Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI ETIKA EKONOMI ISLAM DALAM PRAKTIK CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BADAN USAHA Kasih, Bella Mutiara; Sukti, Surya
MUTLAQAH: Jurnal Kajian Ekonomi Syariah Vol 5, No 2 (2025): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mutlaqah.v5i2.11889

Abstract

Dalam dinamika bisnis modern, Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan menjadi aspek strategis dalam pengelolaan usaha. CSR mencakup kontribusi positif perusahaan terhadap kesejahteraan sosial, pelestarian lingkungan, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Ekonomi Islam, dengan prinsip-prinsip syariah yang menekankan keadilan, transparansi, kejujuran, dan larangan merugikan pihak lain, memiliki relevansi yang kuat untuk diintegrasikan ke dalam praktik CSR. Tujuan utama CSR sejalan dengan nilai-nilai etika ekonomi Islam, yaitu menciptakan keseimbangan antara perolehan keuntungan dan kepedulian terhadap masyarakat serta lingkungan. Meskipun penerapan CSR semakin meluas, kajian mendalam terkait implementasi prinsip etika Islam dalam praktik CSR masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan nilai-nilai etika ekonomi Islam dalam pelaksanaan CSR pada badan usaha. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan data dari buku, artikel ilmiah, dan sumber relevan lainnya. Data dianalisis dengan membandingkan konsep dari berbagai literatur untuk menemukan kesamaan, perbedaan, dan implikasinya. Hasil kajian diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan model CSR yang selaras dengan prinsip syariah, memperkuat reputasi perusahaan, dan mendukung keberlanjutan usaha.
Contractual Gaps in Ijarah Maushufah fi al-Dzimmah within Pre-Order Real Estate Schemes Kasih, Bella Mutiara; Hidayati, Tri
AL-IQTISHADIYAH : EKONOMI SYARIAH DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH Vol 11, No 1 (2025): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/iqt.v11i1.19588

Abstract

The Ijarah Maushufah Fi Al-Dzimmah (IMFZ) contract is a form of ijarah contract used in property pre-order transactions, where the benefits of the goods are promised before the object of the contract actually exists. Despite having a strong sharia basis, the implementation of this contract in the Indonesian real estate industry often creates gaps, both legally and in practice in the field. This study aims to analyze the factors that cause this gap and evaluate its impact on consumers. The method used is a qualitative approach with descriptive analysis, through data collection from official documents such as DSN-MUI fatwas, BPS reports, and relevant case studies. The results of the study indicate that many developers do not fulfill the principles of prudence and transparency as stipulated in the DSN-MUI fatwa No. 112/DSN-MUI/IX/2017 and the Regulation on the Protection of Business Actors and Consumers, thus potentially harming consumers. In addition, the inconsistency between contract practices and sharia principles and weak regulations are the main factors in the gap. Thus, it requires stricter supervision, education for consumers, and collaboration between developers, Islamic financial institutions, and regulators to create a fairer and more trustworthy Islamic property ecosystem