Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN REWARD TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER DISIPLIN ANAK USIA DINI DI TK AL- AZHAR SANDUBAYA Hasmar, Titi Putiha; Tamba, Wayan
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 7 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v7i1.4070

Abstract

Abstrak: Disiplin merupakan suatu cara untuk memperbaiki tingkah laku yang salah. Disiplin juga mendorong, dan membantu anak agar memperoleh perasaan puas karena kesetiaan, kepatuhan dan mengajarkan kepada anak bagaimana berfikir secara teratur. Reward juga merupakan alat pendidikan untuk mendidik anak supaya dapat merasa senang, karena perbuatan atau pekerjaannya mendapat penghargaan. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah Ada Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Peningkatan Karakter Disiplin Anak Usia Dini Di Taman Kanak-kanak (TK) Al- Azhar Sandubaya Kota Mataram Tahun 2020/2021?. Dalam penelitian ini metode yang pengumpulan data yang yang digunakan adalah metode observasi sebagai metode utama sedangkan metode dokumentasi dan wawancara sebagai metode pelengkap. Untuk menganalisis data menggunakan rumus t-test. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan Bab IV, maka dapat disimpulkan bahwa: Ada Pengaruh Pemberian Reward Terhadap Peningkatan Karakter Disiplin Anak Usia Dini Di TK Al- Azhar Sandubaya Kota Mataram Tahun 2020/2021. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yaitu: nilai t hitung sebesar 14,503 dan nilai pembanding pada t tabel  2,093, yang berarti bahwa nilai thitung lebih besar dari pada t tabel (18,6332,093) dengan demikian Ho ditolak dan HA diterima. Kata kunci: Reward, Karakter, Kedisiplinan, Anak Usia Dini Abstract: Discipline is a way to correct wrong behavior. Discipline also encourages, and helps children to get a feeling of satisfaction because of loyalty, obedience and teaches children how to think regularly. Reward is also an educational tool to educate children so that they can feel happy, because their actions or work get an award. The formulation of the problem in this study is: Is there an effect of giving rewards on improving the character of early childhood discipline in Al-Azhar Sandubaya Kindergarten, Mataram City in 2020/2021?. In this study, the data collection method used is the observation method as the main method, while the documentation and interview methods are complementary methods. To analyze the data using the t-test formula. Based on the results of data analysis and discussion of Chapter IV, it can be concluded that: There is an Effect of Reward Giving on Increasing the Discipline Character of Early Childhood in Al-Azhar Sandubaya Kindergarten, Mataram City in 2020/2021. This can be seen from the results of the study, namely: the t-count value is 14.503 and the comparison value at t-table is 2.093, which means that the t-count is greater than t-table (18.633>2.093) thus Ho is rejected and HA is accepted.Keywords: Reward, Character, Discipline, Early Childhood
PERANAN ORANGTUA DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI PENDIDIKAN KELUARGA DI PAUD PERMATA BANGSA JEMPONG MATARAM TAHUN 2020 Sasongko, Dara Ayu; Tamba, Wayan
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 8 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v8i1.5725

Abstract

Abstract: Parents’ role is an important thing to developed children’s creativity from the early age. This study was aimed at knowing the role of parents in developed children’s creativity at the age of 5-6 years through family education in Paud Permata Bangsa Jempong Mataram in 2020. The method used in this study is a mixed method, which is a combination of quantitative and qualitative methods. The more dominant method in this research is the qualitative method and as a supporting method is the quantitative method. The population of this study were all parents of students of Paud Permata Bangsa class Tk B in Jempong Mataram and the sample of this study was 13 people by applying population study. Questionnaire, observation and documentationare the research instrument that is used in this study. From this study, it shows that the level of parenting in developing the creativity of children aged 5-6 years through family education tends to be in the high category, namely as many as 88 with a percentage of 73% supported by the results of observations of developing children’s creativity carried out by researchers who tend to be in the high category, that is as many as 94 with a percentage of 80%. This shows that the creativity of early childhood is very dependent on how the role of parents in providing family education to their children.Keywords: The role of parents, creativity, family educationAbstrak: Peranan orang tua merupakan suatu hal penting yang perlu diperhatikan guna meningkatkan kreativitas anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan orangtua dalam meningkatkan perkembangan kreatifitas anak usia dini melalui pendidikan keluarga di PAUD Permata Bangsa jempong Mataram Tahun 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method yaitu pengabunggan antara metode kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian. Adapun metode yang lebih dominan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan sebagai metode pelengkapnya adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh orang tua murid Paud Permata Bangsa kelas Tk B Jempong Mataram dan sampel penelitian ini berjumlah 13 orang dengan menggunakan studi populasi. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah angket, observasi dan dokumentasi. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat penaran orang tuan dalam meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun melalui Pendidikan keluarga cendrung berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 88 dengan persentase 73% didukung dengan hasil observasi peningkatan kreativitas peserta didik yang dilakukan oleh peneliti cendrung berada pada kategori tinggi yaitu sebanyak 94 dengan persentase 80%. Ini menunjukkan bahwa kreativitas anak usia dini sangat bergantung pada bagaimana peranan orang tua dalam memberikan pendidkan keluarga pada anaknya. Kata kunci: Peranan orang tua, kreativitas, Pendidikan keluarga.
Pelatihan Evaluasi Program Pendidikan Nonformal Bagi Pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Rizka, Muhammad Arief; Tamba, Wayan; Suharyani, .
Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK Vol. 2 No. 1 (2018): Paradharma: Jurnal Aplikasi IPTEK
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.635 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v2i1.561

Abstract

ABSTRAKTujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pengelola PKBM di Kecamatan Gunungsari dalam melakukan evaluasi program Pendidikan Nonformal. Hal ini didasarkan atas masih lemahnya kemampuan yang dimiliki oleh pengelola (Pimpinan, Staf, dan Tutor) PKBM dalam melakukan evaluasi untuk mengukur efektivitas (tingkat keberhasilan) dari pelaksanaan program sebagai upaya dari penjaminan mutu program Pendidikan Nonformal yang berkelanjutan. Target khusus yang dicapai dari kegiatan ini adalah memberikan penguatan serta meningkatkan kecakapan pengelola PKBM dalam melakukan evaluasi program Pendidikan Nonformal. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan (workshop) dan pendampingan yang bersifat partisipatif. Mahasiswa yang terlibat sebanyak 5 orang dari jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS). Pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini meliputi pemberian materi mengenai konsep dan model-model evaluasi program yang relevan diaplikasikan pada program Pendidikan Nonformal. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penguatan kemampuan konseptual pengelola PKBM sebelum melakukan demonstrasi evaluasi program Pendidikan Nonformal yang dilaksanakan di PKBM. Setelah penguatan konseptual, kemudian melakukan pendampingan intensif dalam praktik evaluasi program dengan berdasar pada mekanisme evaluasi program yang terstandar mulai dari pemilihan program yang akan dievaluasi, formulasi tujuan, penentuan model evaluasi yang digunakan, pengembangan instrumen, pengumpula data, dan analisis data dari hasil evaluasi program. Untuk menjaga keberlanjutan hasil dari kegiatan ini, pendampingan informal terus dilakukan antara pengelola PKBM dengan Tim PkM sehingga tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat tercapai secara optimal.Kata kunci : Pelatihan, Evaluasi Program, Mutu, Pendidikan NonformalABSTRACTThe purpose of this community service activity is to increase knowledge and ability of Community Learning Center (CLC) managers in Gunungsari sub-district in evaluating Nonformal Education program. This is based on the low ability of the managers (leaders, staffs, and tutors) of the CLC to evaluate measurement on the effectiveness (success rate) of the program as an effort to ensure the quality of continuous non-formal education programs. Specific targets achieved from this activity are to provide strengthening and improve the skills of CLC managers in evaluating Nonformal Education programs. Methods used in this community service activity are training (workshops) and participative mentoring. Students involved as many as five people from the Nonformal Education Departement. The implementation of the community service activity involves the provision of materials on relevant program concepts and evaluation models applied to Nonformal Education programs. This is done as a form of strengthening the conceptual capabilities of CLC managers before performing a demonstration of the evaluation of Nonformal Education programs implemented in CLC. After the conceptual reinforcement, then perform intensive assistance in the program evaluation practice based on standardized program evaluation mechanisms ranging from selection of evaluated programs, objective formulation, determination of evaluation model used,instrument development, data collection and data analysis of program evaluation results. To maintain the sustainability of the results of this activity, informal counseling continues between CLC managers and teams in order that the goal of implementing the community service activity can be optimally achieved.Keywords : Training, Evaluating Program, Quality, Nonformal Education