Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI POLA ALIRAN AKUIFER KARST DENGAN METODE GEOLISTRIK SELF POTENSIAL SP Wahid, Abdul; Sianturi, Hery Leo; Mbiliyora, Christine; Bernandus, Bernandus
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v9i1.15459

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan menerapkan metode geolistrik self potential SP pada lokasi penelitian Pesisir Pantai Sendang Biru untuk melihat pola aliran akuifer karst. Berdasarkan analisis dan interpretasi data penyebaran anomali potensial alam positif dan negatif dengan rentang nilai potensial alam antara -10.644 mV hingga 11.294 mV diklasifikasikan menjadi zona potensial alam negatif dengan nilai -10,644 mV hingga – 0.100 mV dan zona potensial alam positif dengan nilai 0.026 mV hingga 11.294 mV, maka diperoleh hasil bahwa pola aliran akuifer karst mengalir dari arah timut lokasi penelitian ke arah barat serta potensi keberadaan akuifer menyebar di lokasi penelitian
IDENTIFIKASI LAPISAN BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK DI SEKITAR REMBESAN LUMPUR DI DESA BAKUSTULAMA, KECAMATAN TASIFETO BARAT, KABUPATEN BELU Sianturi, Hery Leo; Lau, Claudya Hendrika Putri; Johannes, Albert Zicko; Tanesib, Jehunias L.
Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Fisika : Fisika Sains dan Aplikasinya
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/fisa.v10i1.20811

Abstract

The study has been conducted to identify subsurface layers using the Wenner-Schlumberger geoelectric method. This research aims to understand the rock layering and hydrogeology at the research site. The research was conducted with a field survey on four 480-meter-long tracks in Bakustulama Village. Rock resistivity data was measured using a resistivity meter and analyzed using Res2DinV software to produce a 2D cross-sectional model. This method utilizes rock resistivity to determine the nature and layering of rocks in the subsurface, focusing on potentially water-saturated zones and fractures. The results show that the subsurface layer in Bakustulama Village consists of sandstone in the upper layer (0-20 meters) with medium resistivity (100-700 Ωm), followed by a highly water-saturated clay layer with low resistivity (0-100 Ωm), and a limestone layer with high resistivity (700-1000). The subsoil in the Bakustulama Area is diversely arranged, with sandstone layers at the surface to a depth of about 20 meters that suspected to have high porosity and are easily drained by water. Underneath, water-saturated clay layers are dominant and difficult for fluids to pass through.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BUDIDAYA IKAN LELE BERBASIS ALAT UKUR DIGITAL BAGI ALUMNI DAN MAHASISWA Tarigan, Jonshon; Johannes, Albert Zicko; Lapono, Laura A. S.; Wahid, Abdul; Sianturi, Hery Leo; Mbiliyora, Christine
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minat dan meningkatkan keterampilan kewirausahaan di antara alumni dan mahasiswa dalam budidaya lele menggunakan alat pengukuran digital. Masa tunggu yang lama untuk mendapatkan pekerjaan bisa menjadi beban psikologis bagi lulusan baru. Oleh karena itu, Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknik Universitas Nusa Cendana (FST Undana) menawarkan pelatihan kewirausahaan budidaya lele untuk alumni dan mahasiswa. Pelatihan ini berfokus pada penggunaan alat berbasis digital untuk mengukur sifat fisis guna mengoptimalkan potensi budidaya lele. Pelatihan mencakup presentasi materi, diskusi, dan praktek langsung terkait budidaya lele menggunakan alat pengukuran digital. Keberhasilan kegiatan ini dievaluasi melalui pertanyaan survei yang diberikan kepada peserta. Jawaban dari hasil survei menunjukkan pelatihan ini berhasil dijalankan dengan sangat baik. Selain itu, umpan balik dari peserta menunjukkan peningkatan motivasi untuk terlibat dalam budidaya lele.