Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Hubungan Antara Kualitas Dukungan Konseling Laktasi Bidan di Ruang Nifas Dengan Tingkat Efikasi Diri (Self- Efficacy) Ibu dalam Menyusui di Rumah Sakit Metro Hospitals M Toha Farlikhatun, Lili; Langou, Wendeassia Guvera
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56085

Abstract

Abstrak : Masa nifas merupakan periode krusial dalam keberhasilan menyusui karena pada fase ini terbentuk keyakinan ibu terhadap kemampuannya memberikan ASI, sementara capaian ASI eksklusif di Indonesia masih belum memenuhi target nasional. Observasi dan wawancara awal pada ibu nifas di Rumah Sakit Metro Hospitals M Toha menunjukkan bahwa sebagian ibu merasa konseling laktasi yang diterima belum sepenuhnya meningkatkan kepercayaan diri mereka, terutama dalam menghadapi masalah pelekatan, nyeri saat menyusui, dan kekhawatiran terhadap produksi ASI. Kondisi ini menegaskan pentingnya kualitas dukungan konseling laktasi bidan sebagai faktor yang berpotensi memengaruhi efikasi diri ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kualitas dukungan konseling laktasi bidan di ruang nifas dengan tingkat efikasi diri ibu dalam menyusui. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di Rumah Sakit Metro Hospitals M Toha pada November–Desember 2025, melibatkan 30 ibu nifas melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kualitas konseling laktasi dan Breastfeeding Self-Efficacy Scale (BSES), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kualitas konseling laktasi dan tingkat efikasi diri ibu, di mana konseling berkualitas baik berasosiasi dengan self-efficacy yang lebih tinggi. Peningkatan mutu konseling berbasis komunikasi empatik dan dukungan psikologis direkomendasikan guna memperkuat keberhasilan menyusui serta mendorong penelitian longitudinal terkait keberlanjutan ASI eksklusif.
Hubungan Penerapan Tradisi Postpartum Lokal Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Pasirkecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten Farlikhatun, Lili; Jayanti, Jayanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56268

Abstract

Latarbelakang : Kesehatan dan tumbuh kembang bayi, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penerapan tradisi postpartum lokal yang masih kuat di masyarakat. Tradisi seperti pantangan makanan ibu atau pemberian makanan tambahan dini dapat menjadi faktor pendukung maupun penghambat ASI eksklusif, tergantung pada kesesuaiannya dengan rekomendasi kesehatan. Tujuan: Untuk Mengetahui Hubungan Penerapan Tradisi Postpartum Lokal Terhadap Keberhasilan Pembeian ASI Eksklusif Di Desa Pasir Kecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten Tahun 2025 Metode: Penelitian quasy eksperimen. Variabel indepeneden dalam penelitian ini adalah penerapan tradisi postpartum lokal, variabel dependennya adalah keberhasilan pembeian ASI Eksklusif . Total reponden dalam penelitian ini secara total sampling yaitu seluruh ibu menyusui di Desa Pasir Kecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten sebanyak 52 responden Hasil: Hasil analisa P value > 0,05 di dapatkan 0,218 sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak adanya perbedaan antara kelompok intervensi yaitu penerapan tradisi postpartum local dengan dilakukan pendidikan kesehatan dengan kelompok kontrol yaitu penerapan tradisi postpartum local tanpa di lakukan pendidikan kesehatan Kesimpulan dan Saran: Bagi praktisi kesehatan, terutama bidan dan tenaga promosi kesehatan, penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan pelayanan dan penyuluhan yang lebih berbasis budaya. Sehinga praktisi dapat strategi komunikasi yang lebih efektif dan tidak bertentangan dengan nilai adat setempat.
Analisis Sikap Positif Asi Eksklusif Terhadap Tingkat Pemberian Asi Eksklusif di Puskesmas Bojongjuruh Lebak- Banten Farlikhatun, Lili; Hasanah, Dewi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56375

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, dengan salah satu faktor penentunya adalah sikap ibu terhadap menyusui. Sikap positif terhadap ASI eksklusif dapat meningkatkan motivasi, keyakinan, dan konsistensi ibu dalam memberikan ASI secara optimal, sehingga berkontribusi pada keberhasilan praktik ASI eksklusif. Tujuan: Untuk Mengetahui Sikap Positif ASI Eksklusif Terhadap Tingkat Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Bojongjuruh Lebak Banten Tahun 2025. Metode: Total reponden dalam penelitian ini adalah 30 responden terhitung berdasarkan data ibu ibu menyusui yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 responden kelompok ibu menyusui memiliki sikap positif. Dan 15 responden kelompok ibu yang menyusui memiliki sikap negative dengan cara puposif sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, menggunakan uji beda independent sample t tes jika berdistribusi normal dan jika tidak berdistribusi nomrla gunakan uji mann- whitney statsitik SPSS versi 25. Hasil: Dari uji beda mann- whitney di simpulkan ada perbedaan Rata- Rata Tingkat Pemberian ASI Eksklusif Pada Kelompok Intervensi Dan Kontrol Pada Ibu Menyusui dengan nilai Asymp. Sig (2 – Talled) 0,000 sehingga dapat di simpulkan Ada nya Pengaruh Sikap Positif ASI Eksklusif Terhadap Tingkat Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Bojongjuruh Lebak Banten Tahun 2025. Kesimpulan dan Saran: Bagi praktisi kesehatan, terutama bidan dan tenaga promosi kesehatan, Penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Bojongjuruh dalam menilai efektivitas program promosi ASI Eksklusif. Hasil penelitian juga dapat dijadikan dasar untuk menyusun strategi edukasi dan intervensi berbasis perilaku, seperti konseling laktasi dan kelas ibu menyusui yang lebih menekankan pada pembentukan sikap positif terhadap ASI Eksklusif.