Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH KONSELING COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP PERILAKU CONDUCT DISORDER DI SENTRA “PARAMITA” MATARAM TAHUN 2023 Lestari, Lina; Suarti, Ni Ketut Alit; Maharani, Jessica Festi
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v8i2.8733

Abstract

Penelitian yang menggambarkan Pengaruh Konseling Cognitive Behavior Therapy Terhadap Perilaku Conduct Disorder di Sentra Paramita Mataram. Konseling Cognitive Behavior Therapy dipahami sebagai salah satu pendekatakan psikoterapi yang cukup sering diterapkan oleh konselor dalam mengatasi permasalahan terkait kognitif dan perilaku. Sedangkan perilaku Conduct Disorder merupakan pola perilaku yang melanggar norma sosial yang dilakukan secara berulang-ulang, dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan bahkan binatang. Adapun yang melatarbelakangi peneliti tertarik untuk membuat skripsi ini didasarkan pada hasil observasi dan wawancara awal peneliti dengan Pekerja Sosial di Sentra Paramita Mataram, dimana terdapat anak binaan dengan perilakugangguan perilaku yang semakin melemahkan perilaku serta menghambat proses rehabilitasi anak binaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian one group pre-test – post-test design . Teknik pengumpulan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling . Sampel yang diadaptasi pada penelitian ini adalah 43 anak binaan usia 13-17 tahun atau remaja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket sebagai metode pokok dan metode observasi, wawancara dan dokuemntasi sebagai metode pelengkap. Analisis data menggunakan rumus uji-t . Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thitung sebesar (9,199), sedangkan untuk nilai t tabelpada taraf signifikansi 5% sebesar (2,262). Karena t hitung lebih besar dari nilai t tabel (9,199 > 2,262) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi hasil penelitian ini menunjukkan Ada Pengaruh Konseling Cognitive Behavior Therapy terhadap Perilaku Conduct Disorder Tahun 2023. Artinya hasil penelitian ini ditanyatakan “ Signifikan ”.
KEMITRAAN SEKOLAH DENGAN ORANG TUA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) Haromain, Haromain; Tamba, Wayan; Suarti, Ni Ketut Alit
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 6, No 2 (2020): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.964 KB) | DOI: 10.33394/jtni.v6i2.3311

Abstract

Abstrak: Artikel ini memberikan gambaran tentang upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk dapat menjaga keberlangsungan proses pembelajaaran dimasa pandemi covid-19. Kemitraan sekolah dengan orang tua menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung proses yang dilakukan. Sekolah dan orang tua memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan dirumah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan: 1) bentuk kemitraan sekolah-orang tua dalam pembelajaran daring yaitu dengan mengadakan pertemuan guru dan orang tua, membentuk group-group orang tua siswa serta mengoptimalkan peran guru dalam pembelajaran. 2) faktor pendukung kemitraan yaitu komitmen bersama sekolah dan orang tua, komitmen orang tua menyiapkan fasilitas pebelajaran, dan tersedianya jaringan internet. Sedangkan faktor penghambat kemitraan sekolah-orang tua dalam pembelajaran darin yaitu keterbatasan kemampuan guru, siswa dan orang tua dalam mengoperasikan aplikasi pembelajaran daring, keterbatasan kemampuan orang tua menyediakan fasilitas pembelajaran, dan motivasi siswa yang cendrung kurang dalam mengikuti pembelajaran.Kata kunci: kemitraan sekolah, pembelajaran daring, pandemi covid-19
PENYULUHAN PENDIDIKAN STOP PERNIKAHAN DINI “Kebahagiaan Sementara Sengsara Sepanjang Masa” Rayani, Dewi; Suarti, Ni Ketut Alit; Rizka, M. Arief; Irfan, Ahmad Zainul; Mustakim, Mustakim
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 1, No 2 Desember (2020): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v1i2 Desember.112

Abstract

Pernikahan merupakan hal yang lumrah terjadi dan bahkan suatu hal yang sangat penting dilakukan oleh seorang insan untuk membentuk keluarga sejahtera yang bahagia dan merupakan legalitas yang dilakukan oleh seorang individu untuk memiliki keturunan. Namun pernikahan akan menjadi masalah apabila tidak ada berbagai pertimbangan dalam melaksanakanya. Karena pernikahan sejatinya direncanakan untuk jangka panjang. Dan untuk telaksananya pernikahan yang bahagia dan berlangsung dalam jangkawaktu yang panjang maka dibutuhkan kesiapan secara psikis dan fisik yang cukup matang. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini menggunakan pengarahan dan diskusi terbuka dengan anggota masyarakat , komunitas desa dan aparat desa. Serta melibatkan mahasiswa KKN IKIP Mataram pada periode tersebut. Pelaksanaan kegiatan pengabdian  pada masyarakat yang dilakukan oleh tim FIP IKIP mataram berjalan dengan lancar, dengan memberikan penyuluhan pencegahan pernikahan dini dikalangan masyarakat dan omunitas desa montong belae kecamatan keruak Lombok timur  dengan diadakan penyuluhan ini warga dapat menyadari bahaya dan danpak negative  dari pernikahan pada usia dini. Alternative penyuluhan pada masyarakat merupakan kegiatan yang penting untuk dilakukan agar dapat memberikan kesadaran akan danpak pernikahan dini dikalangan masyarakat.
PENGARUH TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP SELF ESTEEM SISWA SMP ISLAM MUBAROK Suarti, Ni Ketut Alit; Septianingsih, Alisa
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor 2 Edisi Oktober 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v10i2.17518

Abstract

Abstrak. Harga diri (self-esteem) atau yang umumnya dikenal dengan istilah yang sering di kaitkan dengan rasa hormat terhadap diri sendiri dan orang lain. Self-esteem seseorang merupakan cerminan dari bagaimana orang lain melihatnya, atau lebih tepatnya cerminan dari nilai yang orang lain tempatkan pada dirinya sebagai manusia. Siswa usia sekolah seringkali bergelut dengan permasalahan rendahnya harga diri (self-esteem) yang mereka miliki. Berdasarkan permasalah tersebut maka alternatif Solusi yang dapat digunakan yaitu menggunakan teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) terhadap self-esteem siswa SMP Islam Mubarok? Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) terhadap self-esteem siswa SMP Islam Mubarok. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian angket sebagai metode pokok dan metode observasi, wawancara serta dokumentasi sebagai metode pelengkap. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan rumus t-tes. Hasil analisis data menunjukkan nilai t-hitung sebesar 4,973 setelah diberikan perlakuan dan nilai t-tabel dengan taraf signifikansi 5% dengan d.b (N-1) = 4 sebesar 2,776. Dengan demikian nilai t-hitung lebih besar dari pada nilai t-tabel (4,973>2,776), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Self Esteem Siswa SMP Islam Mubarok, maka hasil penelitian ini dinyatakan “signifikan”.
PENGARUH KONSELING COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY TERHADAP PERILAKU CONDUCT DISORDER DI SENTRA “PARAMITA” MATARAM TAHUN 2023 Lestari, Lina; Suarti, Ni Ketut Alit; Maharani, Jessica Festi
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2023): Volume 8 Nomor 2 Edisi Oktober 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v8i2.8733

Abstract

Penelitian yang menggambarkan Pengaruh Konseling Cognitive Behavior Therapy Terhadap Perilaku Conduct Disorder di Sentra Paramita Mataram. Konseling Cognitive Behavior Therapy dipahami sebagai salah satu pendekatakan psikoterapi yang cukup sering diterapkan oleh konselor dalam mengatasi permasalahan terkait kognitif dan perilaku. Sedangkan perilaku Conduct Disorder merupakan pola perilaku yang melanggar norma sosial yang dilakukan secara berulang-ulang, dapat merugikan diri sendiri, orang lain dan bahkan binatang. Adapun yang melatarbelakangi peneliti tertarik untuk membuat skripsi ini didasarkan pada hasil observasi dan wawancara awal peneliti dengan Pekerja Sosial di Sentra Paramita Mataram, dimana terdapat anak binaan dengan perilakugangguan perilaku yang semakin melemahkan perilaku serta menghambat proses rehabilitasi anak binaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian one group pre-test – post-test design . Teknik pengumpulan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling . Sampel yang diadaptasi pada penelitian ini adalah 43 anak binaan usia 13-17 tahun atau remaja. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket sebagai metode pokok dan metode observasi, wawancara dan dokuemntasi sebagai metode pelengkap. Analisis data menggunakan rumus uji-t . Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai thitung sebesar (9,199), sedangkan untuk nilai t tabelpada taraf signifikansi 5% sebesar (2,262). Karena t hitung lebih besar dari nilai t tabel (9,199 > 2,262) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi hasil penelitian ini menunjukkan Ada Pengaruh Konseling Cognitive Behavior Therapy terhadap Perilaku Conduct Disorder Tahun 2023. Artinya hasil penelitian ini ditanyatakan “ Signifikan ”.
KEMITRAAN SEKOLAH DENGAN ORANG TUA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DALAM JARINGAN (DARING) Haromain, Haromain; Tamba, Wayan; Suarti, Ni Ketut Alit
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 6 No. 2 (2020): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v6i2.3311

Abstract

Abstrak: Artikel ini memberikan gambaran tentang upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk dapat menjaga keberlangsungan proses pembelajaaran dimasa pandemi covid-19. Kemitraan sekolah dengan orang tua menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung proses yang dilakukan. Sekolah dan orang tua memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang dilakukan dirumah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan: 1) bentuk kemitraan sekolah-orang tua dalam pembelajaran daring yaitu dengan mengadakan pertemuan guru dan orang tua, membentuk group-group orang tua siswa serta mengoptimalkan peran guru dalam pembelajaran. 2) faktor pendukung kemitraan yaitu komitmen bersama sekolah dan orang tua, komitmen orang tua menyiapkan fasilitas pebelajaran, dan tersedianya jaringan internet. Sedangkan faktor penghambat kemitraan sekolah-orang tua dalam pembelajaran darin yaitu keterbatasan kemampuan guru, siswa dan orang tua dalam mengoperasikan aplikasi pembelajaran daring, keterbatasan kemampuan orang tua menyediakan fasilitas pembelajaran, dan motivasi siswa yang cendrung kurang dalam mengikuti pembelajaran.Kata kunci: kemitraan sekolah, pembelajaran daring, pandemi covid-19
PENGARUH TEKNIK SELF-MANAGEMENT TERHADAP PERENCANAAN KARIR Istianingsih, Linda; Suarti, Ni Ketut Alit; Sulastri, Ni Made
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.9826

Abstract

ABSTRACT Career planning is an important aspect of student development, especially at the senior high school level when students enter the exploration phase and begin determining their future direction. Observations conducted at SMAN 1 Praya Barat indicate that many Grade XI Social Science students do not yet have a clear picture of their future careers. This condition is reflected in low participation in self-development activities, limited reflection on personal potential, and weak time management and internal motivation. The purpose of this study was to determine the effect of self-management techniques on the career planning of Grade XI Social Science students at SMAN 1 Praya Barat in the 2024/2025 academic year. This study employed an experimental method using a one-group pretest–posttest design. The main data collection technique was a questionnaire, supported by observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using a t-test. The results showed that the t-value was 13.312, which was greater than the t-table value of 2.015 at a 5% significance level, indicating that Ho was rejected and Ha was accepted. These findings demonstrate that self-management techniques have a significant effect on students’ career planning. This study highlights the importance of implementing self-management techniques in guidance and counseling services to improve students’ career readiness. ABSTRAK Perencanaan karir merupakan aspek penting dalam perkembangan peserta didik, terutama di jenjang pendidikan menengah atas, saat siswa memasuki fase eksplorasi dan penentuan arah masa depan. Hasil observasi di sekolah khususnya pada kelas XI IPS di SMAN 1 Praya Barat Tahun Pelajaran 2024/2025menunjukkan bahwa banyak siswa belum memiliki gambaran konkret mengenai karir masa depan. Hal ini tercermin dari rendahnya partisipasi dalam kegiatan pengembangan diri, kurangnya refleksi terhadap potensi pribadi, serta lemahnya pengelolaan waktu dan motivasi internal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik self-management terhadap perencanaan karir pada siswa kelas XI IPS di SMAN 1 Praya Barat Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Teknik pengumpulan data utama adalah angket, didukung observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji-t. Hasil menunjukkan nilai t-hitung sebesar 13,312 lebih besar dari t-tabel 2,015 pada taraf signifikansi 5%, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya, terdapat pengaruh signifikan teknik self-management terhadap perencanaan karir siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan teknik self-management dalam layanan bimbingan untuk meningkatkan kesiapan karir peserta didik.
PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP KESTABILAN EMOSI PADA SISWA KELAS VIII SMP Khofia M, Nidaan; Suarti, Ni Ketut Alit; Jaswandi, Lalu
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.9832

Abstract

ABSTRACT Based on the results of preliminary observations, eighth grade students at SMP Negeri 4 Kuripan showed various academic problems related to emotional stability, such as feeling easily embarrassed, being moody, experiencing mood swings, and having difficulty controlling their emotions. These conditions affect students’ learning concentration, social interaction, and potential academic achievement. This study aims to determine the effect of the role playing technique on the emotional stability of eighth grade students at SMP Negeri 4 Kuripan in the 2024/2025 academic year. This research employed a quantitative approach with a one group pre test post test design. The research subjects were students who had low levels of emotional stability based on the results of the initial measurement. The data collection technique used a questionnaire as the main instrument, supported by observation, interviews, and documentation. The obtained data were then analyzed using the t test formula to determine the difference in conditions before and after the treatment. The results of the analysis showed that the t value was 6.487, which was greater than the t table value of 1.943 at the 5 percent significance level, indicating an increase in students’ emotional stability after being given the treatment in the form of the role playing technique. These findings indicate that the implementation of the role playing technique in group guidance services is effective in helping students understand and manage their emotions more positively, thereby supporting the learning process and students’ adjustment in the school environment. ABSTRAK Berdasarkan hasil observasi awal, siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kuripan menunjukkan berbagai masalah akademik yang berkaitan dengan kestabilan emosi, seperti mudah merasa malu, murung, mengalami perubahan suasana hati, serta kesulitan mengendalikan emosi. Kondisi tersebut berdampak pada konsentrasi belajar, interaksi sosial, dan potensi pencapaian akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik role playing terhadap kestabilan emosi siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Kuripan Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki tingkat kestabilan emosi rendah berdasarkan hasil pengukuran awal. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sebagai instrumen utama yang didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan rumus t-test untuk mengetahui perbedaan kondisi sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 6,487 lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,943 pada taraf signifikansi 5%, yang menunjukkan adanya peningkatan kestabilan emosi siswa setelah diberikan perlakuan berupa teknik role playing. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok efektif membantu siswa dalam memahami dan mengelola emosi secara lebih positif sehingga dapat mendukung proses belajar dan penyesuaian diri di lingkungan sekolah.
PENGARUH KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA Isfiani, Isfiani; Suarti, Ni Ketut Alit; Muzanni, Ahmad
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.9812

Abstract

ABSTRACT Academic procrastination is a common problem among students and can affect discipline as well as delays in completing academic tasks. This study aimed to examine the effect of behavioral counseling using the behavior contract technique on academic procrastination among eleventh-grade students at SMKN 1 Keruak. The research employed an experimental method with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 16 students selected through purposive sampling based on a high level of academic procrastination. Data were collected using a questionnaire as the main instrument, supported by observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using a paired sample t-test to determine the difference between pretest and posttest scores after the intervention. The results of the analysis indicated that the implementation of behavioral counseling with the behavior contract technique had a significant effect on reducing students’ academic procrastination behavior. These findings indicate that the behavior contract technique can help students increase their commitment to completing academic tasks and reduce the tendency to delay their academic responsibilities. Therefore, the behavior contract technique in behavioral counseling can be used as an alternative strategy in school guidance and counseling services to support the development of students’ discipline, responsibility, and effective time management in learning. ABSTRAK Prokrastinasi akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di kalangan siswa dan dapat berdampak pada rendahnya kedisiplinan serta keterlambatan dalam menyelesaikan tugas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling behavioral dengan teknik behavior contract terhadap perilaku prokrastinasi akademik pada siswa kelas XI di SMKN 1 Keruak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan tingkat prokrastinasi akademik yang tinggi. Data penelitian dikumpulkan melalui angket sebagai instrumen utama yang didukung oleh observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan konseling behavioral dengan teknik behavior contract memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan perilaku prokrastinasi akademik siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik behavior contract dapat membantu siswa meningkatkan komitmen dalam menyelesaikan tugas serta mengurangi kecenderungan menunda pekerjaan akademik. Dengan demikian, teknik behavior contract dalam konseling behavioral dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk membantu siswa mengembangkan kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kegiatan belajar.
EFEKTIVITAS TEKNIK EKSPLORASI DALAM MEMBANTU PENGEMBANGAN DIRI SISWA INTROVERT Cahayani, Nur; Suarti, Ni Ketut Alit; Muzanni, Ahmad
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v4i4.9854

Abstract

ABSTRACT Exploration technique is one of the approaches in guidance and counseling services that can be used to help students understand and express themselves, especially students with introverted tendencies who often experience difficulties in social interaction. Introversion in students can create discomfort in social situations and affect their participation in learning activities at school. This study aims to determine the effect of exploration techniques on introverted students at SMPN 11 Mataram. This study employed a quantitative approach with a sample of 10 students selected through purposive sampling based on a high level of introversion. Data were collected using a questionnaire as the main instrument and analyzed using a t-test to examine the effect of exploration techniques on the condition of introverted students. The results of the analysis showed that the calculated t-value was 1.809, which was lower than the t-table value at the 5% significance level with degrees of freedom (df) = 9 of 2.262 (1.809 < 2.262), indicating that the alternative hypothesis was rejected and the null hypothesis was accepted. Therefore, the exploration technique did not have a significant effect on introverted students in this study. These findings indicate that guidance and counseling services need to consider other intervention approaches that are more appropriate to help introverted students improve their social interaction and adjustment in the school environment. ABSTRAK Teknik eksplorasi merupakan salah satu pendekatan dalam layanan bimbingan dan konseling yang dapat digunakan untuk membantu siswa memahami dan mengekspresikan diri, terutama pada siswa dengan kecenderungan introvert yang sering mengalami kesulitan dalam berinteraksi sosial. Kondisi introversi pada siswa dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dalam situasi sosial serta memengaruhi keterlibatan mereka dalam aktivitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik eksplorasi terhadap siswa introvert di SMPN 11 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan tingkat introversi yang tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket sebagai instrumen utama yang dianalisis menggunakan uji statistik t untuk mengetahui pengaruh teknik eksplorasi terhadap kondisi siswa introvert. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 1,809 lebih kecil dibandingkan nilai t tabel pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan (db) = 9 sebesar 2,262 (1,809 < 2,262), sehingga hipotesis alternatif ditolak dan hipotesis nol diterima. Dengan demikian, teknik eksplorasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap siswa introvert dalam penelitian ini. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling memerlukan pendekatan intervensi lain yang lebih sesuai untuk membantu siswa introvert meningkatkan kemampuan interaksi sosial dan penyesuaian diri di lingkungan sekolah.