar. Dalam melakukan percapatan proyek harus direncanakan dengan baik dengan menggunakan berbagai alternatif percepatan. Salah satu alternatif yang dapat dipakai untuk melakukan percepatan proyek yaitu dengan penambahan tenaga kerja. Dalam melakukan penambahan tenaga kerja digunakan metode crashing dengan cara menambah tenaga kerja pada kegiatan – kegiatan kritis.Pada proyek pembangunan ruko Jln. Bukit Moria, Tikala Baru setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode crashing menggunakan alternatif percepatan penambahan tenaga kerja pada kegiatan kritis, proyek dapat dipercepat 14 hari dari durasi awal yaitu 73 hari menjadi 59 hari. Kata Kunci : Percepatan, Konstruksi, Tenaga Kerja, Crashing, Microsoft Project
Perencanaan Proyek Dengan Metode PERT Pada Pekerjaan Rehabilitasi Puskesmas Mokoditek, Kab. Bolaang Monggondouw Utara Kambu, Kaleb Y.; Inkiriwang, Revo L.; Arsjad, Tisano Tj.
TEKNO Vol. 22 No. 90 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i90.60364

Abstract

Metod Program Evaluation and Review Technique (PERT) adalah metode penjadwalan yang digunakan untuk perencanaan dalamM anajemen proyek merupakan penerapan pengetahuan, keterampilan, alat, dan teknik untuk kegiatan proyek agar memenuhi persyaratan proyek. Dalam pembangunan Rehabilitasi Puskesmas Mokoditek diperlukan perencanaan yang matang agar pekerjaan dapat berjalan sesuai waktu, biaya dan mutu yang disepakati sejak awal. Maka diperlukan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT )dalam perencanaan untuk menguji apakah pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu. Berdasarkan hasil wawancara pekerjaan Rehabilitasi tidak menggunakan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT) dalam perencanaan. Dalam mencapai tujuan penelitian ini, maka untuk menganalisis data digunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian didapati jalur kritis pada Pekerjaan Struktur Lantai 1, Pondasi Telapak – Kaki kolom – Beton Sloop 20/30 – Beton Sloop 15/20 – Tiang kolom (k1) – Beton Balok (B1) – Beton Balok (B2) – Beton Balok (B3) – Plat Lantai Beton – Steger Penyangga – Balok Tangga – Plat Tangga Beton Besi – Tiang Kolom (K2) – Ring Balok dan berdasarkan hasil pengolahan data, peneliti mendapatkan probabilitas Proyek Rehabilitasi Puskesmas Mokoditek dapat selesai tepat waktu yaitu 82% dengan menggunakan metode Program Evaluation and Review Technique (PERT). Kata kunci: Program Evaluation and Review Technique (PERT)
Perencanaan Jadwal Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Dan Renovasi Halaman Kantor Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado Pulukadang, Salsabila A. P.; Sumanti, Febrina P. Y.; Inkiriwang, Revo L.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.65142

Abstract

Perencanaan jadwal berfungsi sebagai acuan untuk menjalankan proyek konstruksi agar semua pekerjaannya tercapai sesuai dengan target waktu. Precedence Diagram Method (PDM) merupakan cara penjadwalan pekerjaan menggunakan network planning yang merupakan metode Activity On Noda (setiap pekerjaan digambarkan pada simpul/noda bukan pada anak panah). Salah satu keuntungan utama dari PDM adalah memungkinkan digunakan beberapa jenis skenario ketergantungan antar pekerjaan dalam sebuah proyek konstruksi. Dalam Penelitian ini, peneliti menggunakan Microsoft Project (MP), salah satu software pemrograman dalam bidang manajemen proyek. Analisis penjadwalan pelaksanaan mengambil proyek pembangunan Kantor Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II sebagai studi kasus. Dengan menggunakan MP, peneliti berhasil menunjukan bahwa penjadwalan proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa kegiatan atau pekerjaan yang masuk dalam jalur kritis terdiri dari 25 item pekerjaan dan total durasi proyek yang dihasilkan adalah 126 hari kerja. Kata kunci: perencanaan jadwal, Precedence Diagram Method, Microsoft Project, jalur kritis
Evaluasi Sistem Penyediaan Air Bersih Pada Perumahan Viola Watutumou Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara Wahyuni, Annisa; Supit, Cindy J.; Inkiriwang, Revo L.
TEKNO Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v24i95.66789

Abstract

Sistem penyediaan air bersih merupakan salah satu prasarana penting dalam menunjang kebutuhan dasar masyarakat di kawasan permukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem penyediaan air bersih di Perumahan Viola Watutumou, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, dengan meninjau kondisi sumber air, sistem distribusi, serta kemampuan sistem dalam memenuhi kebutuhan air penduduk pada kondisi eksisting dan proyeksi di masa mendatang. Analisis sistem distribusi dilakukan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.0 dengan mempertimbangkan data debit air, jaringan pipa, dan jumlah pelanggan. Maka hasil perhitungan diperoleh total panjang jaringan pipa distribusi 2.322,21 m, debit penyaluran air 36 m³/jam, dan debit distribusi 4,788 m³/jam. Proyeksi penduduk pada 2043 tahun sebanyak 1.366 jiwa, kebutuhan air bersih di perumahan viola watutumou pada tahun 2043 adalah sebesar: lt/det. Maka Reservoir yang dibutuhkan: debit 10 l/s, volume minimum 450 m³, dengan dimensi p x l x t (525 m³). Kata kunci: sistem penyediaan air bersih, distribusi air, EPANET 2.0, reservoir, perumahan