Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Mimba (Azadirachta indica Juss) dan Kemangi (Ocimum sanctum L.) dan Evaluasinya Sebagai Hair Tonic Spray Irwan, Andi Annisa Anastasya; Dzakiyah, Ainun; Angriani, Yuni; Asri, Fitriani; Khalid, Davi Rahmat; Purnamasari, Vina; Yuliana, Dewi
Jurnal Fitofarmaka Indonesia Vol 11, No 2 (2024): JURNAL FITOFARMAKA INDONESIA
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jffi.v11i2.1287

Abstract

A phytochemical screening of Neem (Azadirachta indica Juss) and Holy Basil (Ocimum sanctum L) leaf extracts has been conducted, along with a hair tonic spray formulation. The aim of this research is to determine the chemical constituents of Neem and Holy Basil leaf extracts and formulate them into a hair tonic spray. The study included tests for flavonoids, tannins, alkaloids, steroids, and saponins in both Neem and Holy Basil extracts, as well as an evaluation of the stability of the hair tonic spray formulation. The research findings revealed that the Neem and Holy Basil extracts contain flavonoids, tannins, alkaloids, steroids, and saponins. The formulation was evaluated through organoleptic assessments, homogeneity tests, pH measurements, bulk density, and viscosity assessments, all of which Evaluation met the requirements established for a hair tonic spray.
Antioxidant Activity Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Lerak (Sapindus rarak DC) Dengan Metode Peredaman Radikal Bebas DPPH Asri, Fitriani; Suhaenah, Asriani; Maryam, St.
Makassar Pharmaceutical Science Journal (MPSJ) Vol 2 No 3 (2024)
Publisher : PHARMACY UMI JOURNAL SYSTEM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mpsj.v2i3.289

Abstract

FITRIANI ASRI. Antioxidant Activity Of Ethanol Extract Of Lerak eaves (Sapindus rarak) Using The DPPH Free Radical Reduction Method (Supervised by Asriani Suhaenah dan St. Maryam) Lerak leaves (Sapindus rarak) are a traditional plant used by the community to treat various diseases. The secondary metabolic compounds contained in the lerak plant (Sapindus rarak) which have potential as antioxidants are flavonoids, alkaloids, saponins, tannins, quinones, steroids and triterpenoids which are obtained through extraction using ethanol solvent. This research aims to determine the antioxidant activity of the ethanol extract of lerak leaves (Sapindus rarak) using the DPPH free radical reduction method (1,1-diphenyl-2-picrihydrazyl). The antioxidant value was measured using UV-Vis spectrophotometry at a wavelength of 516 nm. The calculation results show an IC50 value of 876,592 μg/mL (very weak category) while quercetin as a comparison has very strong antioxidant activity with an IC50 value of 1,882 μg/mL.
Engagement and Kafā’ah from the Perspective of Maqāṣid al-Sharī‘ah: A Study of Islamic Law and Malay Customary Practices Asri, Fitriani; Nelli, Jumni
Kutubkhanah Vol 25, No 2 (2025): December
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v25i2.38715

Abstract

Peminangan (khitbah) dan kafa’ah merupakan dua konsep penting dalam tahap pra-nikah yang berfungsi sebagai fondasi keutuhan rumah tangga dalam Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik peminangan dan pemaknaan kafa’ah dalam adat Melayu melalui perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yuridis-sosiologis. Data diperoleh melalui studi lapangan terkait praktik peminangan (merisik) dalam masyarakat adat Melayu serta studi kepustakaan terhadap literatur fikih dan maqāṣid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peminangan dalam adat Melayu berfungsi sebagai mekanisme preventif yang menilai kesiapan moral, sosial, dan psikologis calon pasangan. Konsep kafa’ah dipahami secara fungsional sebagai kesepadanan nilai, akhlak, dan tanggung jawab, bukan sebagai instrumen eksklusivitas sosial. Dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī‘ah, praktik tersebut sejalan dengan tujuan menjaga agama, jiwa, kehormatan, dan keturunan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi hukum Islam dan adat Melayu melalui pendekatan maqāṣid mampu memperkuat keutuhan rumah tangga serta menunjukkan relevansi kearifan lokal dalam pengembangan hukum keluarga Islam yang kontekstual dan berorientasi pada kemaslahatan.