Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Impact of Economic Growth on Income Disparity and Poverty Riyanto, Wahyu Hidayat
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2018: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2308

Abstract

Pada studi ini ada hal penting yang melatarbelakangi analisis dampak pertumbuhan ekonomi terhadap disparitas pendapatan serta kemiskinan, yaitu; tujuan pembangunan yang berorientasi mengejar tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi dengan harapan akan mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan dan mengurangi kemiskinan penduduk menjadi berbeda sebagaimana yang terjadi di Kabupaten/Kota provinsi Jawa Timur. Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap disparitas pendapatan membuktikan bahwa hipotesis Kutnez berlaku di Kabupaten/Kota provinsi Jawa Timur dengan adanya korelasi positif kesenjangan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi. Hasil studi ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi mempunyai hubungan dengan kemiskinan mengikuti pola huruf U. Pertumbuhan ekonomi mempengaruhi tingkat kemiskinan dengan arah hubungan negatif. Mengacu pada hasil studi ini, kebijakan pro-poor growth yang mengasumsikan bahwa pertumbuhan ekonomi merupakan “necessary condition” sejalan dengan berlakunya hipotesis Kutnez dalam persoalan kemiskinan di Kabupaten/Kota Jawa Timur tidak terlalu tepat digunakan.
Youth NEET in Indonesia: Regional Disparities and Urban Planning Implications for Malang Priyambodo, Reza Nugraha Dinda; Riyanto, Wahyu Hidayat; Putranto, FX Gugus Febri; Firmansyah, Muhammad
PANGRIPTA Vol. 9 No. 1 (2026): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58411/1bg8q467

Abstract

The phenomenon of youth Not in Employment, Education, or Training (NEET) poses a serious challenge to human resource development in Indonesia due to its long-term social and economic impacts. This study examines the NEET youth aged 16–30 by considering individual and environmental characteristics, including marital status, age, disability, education level, gender, region of residence, economic growth, and the interaction between marital status and age group. The study uses a quantitative approach, employing binary logistic regression, drawing on SAKERNAS 2023 data and economic growth data from 34 Indonesian provinces. The results show that all variables are significant at the 1 percent level (p < 0.01). Unmarried youth, younger individuals, people with disabilities, women, those with low education, and those residing in urban areas have a higher risk of being NEET. Education significantly reduces this risk. Economic growth has a limited, non-inclusive effect, and the interaction between marital status and age group reduces the probability of NEET status. This research contributes to the growing literature on regional development and planning through spatial disparities, particularly the urban-rural divide that contributes to the NEET phenomenon. The results demonstrate that place-based policies, such as strengthening the integration between education and the labor market, creating specific employment programs tailored to regional conditions, and implementing targeted interventions in rapidly growing urban areas like Malang City, are necessary to promote inclusive youth integration into the labor market.