Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ANALISIS RAGAM MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF FILM "AYAT-AYAT CINTA" KARYA HANUNG BRAMANTYO: KAJIAN SEMANTIK Nada Lingga Afrili; Arju Susanto; Tadjuddin Nur
Perspektif Vol 2 No 3 (2023)
Publisher : Yayasan Jaringan Kerja Pendidikan Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53947/perspekt.v2i3.491

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menelaah ragam makna denotatif dan konotatif yang ada di dalam film “Ayat-Ayat Cinta” karya Hanung Bramantyo. Teori yang digunakan pada penelitian ini ialah teori ragam makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Data penelitian ini ialah dialog antar tokoh yang mengandung ragam makna denotatif dan konotatif. Hasil penelitian ini menunjukkan ragam makna denotatif dan konotatif yang terkandung dalam dialog pada film Ayat-Ayat Cinta. Ragam denotatif ialah bersifat apa adanya, sedangkan ragam konotatif ialah bersifat kebalikan dari apa adanya. Ragam makna yang paling banyak ditemukan di dalam penelitian ini adalah ragam makna konotatif.   Abstract This study aims to examine the various denotative and connotative meanings in "Ayat-Ayat Cinta" movie by Hanung Bramantyo. The theory used in this study is the theory of multiple meanings. The method used in this study is a descriptive qualitative method. The data of this research are dialogues between characters that contain a variety of denotative and connotative meanings. The results of this study show the variety of denotative and connotative meanings contained in the dialogues in the film "Ayat-Ayat Cinta". The denotative variety is what it is, while the connotative variety is the opposite of what it is. The variety of meaning that is most often found in this study is the variety of connotative meaning.  
Abreviasi dalam Pesan Grup WhatsApp Siswa Sekolah Dasar Nur Azizah; Arju Susanto; Tadjuddin Nur
Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jbs.v11i2.121482

Abstract

This study delves into the utilization of diverse types of abbreviations in the context of WhatsApp group messages among sixth-grade students at SDN Karang Tengah 06. The research specifically focuses on identifying and categorizing abbreviations, acronyms, contractions, and fragments that are commonly employed. Employing qualitative research methods, including adept free-viewing and note-taking techniques, the investigation analyzes transcripts of group conversations involving class VI students in September 2022. The results of this analysis shed light on the prevalence of abbreviation usage within written communication among this cohort of 12 to 13-year-olds. Notably, the findings underscore the practicality of abbreviations in efficiently conveying information, especially considering the constraints of the medium. The data further reveals the intricate nature of these abbreviations, with many words exhibiting multiple forms of abbreviation. Through this research, a comprehensive understanding of the role and impact of abbreviation in contemporary written communication, particularly within the dynamics of adolescent peer groups, emerges, contributing to broader insights in the field.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM TUTUR MASYARAKAT JAKARTA SEHARI-HARI DI KELURAHAN JATI PADANG Tessa Amallia; Arju Susanto; Tadjuddin Nur
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v8i4.245

Abstract

Penelitian ini membahas persoalan alih kode dan campur kode dalam tutur masyarakat Jakarta sehar-hari di Keluruahan Jati Padang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode yang terjadi di Kelurahan Jati Padang, Mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode serta mendeskrisikan fungsi dari alih kode dan campur kode yang terjadi dalam tutur masyarakat Jakarta sehari-hari di Kelurahan Jati Padang. Subjek penelitian ini merupakan masyarakat RT 014 RW 006 di Kelurahan Jati Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik dalam penelitian ini menggunakan teknik hasil dari observasi dan wawancara dengan mengamati penutur berbicara dengan lingkungannya. Hasil dari penelitian yang didapat melalui pemaparan sesuai dengan data di lapangan. Hasil pemerolahan yang didapat berupa 2 alih kode, yaitu alih kode ke luar dan alih kode dalam, yang mana terdiri dari 8 alih kode, yaitu 2 data alih kode ke luar dan 6 data alih kode dalam. Kemudian didapat juga 15 campur kode, yaitu campur kode ke dalam berjumlah 7 dan campur kode ke luar berjumlah 8. Selain itu, didapat pula faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode serta fungsi dari alih kode dan campur kode.
Fungsi Tindak Tutur Direktif dalam Novel Start Again karya Seplia Ad'hania Maulani; Somadi Sosrohadi; Tadjuddin Nur
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.4129

Abstract

Tindak tutur adalah tindakan komunikasi yang dilakukan melalui ucapan atau pernyataan untuk mencapai tujuan tertentu dalam berinteraksi. Setiap tuturan yang terdapat dalam novel cukup bervariasi jika ditinjau dari fungsi tindak tutur direktif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan fungsi tindak tutur direktif dalam novel Start Again karya Seplia. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori Searle. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Start Again karya Seplia. Hasil analisis berupa fungsi tindak tutur direktif yang ditemukan dalam novel Start Again karya Seplia yaitu memesan, memaksa, mengajak, memerintah, menyarankan, memohon, menagih, meminta, menasihati, menghina, melarang, dan mengemis.
Implikatur Tindak Tutur Pemandu dengan Wisatawan Museum Sejarah Jakarta: Kajian Pragmatik Indira Intan Pratiwi; Tadjuddin Nur; Nisrina Rona Nabilah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis implikatur dalam tindak tutur ilokusi pemandu dengan wisatawan Museum Sejarah Jakarta. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan kualitatif sebagai pendekatan, metode yang bersifat deskriptif, dengan teori implikatur dan tindak tutur ilokusi George Yule. Sumber data dalam penelitian ini, berupa rekaman audio yang berisi tuturan pemandu dengan wisatawan pada saat berlangsungnya layanan pemanduan. Rekaman audio di transkripsi dengan teknik simak catat, kemudian dikelompokkan berdasarkan jenis implikatur dan tindak tutur ilokusi. Hasil analisis dari penelitian ini berupa jenis implikatur dalam tindak tutur ilokusi pemandu dengan wisatawan Museum Sejarah Jakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa; terdapat lima belas data tindak tutur ilokusi yang berupa; tindak tutur ilokusi representatif, tindak tutur ilokusi direktif, tindak tutur ilokusi ekspresif, tindak tutur ilokusi komisif, tindak tutur ilokusi deklarasi, dan lima belas data tersebut terdapat implikatur yang berupa; implikatur percakapan umum, implikatur percakapan khusus, implikatur percakapan berskala dan implikatur konvensional. Jenis tersebut menunjukkan variasi tuturan yang digunakan oleh pemandu dalam layanan pemanduan museum.
A Metafora pada Lirik Lagu Shinkai Karya Eve Pendekatan Teori Ullman dan Halley Tri Adhi Yudha Nugroho; Tadjuddin Nur
Jurnal Sakura : Sastra, Bahasa, Kebudayaan dan Pranata Jepang Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JS.2024.v06.i02.p08

Abstract

This research is titled "Metaphor in Eve's Shinkai song lyrics using Ullman and Halley's theory". This research analyzes the metaphors contained in Eve's song lyrics entitled Shinkai. This research uses Ullman and Halley's metaphor theory and uses descriptive analysis method. The purpose of this study is to explain and describe the use and meaning of metaphors used by the author in the lyrics of the song he composed in this study is the lyrics again titled Shinkai. The lyrics of the song Shinkai contain metaphors that are creatively created by the songwriter and the listeners of the song try to interpret them. The result of this research is that 4 types of metaphors were found, namely anthropomorphic, abstracting, and synesthetic metaphors proposed by Ullman and terrestrial metaphors proposed by Halley. The song uses metaphors to create strong and profound imagery to describe the darkness and despair felt by the subject of the song. These metaphors help listeners to understand complex feelings through more figurative and imaginative language.