Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Al -Athfal

PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAK MELALUI PEMBIASAAN PADA ANAK DIDIK TK PERTIWI GUNUNGJAYA KECAMATAN BELIK PEMALANG Srifariyati; Umu Khalimatus Sa’diyah
Al-Athfal Vol 5 No 1 (2024): Edisi Juni 2024
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58410/al-athfal.v5i1.940

Abstract

Penanaman nilai-nilai akhlak adalah kemampuan bersikap, bertingkahlaku, danbertindak. Salah satu metode yang bisa digunakan dalam penanaman nilai-nilaiakhlak adalah dengan pembiasaan. Pembiasaan adalah cara yang dilakukan secaraterus menerus sehingga menjadi kebiasaan. Tujuan Penelitian ini adalah untukmenanamkan nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan di TK Pertiwi Gunungjaya.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang melibatkan tiga guru. Datadikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen. Data dianalisis secarakualitatif dengan cara pengumpulan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukan bahwa penanaman nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan di TK PertiwiGunungjaya adalah sebagai berikut Membaca do’a sebelum dan sesudah kegiatan,sopan santun terhadap orangtua dan guru dengan memberi salam dan menciumtangan orangtua dan guru, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Hal inimenunjukan bahwa pembiasaan dapat diterapkan pada anak usia dini dalampenanaman nilai-nilai akhlak melalui pembiasaan
IMPLEMENTASI METODE BERMAIN PERAN DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN SPIRITUAL PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Khoirul Mas’udah; Srifariyati; Imam Faizin
Al-Athfal Vol 1 No 1 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.696 KB) | DOI: 10.58410/al-athfal.v1i1.383

Abstract

Penelitian ini penulis memaparkan permasalahan Bagaimana metode bermain peran dalam meningkatkan keceerdasan spiritual pada anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Panjunan? Dan Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan kecerdasan spiritual pada anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Panjunan? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi metode bermain peran dalam mengembangkan kecerdasan spiritual anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Panjunan, dan Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat metode bermain peran dalam membentuk kecerdasan spiritual anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Panjunan. Dalam metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode bermain peran dalam mengembangkan kecerdasan spiritual anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Panjunan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang sudah bai, hal ini sudah dilihat berbagai cara yang dilakukan oleh guru untuk mengembangkan kecerdasan spiritual. Adapun faktor pendukung dan pemghambat guru dalam mengembangkan kecerdasan spiritual anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Panjunan Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang, antara lain: Keluarga, Lingkungan yang baik. Dan yang menjadi faktor penghambat guru dalam mengembangkan kecerdasan spiritual pada anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Panjunan Kematan Petraukan Kabupaten Pemalang antara lain: teman sebaya, sarana dan prasarana, internet.
IMPLEMENTASI MEDIA KOLASE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK Nurjanah, Siti; Srifariyati
Al-Athfal Vol 3 No 1 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : STIT Pemalang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.734 KB) | DOI: 10.58410/al-athfal.v3i1.520

Abstract

Pendidikan bagi anak usia dini adalah pemberian upaya untuk menstimulasi, membimbing, mengasuh dan pemberian kegiatan pembelajaran yang akan menghasilkan kemampuan dan keterampilan pada anak. Anak-anak usia dini perlu dipersiapkan masa depannya untuk dunia yang tidak dapat diprediksi. Salah satu perkembangan motorik yang harus dioptimalkan karena dapat menunjang perkembangan lainnya pada diri anak adalah kemampuan motorik halus. Anggani (Hayati) menjelaskan pada saat anak berada pada usia prasekolah merupakan waktu yang tepat melatih kecakapan motorik halusnya, karena anak diharapkan sudah mampu dalam menggunakan alat tulis dan menulisnya sesuai dengan contoh yang diberikan, perkembangan motorik halus diperlukan untuk melatih gerak otot serta mensinkronkan tangan dan mata anak sehingga kemampuannya dapat sejalan dengan tahapan usia perkembangannya. Guna lebih mengoptimalkan perkembangan tersebut, maka dibutuhkan aktivitas yang bisa merangsang kemampuan tersebut, yakni ialah melalui kegiatan kolase. Terbukti dengan hasil penelitian dari Nurwita, yang melakukan penelitian kolase dengan sisik ikan, pada kegiatannya membangun ketrampilan motorik halusnya anak terbukti dengan anak sudah mampu menyelaraskan gerakan tangan dan matanya, serta bisa menggerakkan jemarinya saat mengoleskan dan menempel lem.Dalam upaya menumbuhkembangkan motorik halusnya anak maka kegiatan kolase ini sangatlah bagus untuk dimanfaatkan, anak secara langsung ikut serta untuk mengerjakan mengisi pola serta kemudian pun bisa membangun sosial emosional anak dalam meningkatkan kesabarannya.Anak membutuhkan ketrampilan mengingat, melihat serta kemudian mengalami untuk bisa menumbuhkan kecakapan motorik halusnya