Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERHADAP NILAI PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN SEJARAH INDONESIA (Eksperimen pada Siswa SMA Swasta di Jakarta Timur) Wahyuni, Siti
RESEARCH AND DEVELOPMENT JOURNAL OF EDUCATION Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v4i2.3376

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan menguji kebenaran hipotesis mengenai pengaruh pendekatan pembelajaran terhadap nilai pengetahuan dan keterampilan sejarah Indonesia siswa. Hipotesis penelitian yaitu: 1) Pengaruh Pendekatan Pembelajaran terhadap Nilai Pengetahuan dan Keterampilan Sejarah Indonesia secara Multivariat. 2) Pengaruh Pendekatan Pembelajaran terhadap Nilai Pengetahuan Sejarah Indonesia. 3) Pengaruh Pendekatan Pembelajaran terhadap Nilai Keterampilan Sejarah Indonesia. Metode penelitian adalah metode eksperimen. Populasi adalah siswa kelas X Sekolah Menegah Atas (SMA) Swasta di Jakarta Timur dengan besar sampel sebanyak 70 siswa yang terdiri dari 35 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol, teknik sampling yang digunakan yaitu random cluster sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan pemberian tes pengetahuan dan tes keterampilan setelah selesai pembelajaran. Analisis data terdiri dari pengujian instrumen pengetahuan dan keterampilan sejarah Indonesia dengan uji validitas, reliabilitas, indek kesukaran dan daya beda. Selanjutnya dilakukan uji prasyarat analisis data dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian hipotesis dengan teknik Manova (Multivariate Analysis of Varians) dengan bantuan IMB SPSS Versi 20.Hasil pengujian hipotesis diperoleh simpulan sebagai berikut: 1) Terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan pembelajaran terhadap nilai pengetahuan dan keterampilan sejarah Indonesia siswa SMA Swasta di Jakarta Timur secara multivariate, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. sebesar 0,000 < 0,05 dan Fhitung =12,566. 2) Terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan pembelajaran terhadap nilai pengetahuan sejarah Indonesia siswa SMA Swasta di Jakarta Timur, hal ini dibuktikan dengan nilai sig sebesar 0,001 < 0,05 dan Fhitung = 11,455. 3) Terdapat pengaruh yang signifikan pendekatan pembelajaran terhadap nilai keterampilan sejarah Indonesia siswa SMA Swasta di Jakarta Timur, hal ini dibuktikan dengan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan Fhitung = 14,368.
PENGENALAN KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA SMP Siti Wahyuni; Dellia Mila Vernia; Hermanto Hermanto; Mu'thia Mubasyira; Adhis Darussalam Pamungkas
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i3.2390

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah agar peserta didik memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menggunakan media sosial untuk belajar melatih jiwa kewirausahaan yang kreatif dan mandiri. Lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini berada di MTs Nurul Hikmah, kota Bekasi (Jawa Barat). Target dalam pengabdian masyarakat ini adalah peserta didik kelas VII yang berjumlah 45 peserta. Metode yang digunakan adalah observasi, wawancara, penyuluhan dan demontrasi. Setelah berdiskusi dengan pihak sekolah dan wali murid, pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui aplikasi Zoom Meeting karena masih dalam situasi pandemi Covid 19. Berdasarkan pelatihan yang telah dilaksanakan diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Peserta memiliki antusias tinggi dan kemauan yang kuat untuk menambah pengetahuan dan pemahaman mengenai media sosial dan berbagai aplikasi online shop; 2) Peserta memiliki minat dan keinginan untuk mengembangkan jiwa kewirausahaian melalui media sosial dan aplikasi online shop; 3) Peserta mempunyai motivasi dengan berjualan online dapat menambah uang saku, membantu orang tua serta keinginan menjadi seorang entrepreneur.
Pengaruh Penghargaan Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Penelitian di PT Indo Dharma Transport) Mirna Herawati; Fadjriah Hapsari; Zeinora Zeinora; Siti Wahyuni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.078 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian penghargaan terhadap kinerja karyawan, dengan memiliki SDM yang berkualitas dan bertanggung jawab hal ini dapat membantu mewujudkan tujuan perusahaan. Metode yang digunakan penulis untuk menganalisis judul ini adalah menggunakan metode penelitian kuantatif. Populasi: karyawan di PT Indo Dharma Transport. Sampel: menggunakan teknik slovin sehingga jumlah sampel sebesar 54 karyawan di PT Indo Dharma Transport. Metode Pengumpulan data yaitu dengan menyebarkan Kuesioner. Instrumen: Kuesioner (Skala Likert). Analisis Data : analisis statistik inferensial (analisis regresi linier sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis menggunakan aplikasi (SPSS 2.5)). Hipotesis: adanya pengaruh penghargaan terhadap kinerja karyawan di PT Indo Dharma Transport. Hasil analisis dan pembahasan menunjukan adanya pengaruh penghargaan terhadap kinerja karyawan yang ditunjukan dengan persamaan garis linear sederhana yaitu: Y = 7,86 + 0,79 X, yang artinya setiap peningkatan 1 poin perencanaan penghargaan (X) akan diikuti peningkatan kinerja karyawan (Y) sebesar 0,79 pada konstanta 7,86. Berdasarkan hasil analisis koefisien korelasi (r) menunjukan r = 0,647. Artinya: hubungan penghargaan (X) terhadap kinerja karyawan (Y) kuat. Koefisien Determinasi sebesar 41,9% dan sisanya 58,1% merupakan pengaruh faktor lain. Dari hasil uji hipotesis diketahui bahwa hasil thitung>ttabel yaitu 6,123>2,006 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara penghargaan (X) terhadap kinerja karyawan (Y) di PT Indo Dharma Transport. Kata Kunci: Kinerja Karyawan, Penghargaan, Pengaruh
Pengaruh Praktik Kerja Industri dan Minat Kerja Terhadap Kesiapan Kerja Pada Dunia Usaha dan Dunia Industri Siswa SMK Siti Wahyuni; Fadjriah Hapsari; Mirna Herawati
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 4 (2021): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i4.1583

Abstract

Teachers as educators are expected to continuously improve their professional abilities, especially in terms of preparing students or students to enter the world of work. However, there are still teachers who use conventional learning in delivering learning materials to students. As a result, students are less able to develop their cognitive, affective, and psychomotor abilities. One of the problems that occur is the lack of implementation of the implementation and delivery of materials that are adapted to the demands of the world of work. This study aims to analyze and test the truth of the hypothesis regarding the effect of industrial work practices (Prakerin) and work interest on the work readiness of class XII students of the Fashion Design Expertise Program at SMK Negeri 2 Depok. The research was conducted using quantitative methods. The population is class XII of the Fashion Design Expertise Program at SMK Negeri 2 Depok with a sample size of 60 students, with the sampling technique used is saturated sampling. The research instruments used were questionnaires and observation sheets. Data analysis techniques include multicollinearity test, heteroscedasticity, normality test, multiple linear regression, f test, t test, coefficient of determination and correlation coefficient. The results of the analysis and discussion show that Industrial Work Practices (X1) and Work Interest (X2) on Work Readiness (Y) have a strong influence, the correlation coefficient value is 0.750. Multiple linear regression analysis obtained the equation Y = 4.779 + 0.512 X1 + 0.306 X2. F test obtained Fcount = 36.532, so Ha1 is accepted. Partially (t-test) industrial work practices (X1) obtained tcount = 4.447 with a significance of 0.00 <0.05, so Ha2 is accepted. Interest in work (X2) obtained tcount = 3.318 with a significance of 0.00 <0.05, so Ha3 is accepted. Simultaneously (R2) industrial work practices and work interest have an effect on student work readiness, which is 54.6%
Pembuatan Ecobrick sebagai Upaya Menumbuhkan Sekolah Ramah Lingkungan di SMP PGRI 30 Jakarta dalam Rangka Mendukung Program Sekolah Adiwiyata Fadjriah Hapsari; Siti Wahyuni
LITERATUS Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Literatus
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v2i2.90

Abstract

The increasing amount of plastic waste in community consumption activities both in the household and in school is a never ending study. As we know, school is a cultural center for civilization, so plastic waste is also major concern for school. In terms of plastic waste, school has also contributed to the increase, because there is still a lot of plastic use in the school environment. Ecobricks are a method that schools can apply in overcoming waste problems. This research discusses the making of ecobricks in realizing environmentally friendly schools to support Adiwiyata school programs. The method used in this research is descriptive methode to reveal the real facts. After the practice is carried out an evaluation is carried out. The results obtained from this study can be seen from : 1). Students have been able to practice making ecobricks by utilizing plastic waste and plastic bottle waste. 2). Students are able to create ecobricks into attractive decorations in the school environment. 3). Students are able to motivate themselves in making ecobricks. 4). Students show high interest and enthusiasm in making ecobricks. 5). Students are able to use ecobricks to become a school garden fence. 6). This ecobricks is a simple solution in processing plastic waste to be useful.
Pelatihan pendirian koperasi di BKM Kelurahan Bedahan Sawangan Depok Mirna Herawati; Fadjriah Hapsari; Andri Suryana; Siti Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi (JPMEMA) Vol. 1 No. 2 (2022): PKM-JPMEMA, December 2022
Publisher : Yayasan Bina Internusa Mabarindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.907 KB)

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat akan memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa bedahan Sawangan Kota Depok tentang pendidikan dan pelatihan koperasi bagi usaha kecil dan menengah. Ini akan menjadi layanan yang kaya dan terperinci yang akan membantu penduduk desa lebih memahami topik ini. Pengabdian ini disampaikan melalui tutorial yang menjelaskan apa itu koperasi, keuntungan memiliki koperasi, macam-macam koperasi, dan cara mendirikan koperasi. Acara pengabdian masyarakat ini diadakan di BKM Desa Bedahan di Sawangan, Kota Depok. Hasil Pengabdian Masyarakat ini menyarankan agar pelatihan dan pendidikan dasar koperasi bagi Usaha Kecil dan Menengah dapat memperdalam pemahaman tentang apa itu koperasi, jenis-jenis koperasi yang ada, dan bagaimana cara mendirikan koperasi. Kegiatan pengabdian masyarakat Bedahan Salangan Depok berimplikasi pada kesadaran warga desa akan pentingnya koperasi bagi masyarakat kecil, khususnya bagi mereka yang ingin memulai usaha.
Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Siti Wahyuni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.12696

Abstract

Kurikulum Mandiri adalah konsep kurikulum yang memungkinkan guru dan siswa memilih dan mengembangkan isi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setempat. Konsep ini dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memperhatikan keunikan dan kebutuhan lingkungan belajar masing-masing.Kurikulum merupakan alat yang akan menentukan arah pendidikan. Pelaksanaan pembelajaran kurikulum mandiri menekankan pada pengembangan kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. SMKN 7 Jakarta merupakan sekolah yang menawarkan kurikulum merdeka. Penerapan kurikulum mandiri diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, karena kurikulum ini didasarkan pada kebutuhan dan minat siswa. Peran guru adalah memfasilitasi dan memediasi pembelajaran, serta memotivasi siswa agar bersemangat dalam belajar dan mencapai hasil yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur terhadap buku, jurnal dan artikel yang berkaitan dengan konsep kurikulum mandiri dan pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran di SMKN 7 Jakarta. Kurikulum Merdeka diharapkan dapat menghasilkan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Kurikulum Merdeka juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses pembelajaran dan membantu peserta didik mempersiapkan diri menghadapi tantangan hidup di masa depan.
PKM MEMBUAT DECOUPAGE PADA KIPAS ANYAMAN SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN KREATIVITAS ANAKANAK di KELURAHAN LUBANG BUAYA RT 01/RW 03 Siti Wahyuni; Fadjriah Hapsari; Mirna Herawati
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 1 No. 6 (2023): Juni
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa sekarang ini anak-anak dituntut agar dapat menjadi individu yang kreatif sehingga diharapkan setelah lulus nanti mereka dapat berkontribusi di masyarakat. Kreativitas dan semangat kewirausahaan sangat dibutuhkan oleh anak-anak karena dengan memiliki kemampuan kreativitas dan juga semangat kewirausahaan diharapkan anak-anak dapat mengatasi permasalahan yang ada apabila nanti sudah lulus dari sekolah dan terjun ke masyarakat. Setelah melakukan observasi dan juga diskusi dengan ketua mitra beserta beberapa warga bahwa anak-anak jarang sekali mendapatkan pelatihan yang dapat mengembangkan kreativitas yang mereka miliki. Hal ini juga terjadi terhadap pelatihan kewirausahaan. Tim abdimas berserta ketua mitra melakukan diskusi dimana hasil diskusi tersebut menyepakati bahwa tim abdimas dapat menyelenggarakan kegiatan yang dapat membantu anak
Strategi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Tingkat Pendidikan Menengah melalui Difusi Inovasi Santy Handayani; Siti Wahyuni; Rina Marlia; Suhendra Suhendra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4665

Abstract

This study aims to analyze strategies for utilizing Artificial Intelligence (AI) in secondary education through Rogers’ Diffusion of Innovations theory (2003). The research employed a Systematic Literature Review (SLR) approach following the PRISMA framework. A total of 34 peer-reviewed articles from Scopus, Web of Science, ScienceDirect, and Sinta databases were systematically reviewed to identify adoption patterns, driving factors, and barriers in AI implementation within secondary schools. The findings indicate that the adoption of AI in secondary education is still at an early diffusion stage, with a sharp increase in research interest since 2021. Five innovation attributes—relative advantage, compatibility, complexity, trialability, and observability—significantly influence teachers’ and students’ adoption intentions. Relative advantage and compatibility were identified as the strongest drivers of adoption, whereas complexity remains a major barrier requiring system simplification and continuous professional training. The study proposes a conceptual model of AI innovation diffusion consisting of three strategic pillars: Human Readiness, Institutional Support, and Innovation Ecosystem. These pillars collectively emphasize the importance of human capability, institutional policy, and cross-sector collaboration to ensure ethical, inclusive, and sustainable AI adoption. Properly implemented, AI has the potential to transform secondary education into a more adaptive, data-driven, and equitable learning system in the digital era.
Resolution on the Implementation of Extracurricular Scouting Education at the East Jakarta Sub-District Council Siti Wahyuni; Fadjriah Hapsari; Prasetio Ari Wibowo; Mirna Herawati
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.195

Abstract

This study aims to explore how Scouting extracurricular programs are implemented in several elementary schools in East Jakarta and what factors influence their effectiveness. Using purposive sampling, three schools in the Lubang Buaya area were selected, with data gathered through interviews, documentation, and questionnaires involving principals, curriculum vice principals, and Scout Leaders. Data were analyzed using source and technical triangulation. Findings show that Scouting plays a significant role in shaping character and strengthening Pancasila values (P5) through Dasadharma and Satya Pramuka. Two schools (SDN 06 and SDN 012) were effective in terms of human resource input, supported by complete coaching teams for each level. Only one school met the criteria for facilities and equipment, although all had adequate outdoor training areas. In terms of budget allocation (RKAS), only SDN 06 documented Scouting expenses. Academic demands and limited parental or environmental support remains key obstacles to program implementation.