Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Conceptual Analysis of Food Safety Based on Ethical and Legal Perspectives in the Qur'an and Hadith Kharis Nugroho; Zaduna Fiddarain; Muhammad Hilmie; Miftah Khilmi Hidayatulloh
Taqaddumi: Journal of Quran and Hadith Studies Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/taqaddumi.v4i2.12484

Abstract

This study explores the relevance of the halal and tayyib principles in the Qur'an and Hadith to modern food safety issues. A qualitative approach with a descriptive-analytical design was employed to analyze Qur'anic texts, Hadiths, and relevant secondary literature. Data were collected through document analysis and analyzed using deductive-inductive methods to identify the relationship between Islamic teachings and contemporary food safety practices. The findings reveal that the principles of halal and tayyib encompass legality, quality, cleanliness, and food safety dimensions. Verses such as Surah Al-Baqarah (2:172) and Surah Al-Maidah (5:88) emphasize the importance of consuming food that is halalan thayyiban. The Hadiths on cleanliness and covering food containers align with modern food safety practices, such as contamination prevention. Additionally, literature indicates that consumers associate the halal label with high-quality and safe food standards. This study concludes that Islamic principles like halalan thayyiban can serve as theoretical and practical guidelines to address current food safety challenges. The research contributes to Islamic knowledge by offering a framework to integrate religious values into modern food safety systems. The findings open opportunities for future research, including field studies, cross-cultural collaboration, and the application of technology in halal certification.
Penyimpangan Kaum Nabi Luth dalam Konteks Sosial Masyarakat dan Mekanisme Kontrol Diri Perspektif Neuropsikologi Melalui Bimbingan Islami Us’an; Sriyono; Miftah Khilmi Hidayatulloh; Waharjani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3604

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penyimpangan seksual dari sudut pandang Al-Qur’an melalui kisah Nabi Luth serta mengkaji mekanisme kontrol diri berdasarkan neuropsikologi. Kajian ini dilakukan dengan menggabungkan ayat Al-Qur’an, kisah kaum Nabi Luth serta fungsi otak yang berkaitan dengan pengendalian diri. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) yaitu mengumpulkan berbagai literatur yang memiliki korelasi dengan pengendalian perilaku seperti buku, jurnal, atau pembahasan yang relevan dengan tema pokok bahasan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi yaitu mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan tentang pengendalian diri perspektif neuropsikologi. Penelitian ini penting  karena menggali upaya dalam mencegah berbagai tindakan penyimpangan seperti homoseksual dengan pendekatan neuropsikologi. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya penyimpangan seksual sebab cortex prefrontal menahan impuls yang muncul dari sistem limbik, ketika impuls tersebut mendominasi, perilaku menyimpang seperti homoseksual lebih mungkin terjadi. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan pengaruh bagi keluarga maupun lembaga sekolah dalam pembinaan moral dan penguatan kontrol diri.