Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

METODE MELATIH KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK Harianto, Jimi
AHSANTA JURNAL PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2019)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Agama Islam merupakan pendidikan nilai. Karena lebih banyak menonjolkan aspek nilai, baik nilai ketuhanan maupun nilai kemanusiaan, yang hendak ditanamkan atau ditumbuhkembangkan ke dalam diri peserta didik sehingga dapat melekat padadirinya dan menjadi kepribadiannya. Proses Internalisasi nilai ajaran Islam menjadi sangat penting bagi peserta didik untuk dapat mengamalkan dan mentaati ajaran dan nilai-nilai agama dalam kehidupannya, sehingga tujuan Pendidikan Agama Islam tercapai. Upaya dari pihak sekolah untuk dapat menginternalisasikan nilai ajaran Islam kepada diri peserta didik menjadi sangat penting, dan salah satu upaya tersebut adalah dengan metode pembiasaan di lingkungan sekolah. Metode pembiasaan tersebut adalah dengan menciptakan suasana religius di sekolah, karena kegiatan–kegiatan keagamaan dan praktik-praktik keagamaan yang dilaksanakan secara terprogram dan rutin (pembiasaan) diharapkan dapat mentransformasikan dan meng-internalisasikan nilai-nilai ajaran Islam secara baik kepada peserta didik.
PENGARUH MEDIA YOUTUBE TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL DI BANDAR LAMPUNG Azizah, Aura Khoirunnisa; Harianto, Jimi; Pamungkas, Arimbi
Waniambey: Journal of Islamic Education Vol. 5 No. 1 (2024): Juni, Waniambey: Journal of Islamic Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah, IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53837/waniambey.v5i1.1090

Abstract

Youtube is a platform or media that people, both adults and children often use. Along with the development of technology, of course, this can affect the social-emotional development of students if it is continuously used. The role of digital media such as YouTube in shaping the mindset and behaviour of these children is a major concern for all of us, one aspect that needs to be considered is its influence on social-emotional development in Bandar Lampung. This study aims to determine the effect of using YouTube media on social-emotional development in Bandar Lampung. This study uses quantitative research methods with an inferential statistical research design, using a population and sample of 32 students. Data collection techniques using observation sheets and questionnaires. The results showed that there was an effect of t-count> t-table with a significance level of 5% or 0.05, namely 2.663> 2.042, so it can be concluded that Ho is rejected. Ha is accepted, namely there is an influence between the use of YouTube media on social-emotional development in Bandar Lampung.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL DAN AGAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN Widianingtyas, Ulfa Tri Putri; Harianto, Jimi; Dewantari, Tri
AHSANTA JURNAL PENDIDIKAN Vol 10 No 1 (2024)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era sekarang teknologi mengalami kemajuan yang sangat pesat dengan meningkatnya penggunaan gadget. Meningkatnya penggunaan gadget pada anak dapat menyebabkan perubahan pada perkembangannya terutama perkembangan moral dan agamanya, membuat anak menjadi malas, dan dapat mempengaruhi perilaku anak. Hal ini tentunya menjadi sebuah peringatan bagi orang tua untuk membatasi dan mengawasi anak ketika bermain gadget. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan gadget dengan perkembangan moral dan agama anak usia 5-6 tahun di TK Kecamatan Tanjung Karang Pusat Bandar Lampung. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang memadai antara intensitas penggunaan gadget terhadap perkembangan moral dan agama anak usia 5-6 tahun di TK Kecamatan Tanjung Karang Pusat Bandar Lampung. Berdasarkan perhitungan diperoleh rhitung = -0,463 sedangkan rtabel = 0,325 dengan tingkat hubungan yang memadai dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,004 ≤ 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi orang tua agar dapat selektif dalam mengawasi dan membatasi anak bermain gadget. Orang tua dapat memberikan permainan edukatif kepada anak untuk meningkatkan perkembangan moral dan agama anak secara optimal.
PENINGKATAN PEMBELAJARAN PAI MELALUI DISCOVERY INQUIRY PADA SEKOLAH DASAR DI BANDAR LAMPUNG Harianto, Jimi; Agung, Putri
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2019): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/atjpi.v10i2.4793

Abstract

Kenyataan di lapangan banyak dijumpai metode mengajar guru yang belum maksimal khususnya dalam pembelajaran Agama Islam, sehingga dalam proses pembelajaran siswa tidak efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pembelajaran pendidikan agama islam melalui discovery inquiry. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) atau classroom action research, pertama dalam mengembangkan kerja guru yang kolaboratif, sehingga guru diharapkan memahami metode dalam pembelajaran yakni dengan pendekatan discovery inquiry, dan menghasilkan pembelajaran agama islam sesuai dengan kaidah-kaidah pembelajaran yang efektif. Kedua, dalam melaksanakan pendekatan discovery inquiry perlu adanya langkah-langkah dan tujuan pembelajaran yang jelas, sehingga upaya dalam meningkatan pembelajaran agama islam tercapai dengan baik. Selanjutnya penelitian ini menggunakan sistem dua arah yakni menggunakan pendekatan discovery inquiry, yang menjadi subjeknya adalah siswa SD kelas V Way Halim Permai Bandar Lampung. Dalam pelaksanaan tindakan pembelajaran pendidikan agama islam dilakukan perbaikan sebanyak tiga kali pertemuan, kecuali pra siklus. Pada siklus pertama mengalami peningkatan sedang dengan hasil belajar siswa rata-rata 53,34% atau 16 siswa belum memperoleh peningkatan kemampuan. Pada siklus kedua jumlah siswa yang bermasalah sebanyak 16,67% atau berkurang 5 siswa. Dengan ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan melalui model Discovery inquiry pada pembelajaran Agama Islam di kelas V SDN 2 way halim permai Bandar Lampung tercapai dengan baik sehingga hasil proses belajar siswa mengalami peningkatan yang signifikan.
Sosialisasi cara pembuatan jamu dalam meningkatkan daya tahan tubuh Fatonah, Yunia Nur; Harianto, Jimi
Al-Mu'awanah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/almuawanah.v3i1.10805

Abstract

Program pengabdian kepaa masyarakat dalam bentuk sosialisasi ini dilaksanakan atas dasar kerjasama mahasiswa KKN-DR UIN Raden Intan Lampung dengan masyarakat pekon Margoyoso Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung untuk memberikan sosialisasi kepada masayarakat pekon tersebut mengenai pembuatan jamu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Metode yang dilakukan adalah kualitatif, dengan sampel warga pekon Margoyoso. Tujuan pengabdian ini ialah untuk meningkatkan kesadaran akan mengkonsumsi sesuatu yang alami dalam pemenuhan kesehatan terutama peningkatan daya tahan tubuh. Hasilnya, masyarakat PekonMargoyoso memahami dan mengerti proses pembuatan dan bahan yang digunakan serta manfaat yang terkandung didalam produk jamu tersebut.Dengan mengupayakan pemanfaatan tanaman obat dalam pemenuhan kebutuhan daya tahan tubuh masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan pada saat melakukan kegiatan penyuluhan door to door dengan cara memberikan arahan dan memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya pekon Margoyoso tentang cara pembuatan jamu serta manfaat dan bahan – bahan yang digunakan dalam pembuatannya.Kata Kunci : sosialisasi, jamu, daya tahan tubuh
UPAYA GURU MENSTIMULASI KEMAMPUAN BERBICARA ANAK USIA DINI PADA KELOMPOK A DI RA PERMATA BUNDA Octavia, Mutiara; Harianto, Jimi; Pamungkas, Arimbi
AHSANTA JURNAL PENDIDIKAN Vol 11 No 1 (2025)
Publisher : STKIP Al Islam Tunas Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2503/ajp.v11i1.129

Abstract

Penelitian ini mengkaji upaya guru dalam menstimulasi kemampuan berbicara anak usia dini. Kemampuan berbicara merupakan aspek krusial dalam perkembangan anak, memengaruhi kemampuan bersosialisasi dan belajar mereka. pada usia dini, stimulasi yang tepat sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan perkembangan bahasa. tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya guru menstimulasi kemampuan berbicara anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. objek penelitian pada penelitian ini yaitu kemampuan berbicara anak usia dini pada anak kelompok A di RA Permata Bunda. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu guru di kelas A yang berjumlah 2 orang dan sumber data berjumlah 10 peserta didik yang ada di kelas A. hasil penelitian menujukan guru dan orang tua memiliki peran yang sangat penting dan saling melengkapi dalam menstimulasi kemampuan berbicara anak usia dini melalui kegiatan bercerita dan bermain, baik di sekolah maupun di rumah. guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga menjadi teladan dan pembimbing yang sabar dalam membentuk kebiasaan baik anak.
PENERAPAN TEKNOLOGI DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN DIRI GURU ANAK USIA DINI Harianto, Jimi; Safitri, Amanda Ajeng; Alfadila, Eva
EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educator.v5i4.9017

Abstract

Early Childhood Education (ECE) teachers must continually adapt their roles to support children's character development and meet evolving educational needs. Beyond educating, teachers act as facilitators and innovators, which requires ongoing professional development. This study examines how technology supports early childhood teachers' self-development, identifies factors that influence its implementation, and analyzes its impact on professional growth. The research uses a library research method, collecting and analyzing relevant books, journal articles, and research reports. Findings show that Information and Communication Technology (ICT) is central to ECE teachers' professional development. Digital infrastructure, including internet access, hardware, software, and online platforms, allows teachers to access resources, collaborate, and design innovative lessons. Effective ICT use not only engages students with digital materials but also encourages teachers to innovate and adapt their methods to current educational demands. The success of ICT integration depends on available facilities, teachers' digital skills, and institutional support. ABSTRAKPeran guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi pembentukan karakter anak dituntut untuk terus berkembang seiring kemajuan zaman. Guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai fasilitator dan inovator dalam menciptakan lingkungan belajar yang bermakna, yang memerlukan pengembangan kompetensi profesional secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penerapan teknologi dalam pengembangan diri guru PAUD, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya, serta menganalisis dampak teknologi terhadap peningkatan kemampuan profesional guru. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan teknik pengumpulan data melalui tinjauan dan analisis terhadap sumber-sumber tertulis seperti buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan dengan fokus kajian. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berperan sentral dalam pengembangan profesi guru PAUD. Infrastruktur digital seperti akses internet, perangkat keras, perangkat lunak, dan platform daring memungkinkan guru mengakses sumber belajar, berkolaborasi, dan mendesain pembelajaran inovatif. Penerapan TIK yang sistematis tidak hanya merangsang keaktifan peserta didik melalui eksplorasi materi digital, tetapi juga mendorong guru untuk berinovasi dan menyesuaikan metode pengajaran dengan tuntutan pendidikan kontemporer. Keberhasilan integrasi TIK sangat dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas, kompetensi digital guru, serta dukungan kelembagaan.
Aktualisasi Pembelajaran Akidah Akhlak Sebagai Basis Pengembangan Karakter Anak Usia Dini Di Lembaga Paud Intan Pertiwi Harianto, Jimi; Masilawati; Fadilah, Santi
Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika Vol 4 No 2 : Desember (2025): Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Early childhood is a critical period for establishing character through the internalization of Islamic faith and moral values. This study analyzes the implementation of Akidah Akhlak learning as a foundation for character development in children at the Intan Pertiwi Early Childhood Education Institution, with a focus on honesty, empathy, and discipline. Using a qualitative case study approach, data were collected through participant observation, in-depth interviews with teachers and parents, and curriculum documentation. The findings show that Islamic creed and ethics are taught through three main strategies: integrating values into daily routines, sharing stories of Islamic role models, and employing play- and singing-based contextual learning. These methods have effectively fostered positive behaviors, such as sharing, honesty, and respect, as well as increased discipline among children. The study concludes that teaching Islamic creed and ethics provides a strong basis for character development, with success relying on contextual approaches, teacher role modeling, and collaboration between schools and parents.
MAKNA IBADAH DALAM KEHIDUPAN SOSIAL MAHASISWA MUSLIM Rossa, Julia; Eka Septi Anggraini, Adelia; Harianto, Jimi
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Worship in the social aspect of Muslim student life has frequently been perceived as confined to vertical rituals (hablun minallah) rather than social practices (hablun minannas). This research aims to analyze how Muslim students interpret worship, particularly prayer, fasting, and charity, and how this interpretation is reflected in their social interactions and student activities. Using a qualitative approach with a case study design at three universities, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and then analyzed thematically. The research findings indicate that students who comprehensively understand worship tend to have higher levels of empathy, social care, and a sense of collective responsibility. Worship performed with reflective awareness brings inner peace and fosters social piety, such as honesty in organizations, fairness toward others, and active participation in philanthropic activities and community service. This finding confirms that worship is not merely an individual spiritual obligation but rather an important foundation in shaping social ethics and building a civilized, inclusive, and harmonious campus culture.
Penanaman Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Salat Dhuha pada Anak Usia Dini Andriani, Novi; Sulistianah, Sulistianah; Harianto, Jimi
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Menanamkan Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Salat Dhuha. Melalui pembiasaan ini peserta didik diajarkan untuk berkomitmen meluangkan waktu untuk beribadah, mengajarkan nilai kesabaran dan kedisiplinan dalam melaksanakan rutinitas harian. Dengan pembiasaan Salat Dhuha yang dilakukan di sekolah diharapkan peserta didik mampu mengatur waktu dengan baik, sehingga dapat mempengaruhi karakter disiplin. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi dan pedoman wawancara, dengan subjek penelitian adalah 11 siswa kelompok A di sekolah. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Salat Dhuha di Sekolah berperan strategis dalam menanamkan disiplin waktu, belajar, dan tata krama pada anak usia dini melalui rutinitas terjadwal, bimbingan guru, serta pembiasaan berjamaah yang konsisten sehingga menjadi instrumen pendidikan karakter religius dan disiplin secara utuh