Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Tentang Reproduksi Remaja Terhadap Pengetahuan dan Sikap pada Siswa SMK Pacet Kabupaten Mojokerto Dwi Helynarti Syurandhari; Hari Kuswanto; Asih Media Yuniarti; Mukhammad Himawan Saputra
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v2i3.1925

Abstract

Adolescent problems regarding sexuality and reproductive health are felt to be increasingly complex and concerning. The increasing cases surrounding adolescent reproduction occur due to the incomprehension of adolescents to various aspects of reproduction related to themselves. The purpose of this study was to determine the effect of adolescent reproductive health counseling on knowledge and attitudes in students of SMK Pacet, Mojokerto Regency. This type of research is an experimental study using Pretest and Posttest (One Group Pretest And Posttest Design). The study population of 320 students was taken as a sample with the Stratified Random Sampling technique of 178 respondents. Univariate and bivariate analysis, non-parametric data distribution with Wilcoxon test. The results of the study were that most respondents had sufficient knowledge about adolescent reproductive health before being given counseling, most respondents had good knowledge about adolescent reproductive health after being given counselling. The results of the Wilcoxon test obtained the results of the Asymp.Sig value. (2- tailed) = 0.000, then it can be concluded that there is a significant influence between the knowledge of students of SMK Pacet Mojokerto Regency towards the intervention provided, namely adolescent reproductive health counseling. Schools can collaborate with several relevant agencies to jointly improve adolescent reproductive health counseling programs, as well as provide facilities and infrastructure such as additional media for student learning facilities such as providing several leaflets related to reproductive health, so that they can be used to increase student knowledge.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI SEMBUH PADA PENYALAHGUNA NARKOBA DI YAYASAN ORBIT SURABAYA Fardiansyah, Arief; Saputra, M. Himawan; Sari, Kunti Mita
Stetoskop: The Journal Of Health Science Vol. 2 No. 1 (2025): EDISI JUNI 2025
Publisher : CV. Cendikiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/stjhs.v2i1.335

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang memerlukan motivasi kuat untuk pemulihan. Dukungan sosial dari lingkungan dan dukungan keluarga dianggap penting dalam proses ini karena dapat meningkatkan rasa diterima, mengurangi stres, dan memperkuat keinginan untuk sembuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan dukungan keluarga dengan motivasi sembuh pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi dengan populasi 64 orang yang sedang menjalani rehabilitasi di Yayasan Orbit Surabaya dengan sampel sejumlah 56 orang di ambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa bahwa dukungan sosial pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya sudah baik, dengan 66,1% responden memiliki dukungan sosial yang baik. Dukungan keluarga pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya juga baik, dengan 66,1% responden memiliki dukungan keluarga yang baik. Motivasi sembuh pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya kuat, dengan 64,3% responden memiliki motivasi sembuh yang kuat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi sembuh (p = 0.000), dimana 94,6% responden yang memiliki dukungan sosial baik juga memiliki motivasi sembuh yang kuat. Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan motivasi sembuh (p = 0.000), dimana 94,6% responden yang memiliki dukungan keluarga baik juga memiliki motivasi sembuh yang kuat. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dukungan sosial dan dukungan keluarga memainkan peran penting dalam meningkatkan motivasi sembuh pada penyalahguna narkoba di Yayasan Orbit Surabaya.
VARIABEL ORANG SEBAGAI DETERMINAN KEMATIAN PADA KEJADIAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESORT MOJOKERTO Asih Media Yuniarti; Dwi Helynarti Syurandhari; Mukhammad Himawan Saputra; Arief Fardiansyah; Ainur Pujianti
MEDICA MAJAPAHIT Vol 10 No 1 (2018): Medica Majapahit
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas (KLL) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mempengaruhi semua sektor kehidupan. Gangguan akibat kecelakaan cedera saat ini menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena tingginya angka kejadian kematian akibat kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui variabel orang sebagai determinan kematian pada kejadian kecelakaan lalu lintas di wilayah Hukum Polres Mojokerto. Penelitian ini merupakan penelitian case control, besar sampel 76 korban kecelakaan lalu lintas yang terbagi menjadi kelompok kasus dan kelompok kontrol. Teknik sampling adalah total sampling untuk kelompok kasus. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai April 2017 di wilayah hukum Polres Mojokerto. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa kematian pada kejadian kecelakaan lalu lintas sebagian besar adalah kelompok usia 16-30 tahun (34,2%), jenis kelamin laki-laki (73,7%), bekerja sebagai swasta (78,9%), berstatus sebagai pengguna jalan yang menggunakan kendaraan (89,5%). Analisis perhitungan Risk Estimate dengan menggunakan uji statistik chi square didapatkan bahwa pengguna jalan (p value=0,024 dan OR=3,923;CI 95%=1,134-13,576) merupakan faktor risiko kematian pada kejadian kecelakaan lalu lintas. Status jalan dan jam kejadian bukan merupakan faktor risiko kematian pada kejadian kecelakaan lalu lintas. Variabel orang sebagai determinan kematian pada kejadian kecelakaan lalu lintas adalah pengguna jalan yang menggunakan kendaraan. Diharapkan masyarakat mengutamakan keselamatan jalan dengan cara melakukan upaya pencegahan risiko yaitu dengan meningkatkan kewaspadaan dan berperilaku sehat dalam berkendara seperti mentaati peraturan berkendara dengan baik, penggunaan alat pelindung diri terutama helm, dan tidak berkendara jika dalam keadaan tidak sehat.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PETUGAS SAMPAH DI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA MASOHI PROVINSI MALUKU Alfiyanti Linda Lewenussa; Arief Fardiansyah; Mukhammad Himawan Saputra
MEDICA MAJAPAHIT Vol 14 No 2 (2022): Medica Majapahit
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Majapahit Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Excessive workloads cause fatigue for waste officers, by improving workloads it can reduce waste officer fatigue and increase work productivity. The purpose of the study was to identify the workload of waste officers, identify work fatigue of waste officers and analyze the relationship between workload and work fatigue of waste officers at the environmental service of Masohi City, Maluku Province. This study used a cross sectional research design. The sample used as many as 36 respondents garbage officers. Sampling using simple random sampling technique. The instruments used are workload observation sheets and work fatigue questionnaire sheets, stationery, digital cameras. Data analysis was performed using the Spearman rank test. The results of this study indicate that some of the workloads experience light workloads with results of 94,14%. Fatigue shows that some experience moderate work fatigue with a result of 63.9%. Statistical test results obtained p value = 0.004 with a correlation value = 0.471 which means there is a relationship. It can be concluded that there is a significant relationship between workload and work fatigue and the strength of the relationship is sufficient or strong enough for the waste officer at the environmental service office, Masohi city, Maluku province. Suggestions that can be given to the relevant agencies are to take advantage of the best possible rest time to minimize the occurrence of fatigue.