Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Riwayat Pemberian Asi Eksklusif, Pola Asuh Dan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Terjadinya Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan Gusman, Yuni Malinda; Farlikhatun, Lili
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 14 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v14i02.2586

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi dimasyarakat, terutama balita. Tahun 2022 terdapat 6,31 balita diwilayah kerja puskesmas Karyamekar menderita stunting. Banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stunting antara lain riwayat pemberian ASI eksklusif, pola asuh dan pengetahuan ibu tentang gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat pemberian ASI eksklusif, pola asuh dan pengetahuan ibu tentang gizi dengan terjadinya stunting pada balita usia 24-59 bulan. Desain penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penlitain ini adalah ibu yang memiliki balita usia 24-59 bulan dengan jumlah sampel 280 orang. Analisa data dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan program SPSS. Dari analisa univariat diperoleh hasil responden yang memiliki balita stunting yaitu 37 (13,2%), bayi tidak ASI Eksklusif yaitu 189 (67,5%), pola asuh kurang yaitu 161 (57,5%) pengetahuan gizi rendah yaitu 164 (58,6%). Dari hasil uji statistic dengan chi square test diperoleh bahwa terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif (p value = 0,005), pola asuh nilai (pvalue = 0,000) dan pengetahuan tentang gizi (pvalue = 0,000) dengan terjadinya stunting pada balita usia 24-59 bulan. Kesimpulan dan Saran: Terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif, pola asuh dan pengetahuan tentang gizi dengan terjadinya stunting pada balita usia 24-59 bulan. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan intervensi sesuai dengan masalah yang menyebabkan stunting
The Difference In The Effect Between Abdominal Breathing Techniques And Deep Back Massage On Reducing Labor Pain During The Active Phase I At Cengkareng Hospital In 2022 Farlikhatun, Lili; Hanurawati, Ira
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 3 No. 3 (2023): August 2023
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v3i3.197

Abstract

Labor pain is the main problem experienced by maternity mothers (Rahayu, 2018). In Brazil, labor pain reaches more than 50% of the birth rate in a hospital which is the highest percentage worldwide (Alam, 2020). A preliminary study conducted by the authors, in May 2022, of 10 maternity mothers, 7 (70%) mothers felt severe pain, 2 (20%) mothers felt moderate pain, and 1 (10%) mothers felt mild pain. Therefore, the author is interested in conducting research on pain management with non-pharmacological methods in the form of relaxation and massage, on this occasion the author will conduct research on the difference between abdominal breathing techniques and deep back massage on reducing labor pain during the active phase I in physiological childbirth at Cengkareng Hospital in 2022. Knowing the difference in the influence between abdominal breathing techniques and deep back massage on reducing labor pain during the active phase at cengkareng hospital in 2022. This type of research is quantitative research, research design using quasi-experiments with one group pretest and posttest design. The sampling technique is a consecutive sampling technique, with a total sample of 44 respondents. Data processing using the T-test. Based on the results of independent analysis-test, a p value of 0.000 (p value < α 0.05) was obtained with a deep back massage standard deviation of 0.512 < 0.528 so that the results were obtained that H0 was rejected and Ha was accepted. From these results, it is concluded that there is a difference between abdominal breathing techniques and deep back massage in overcoming labor pain during the I active phase. Thus from both techniques more effective against pain adaptation response is deep back massage. The conclusion of this study is that deep back massage is more effective than abdominal breathing techniques with a standard deviation of 0.512 < 0.528 and a p value of 0.000 (p value < 0.05).
Pengaruh Konsumsi Tinggi Protein Nabati Kacang Almond Terhadap Kualitas Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di RS. Medirossa 2 Cibarusah Farlikhatun, Lili; Ernas, Irmanita
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Proses penyembuhan luka perineum memiliki waktu kesembuhan yang bervariasi yaitu 6-7 hari . Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti karakteristik ibu bersalin, sttus gizi, perawatan dan kondisi perlukaannya. Luka perineum ini dapat cepat sembuh apabila ibu nifas mendapatkan asupan nutrisi yang cukup terutama makanan yang kandungan proteinnya tinggi. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh konsumsi Protein Nabati Kacang Almond untuk penyembuhkan luka Perineum pada Ibu Nifas di Rs. Medirossa 2 Cibarusah tahun 2023. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment. desain penelitian dengan menggunakan two group post test only design, Populasi dalam penelitian ini mengacu pada data seluruh ibu nifas dengan luka perineum di RS Medirossa 2 Cibarusah pada bulan Oktober 2023 sebanyak 32 orang . Tekhik pengambilan sampel ini menggunakan tekhnik Purposive Sampling dengan luka perineum yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi Hasil Penelitian : Hasil T-tes dependen diperoleh p value sebesar 0,000 (<0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa h0 ditolak dan Ha diterima yang artinya ada pengaruh konsumsi kacang almond dengan penyembuhan luka perineum laserasi derajat dua dan tiga Kesimpulan dan saran : Terdapat pengaruh luka perineum antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dilihat dari luka perineum sudah kering atau masih basah. Pada kelompok intervensi luka perineum signifikan ada pengaruh kacang almond, luka perineum kering
Pengaruh Pendampingan Mobilisasi Dini Terhadap Nyeri Pada Pasien Sectio Caesarea Di RSUD Kabupaten Bekasi Farlikhatun, Lili; Supardi, Retno
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i2.21809

Abstract

Objective: To identify problem that arises after Sectio Caesare (SC) is pain due to the incision caused by tearing of the abdominal wall and uterine wall tissue. Postpartum mothers performed caesarean sections at the Bekasi Regency Hospital December 2023 – January 2024, namely 52 deliveries. One effort that can be made to relieve post-SC patient pain is early mobilization. To determine the effect of early mobilization assistance on pain intensity in post caesarean section patients at the Bekasi District Hospital Methods: This artikel The form of research design chosen was post-test only control group design. The population in this study was all postpartum mothers who had undergone SC surgery, totaling 52 mothers with a total of 27 control samples and case samples each. Data collection was carried out using a numerical rating scale (NRS) pain scale questionnaire. Hypothesis testing was carried out using the Mann-Whitney U test at a significance level of 0.05. Results: the majority of post-SC surgery mothers in the group without early mobilization assistance had a moderate pain scale, namely 25 people (93%); (2) all mothers (100%) after CS surgery in the group with early mobilization assistance had a mild pain scale; (3) there is an effect of early mobilization assistance on reducing pain intensity in post caesarean section patients, with p-value (0.000) < 0.05. Conclusion: there is an effect of early mobilization assistance on reducing pain intensity in post-cesarean section patients at the Bekasi District Hospital
Hubungan Antara Kualitas Dukungan Konseling Laktasi Bidan di Ruang Nifas Dengan Tingkat Efikasi Diri (Self- Efficacy) Ibu dalam Menyusui di Rumah Sakit Metro Hospitals M Toha Farlikhatun, Lili; Langou, Wendeassia Guvera
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56085

Abstract

Abstrak : Masa nifas merupakan periode krusial dalam keberhasilan menyusui karena pada fase ini terbentuk keyakinan ibu terhadap kemampuannya memberikan ASI, sementara capaian ASI eksklusif di Indonesia masih belum memenuhi target nasional. Observasi dan wawancara awal pada ibu nifas di Rumah Sakit Metro Hospitals M Toha menunjukkan bahwa sebagian ibu merasa konseling laktasi yang diterima belum sepenuhnya meningkatkan kepercayaan diri mereka, terutama dalam menghadapi masalah pelekatan, nyeri saat menyusui, dan kekhawatiran terhadap produksi ASI. Kondisi ini menegaskan pentingnya kualitas dukungan konseling laktasi bidan sebagai faktor yang berpotensi memengaruhi efikasi diri ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kualitas dukungan konseling laktasi bidan di ruang nifas dengan tingkat efikasi diri ibu dalam menyusui. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan di Rumah Sakit Metro Hospitals M Toha pada November–Desember 2025, melibatkan 30 ibu nifas melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kualitas konseling laktasi dan Breastfeeding Self-Efficacy Scale (BSES), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kualitas konseling laktasi dan tingkat efikasi diri ibu, di mana konseling berkualitas baik berasosiasi dengan self-efficacy yang lebih tinggi. Peningkatan mutu konseling berbasis komunikasi empatik dan dukungan psikologis direkomendasikan guna memperkuat keberhasilan menyusui serta mendorong penelitian longitudinal terkait keberlanjutan ASI eksklusif.
Hubungan Penerapan Tradisi Postpartum Lokal Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Pasirkecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten Farlikhatun, Lili; Jayanti, Jayanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56268

Abstract

Latarbelakang : Kesehatan dan tumbuh kembang bayi, namun keberhasilannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk penerapan tradisi postpartum lokal yang masih kuat di masyarakat. Tradisi seperti pantangan makanan ibu atau pemberian makanan tambahan dini dapat menjadi faktor pendukung maupun penghambat ASI eksklusif, tergantung pada kesesuaiannya dengan rekomendasi kesehatan. Tujuan: Untuk Mengetahui Hubungan Penerapan Tradisi Postpartum Lokal Terhadap Keberhasilan Pembeian ASI Eksklusif Di Desa Pasir Kecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten Tahun 2025 Metode: Penelitian quasy eksperimen. Variabel indepeneden dalam penelitian ini adalah penerapan tradisi postpartum lokal, variabel dependennya adalah keberhasilan pembeian ASI Eksklusif . Total reponden dalam penelitian ini secara total sampling yaitu seluruh ibu menyusui di Desa Pasir Kecapi Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten sebanyak 52 responden Hasil: Hasil analisa P value > 0,05 di dapatkan 0,218 sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak adanya perbedaan antara kelompok intervensi yaitu penerapan tradisi postpartum local dengan dilakukan pendidikan kesehatan dengan kelompok kontrol yaitu penerapan tradisi postpartum local tanpa di lakukan pendidikan kesehatan Kesimpulan dan Saran: Bagi praktisi kesehatan, terutama bidan dan tenaga promosi kesehatan, penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan pelayanan dan penyuluhan yang lebih berbasis budaya. Sehinga praktisi dapat strategi komunikasi yang lebih efektif dan tidak bertentangan dengan nilai adat setempat.
Analisis Sikap Positif Asi Eksklusif Terhadap Tingkat Pemberian Asi Eksklusif di Puskesmas Bojongjuruh Lebak- Banten Farlikhatun, Lili; Hasanah, Dewi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56375

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, dengan salah satu faktor penentunya adalah sikap ibu terhadap menyusui. Sikap positif terhadap ASI eksklusif dapat meningkatkan motivasi, keyakinan, dan konsistensi ibu dalam memberikan ASI secara optimal, sehingga berkontribusi pada keberhasilan praktik ASI eksklusif. Tujuan: Untuk Mengetahui Sikap Positif ASI Eksklusif Terhadap Tingkat Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Bojongjuruh Lebak Banten Tahun 2025. Metode: Total reponden dalam penelitian ini adalah 30 responden terhitung berdasarkan data ibu ibu menyusui yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu 15 responden kelompok ibu menyusui memiliki sikap positif. Dan 15 responden kelompok ibu yang menyusui memiliki sikap negative dengan cara puposif sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, menggunakan uji beda independent sample t tes jika berdistribusi normal dan jika tidak berdistribusi nomrla gunakan uji mann- whitney statsitik SPSS versi 25. Hasil: Dari uji beda mann- whitney di simpulkan ada perbedaan Rata- Rata Tingkat Pemberian ASI Eksklusif Pada Kelompok Intervensi Dan Kontrol Pada Ibu Menyusui dengan nilai Asymp. Sig (2 – Talled) 0,000 sehingga dapat di simpulkan Ada nya Pengaruh Sikap Positif ASI Eksklusif Terhadap Tingkat Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Bojongjuruh Lebak Banten Tahun 2025. Kesimpulan dan Saran: Bagi praktisi kesehatan, terutama bidan dan tenaga promosi kesehatan, Penelitian ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Bojongjuruh dalam menilai efektivitas program promosi ASI Eksklusif. Hasil penelitian juga dapat dijadikan dasar untuk menyusun strategi edukasi dan intervensi berbasis perilaku, seperti konseling laktasi dan kelas ibu menyusui yang lebih menekankan pada pembentukan sikap positif terhadap ASI Eksklusif.