Sutopo, Sutopo
Prodi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sebelas Maret

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TTW (THINK TALK WRITE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA DAN KEAKTIFAN SISWA (PENELITIAN DILAKSANAKAN DI KELAS VIII F SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017) Nugroho, Arif Agung; Sutopo, Sutopo; Pramesti, Getut
Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, Volume 2, Nomor 2, Maret 201
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.904 KB)

Abstract

This research aims to 1) describe the application of cooperative learning type TTW (Think Talk Write) to improve students? mathematics communication ability and activity of class VIII F SMP Negeri 17 Surakarta in academic year 2016/2017; 2) know the improvement of mathematics communication ability after following the learning of mathematics with cooperative learning type TTW; 3) know the improvement of students activity after following the learning of mathematics with cooperative learning type TTW. This research was a classroom action research conducted in 2 action cycles, with each cycle consisted of 3 meetings. The subjects of the research were 26 students of class VIII F SMP Negeri 17 Surakarta. The data which was collected in this research was learning implementation data, the results of mathematical communication skills test and data of students? activity. This research used observation to collect data of learning implementation and students? activity, then it used test to collect mathematical communication skills data. The indicators of success of this research are 1) the number of students who reach at least 50 % on minimum 2 criteria in each indicator of mathematical communication ability, 2) the number of students who have high activity category at least 60%. The result of the research concludes 1) the learning steps with cooperative learning type TTW could improve students? mathematical communication skills and  activity consisted of: a) Introduction activity; b) Core activity, which is (1) the teacher delivers the material to be learned; (2) Stage 1: Think, students read and think about solving problems independently;    (3) Stage 2: Talk (Speak), students work in groups, the formation of heterogeneous groups considered  by the psychological aspects of students; (4) Stage 3: Write, the students rewrite the results of their discussion independently; (5) Stage 4: Presentation, c) Conclusion. 2) The percentage of mathematical communication ability in pre-action test is 3.85%, in the final test of the first cycle the percentage increased to 15.4% and in the final test of second cycle the percentage increased again to 57.7%. 3) The percentage of high category students activity on pre-action was 8.3%, in the first cycle percentage increased to 55.8% and in cycle II the percentage increased again to 86.2%. Based on the result of research, it can be concluded that the application of cooperative learning model of TTW type can improve students? mathematics communication ability and activity of  class VIII F SMP Negeri 17 Surakarta in academic year 2016/2017
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DENGAN PEMANFAATAN BLOG SISWA PADA MATERI NILAI MUTLAK DAN MATRIKS Nur, Fairuz Fajrianti; Mardjuki, Mardjuki; Sutopo, Sutopo
Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI Vol 1, No 6 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, Volume 1, Nomor 6, November
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.605 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar matematika siswa kelas X IPA  SMA Al Firdaus tahun pelajaran 2014/2015 melalui metode Project Based Learning (PjBL) dengan pemanfaatan blog siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA Al Firdaus Sukoharjo tahun pelajaran 2014/2015 sebanyak 12 siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi dan tes. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktivitas belajar matematika siswa yang diperoleh dari hasil hasil observasi dan tes. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah adanya peningkatan aktifitas belajar matematika siswa yang ditunjukan dengan adanya peningkatan rata-rata persentase siswa pada setiap kategori oral activity, writing activity,  dan visual activity mencapai ? 60% dengan nilai ?2,75 dan sekurang-kurangnya 80% siswa dapat mencapai nilai ? 80 pada materi tersebut.Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran melalui metode PjBL dengan pemanfaatan blog siswa dapat meningkatkan aktivitas belajar matematika. Hal ini didasarkan pada hasil yang diperoleh pascatindakan. Sebelum pembelajaran menggunakan metode PjBL, siswa yang mencapai nilai ?2,75 pada Oral Activity, Writing Activity, dan Visual Activity sebesar 0% dengan nilai rata-rata tes unit prasiklus adalah 52,4. Setelah siklus I siswa yang mencapai nilai ?2,75 pada Oral Activity sebesar 58,33% , Writing Activity sebesar 50% dan Visual Activity sebesar 50% dengan nilai rata-rata tes unit siklus I  adalah 75,5 dengan nilai ?80 hanya 16,67%. Saat siklus II siswa yang mencapai nilai ?2,75 Oral Activity sebesar 75%, Writing Activity siswa sebesar 66,75% dan Visual Activity sebesar 66,75% , rata-rata tes unit siklus II adalah 90,5 dengan nilai ?80  mencapai 83,33%. Hal ini menunjukan terjadi peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dari prasiklus menuju siklus I dan siklus II setelah diterapkan metode Project Based Learning dengan pemanfaatan blog siswa
PROFILRESPONS SISWA BERDASARKAN TAKSONOMI SOLO DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKAPADA MATERI POKOK LINGKARAN DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (PENELITIAN DILAKUKAN DI SMP NEGERI 2 MOJOLABAN TAHUN AJARAN 2015/2016) Wardani, Novita Koes; Sutopo, Sutopo; Pambudi, Dhidhi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI Vol 1, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, Volume 1, Nomor 4, Juli 2017
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.514 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil respons siswa quitters, campers, dan climbersdalam memecahkan masalah matematika pada materi pokok lingkaran berdasarkan taksonomi SOLO. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan snowball sampling.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan angket AQ dan wawancara berbasis tugas sampai diperoleh data valid. Teknik keabsahan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah triangulasi waktu. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat dipaparkan sebagai berikut. (1) Profil respons berdasarkan taksonomi SOLO subjek quitters adalah prestructural.Karakteristik subjek pada level prestructuralantara lain: (a) subjek dapat menggunakan informasi yang diberikan, tatapi kesimpulan yang diperoleh tidak tepat, (b) subjek mempunyai ide untuk menyelesaikan masalah, tetapi proses yang digunakan tidak membentuk kesatuan konsep, (c) subjek asal menjawab soal tanpa mempertimbangkan konsep yang ada, (2) Profil respons berdasarkan taksonomi SOLO subjek campers adalah multistructural. Karakteristik subjek campers pada level multistructuralantara lain: (a) subjek dapat mencari informasi tambahan yang tidak diberikan pada soal, (b) subjek dapat membuat beberapa hubungan dari beberapa informasi yang didapat sebelumnya, tetapi kesimpulan yang diperoleh tidak tepat, (c) subjek tidak dapat menghubungkan beberapa informasi tambahan yang didapat. (3) Profil respons berdasarkan taksonomi SOLO subjek climbers adalah extended abstract. Karakteristik subjekclimbers pada level extended abstract antara lain: (a) subjek dapat menentukan cara yang lebih efektif ketika diberikan permasalahan yang berbeda, yaitu menggunakan cara substitusi, (b) subjek dapat berpikir secara konseptual dan dapat menjelaskan keterkaitannya dalam konteks yang lebih umum
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP AL IRSYAD SURAKARTA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN RUANG SISI TEGAK TAHUN AJARAN 2011/2012 Andriyani, Ana; Sutopo, Sutopo; Maryono, Dwi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, Volume 2, Nomor 2, Maret 201
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.123 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) kemampuan menulis matematis siswa dalam mengerjakan soal pada pokok bahasan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi tegak (2) faktor- faktor yang mempengaruhi kemampuan  menulis matematis siswa dalam mengerjakan soal matematika yang berhubungan dengan geometri khususnya pada pokok bahasan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi tegak.Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observesi, tes, dan wawancara. Observasi dan wawancara digunakan untuk memperoleh data tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis matematis siswa.. Tes digunakan untuk mendapatkan data kemampuan menulis matematis siswa. Berdasarkan hasil tes 1 ada tiga kelompok siswa berdasar indikator kemampuan menulis. Pada setiap kelompok diambil satu subjek penelitian untuk kemudian diberi tes II dan diwawancara. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling Snow Ball yang memungkinkan peneliti mengambil sampel tambahan untuk kelengkapan data sehingga pada akhirnya terdapat empat subjek penelitian Teknik wawancara yang digunakan adalah wawancara tak terstruktur. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data  yang digunakan adalah triangulasi data yakni triangulasi waktu dan sumber.Hasil penelitian ini adalah (1) dari 4 subjek penelitian, subjek nomor 13 memenuhi ketiga indikator menulis matematis, subjek nomor 15 memenuhi indikator Drawing, subjek nomor 18 dan subjek nomor 22 memenuhi indikator Mathematical Expressions dan Drawing. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis siswa adalah dari guru dan siswa sendiri. Faktor dari guru adalah dalam proses kegiatan belajar-mengajar guru tidak membiasakan menuliskan jawaban dengan memperhatikan aspek-aspek menulis matematis. Faktor-faktor dari dalam diri siswa adalah (a) siswa tidak menuliskan jawaban dengan lengkap karena sudah terbiasa. (b) Siswa belum menguasai materi dengan baik sehingga dalam mengerjakan tidak runtut. (c) Siswa sebenarnya mampu menuliskan langkah jawaban dengan lengkap tetapi tidak konsisten.
PENERAPAN STRATEGI REACT DALAM MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MATEMATIKA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Rachmawati, Desi; Sutopo, Sutopo; Chrisnawati, Henny Ekana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, Volume 2, Nomor 1, Januari 2
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.658 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIII E SMP Negeri 14 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015, untuk mengetahui keaktifan siswa setelah mengikuti pelajaran yang menerapkan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika setelah mengikuti pelajaran yang menerapkan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterlaksanaan pembelajaran, data keaktifan siswa, dan data kemampuan pemecahan masalah matematika. Data keterlaksanaan pembelajaran dan keaktifan diperoleh dari hasil observasi selama proses pembelajaran, sedangkan data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dari hasil tes akhir siklus. Hasil observasi keaktifan yang telah dilakukan berupa persentase untuk masing-masing aktivitas yang diamati adalah: 1) Aktivitas visual pada pra siklus sebesar 58,49% mengalami peningkatan 9,32% pada siklus I menjadi 67,81%  kemudian meningkat 9,64% pada siklus II menjadi 77,45%. 2) Aktivitas lisan pada pra siklus sebesar 48,53% mengalami peningkatan 12,63% pada siklus I menjadi 61,16%  kemudian meningkat 9,06% pada siklus II menjadi 70,22%. 3) Aktivitas menulis pada pra siklus sebesar 61,11% mengalami peningkatan 8,82% pada siklus I menjadi 69,93%  kemudian meningkat 6,84% pada siklus II menjadi 76,47%. 4) Aktivitas motorik pada pra siklus sebesar 38,89% mengalami peningkatan 37,58% pada siklus I menjadi 76,47%  kemudian meningkat 5,88% pada siklus II menjadi 82,85%. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan hasil tes pada pra siklus tidak ada siswa yang memperoleh skor maksimal 20 kemudian pada siklus I 6% siswa memperoleh skor maksimal 20, pada siklus II mengalami kenaikan 11,65% sehingga diperoleh 17,65% siswa mendapatkan skor maksimal 20. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi REACT dalam model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa keals VIII E SMP Negeri 14 Surakarta tahun pelajaran 2014/2015