Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ENERGI ALTERNATIF MENGGUNAKAN RADIATOR MOBIL MENGHASILKAN POWER SUPPLY AC 12 VOLT DAN 220 VOLT Oktrialdi, Benny; Rizky, Firahmi; Balisranislam, Balisranislam
-
Publisher : RELE (Rekayasa Elektrikal dan Energi) : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rele.v6i2.17685

Abstract

Pada dasarnya tenaga yang digunakan oleh manusia sesungguhnya telah disediakan oleh alam, sehingga manusia itu sendiri dapat langsung mendapatkannya. Tetapi sebagian tenaga diperlukan usaha lebih buat mendapatkannya. Tidak hanya itu, tidak seluruh tenaga yang terdapat di alam dapat diperbaharui ataupun dapat dibilang sebagian tenaga mempunyai masa gunakan yang terbatas, namun terdapat pula tenaga yang bisa diperbaharui. Selaku obyek riset merupakan generator yang pula diucap sebgaai alternator mobil yang pada dasarnya merupakan generator AC sinkron, walaupun putarannya berkisar 1000-8000 rpm tegangan output ke beban cuma 12 volt DC, sebab dilengkapi dengan rangkaian penyearah serta penstabil tegangan elektronik. Didapat dari pengujian pengukuran tegangan serta arus pada keluaran car radiator motor awal serta kedua didapat tengangan rata-rata sebesar 43 Volt, arus sebesar 4 Amper serta Energi yang dihasilkan sebesar 175.1 Watt. kedua didapat tengangan rata-rata sebesar 44 Volt, arus sebesar 4 Amper serta Energi yang dihasilkan sebesar 175.9 Watt. Dari hasil pengujian yang dicoba kalau rata-rata Tegangan input VAC (Penyearah) sebesar 80 Volt serta Tegangan output (VDC) Penyearah sebesar 43 Volt. Perihal ini menarangkan besar tegangan keluaran yang dihasilkan oleh penyearah lebih kecil dibanding dengan tegangan yang disearahkan. Ataupun dengan kata lain tegangan yang dihasilkan lebih kecil dari tegangan keluaran transformator. Tegangan keluaran yang lebih kecil diakibatkan sebab pada penyearahan masih mempunyai rugi-rugi.
Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menggunakan Teknologi Maximum Power Point Tracking (MPPT) dan Zeta Converter HARAHAP, PARTAONAN; RITONGA, RAHMAT; RIMBAWATI, RIMBAWATI; OKTRIALDI, BENNY; SIREGAR, MUNAWAR ALFANSURY; LUBIS, SUDIRMAN; SIREGAR, CHANDRA A
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 12, No 2: Published April 2024
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v12i2.405

Abstract

ABSTRAKSistem kendali MPPT hendak mengendalikan penciptaan serta penyimpanan energi sistem PV menggunakan DC-DC boost converter. Perancangan dan pembuatan alat zeta converter berhasil dilakukan dengan menggunakan mikrokontroller arduino untuk menaikkan tingkat effisiensi daya keluaran pada PLTS berhasil dilakukan dengan baik. Keluaran tegangan serta arus yang dihasilkan oleh MPPT dengan memakai zeta converter relatif efektif dan effisien dibuktikan dengan daya keluaran PLTS yang memiliki tingkat effisiensi yang stabil setiap pengambilan data, dan tingkat effisiensi yang dihasilkan juga relatif tinggi yaitu 92%. Perhitungan yang dilakukan adalah dengan cara mengambil data arus dan tegangan pada MPPT tanpa zeta converter dan dengan zeta converter yang telah dihitung melalui perhitungan duty cycle. Adapun nilai duty cycle yang dihasilkan adalah 0,243 atau 24% dan arus input maximal yang dihasilkan setelah perhitungan adalah 5,34 Ampere.Kata Kunci: PLTS, MPPT, Zeta Converter, Arduino ABSTRACTUsing a DC-DC boost converter, the MPPT management system will manage the generation and storage of PV system energy. The zeta converter was designed and manufactured successfully utilizing an Arduino microcontroller to boost the efficiency level of output power in PLTS. The voltage and current output produced by MPPT utilizing a zeta converter is relatively effective and efficient. The voltage and current output produced by MPPT using a zeta converter is relatively effective and efficient, as proven by the PLTS output power which has a stable efficiency level every time data is taken, and the resulting efficiency level is also relatively high, namely 92%. The calculations carried out are by taking current and voltage data on the MPPT without a zeta converter and with a zeta converter which has been calculated through duty cycle calculations. Meanwhile, the resulting duty cycle value is 0.243 or 24% and the maximum input current produced after calculation is 5.34 Amperes.Keywords: PLTS, MPPT, Zeta Converter, Arduino
Pengembangan Trainer KIT Mikrokontrol Arduino Uno Berbasis IOT sebagai Media Penunjang Pembelajaran Sistem Kontrol Terprogram Oktrialdi, Benny; Harahap, Partaonan; Affandi; Fauzi, Rahmat; Nasution, Arya Rudi; Faisal, Ade
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17855

Abstract

Background: Learning media training is one of the important factors in improving learning outcomes, with learning media that suits the needs, especially students of SMK Teknologi Yayasan Pendidikan Sinar Husni can understand learning. The purpose of the implementation of the community partnership program (PKM) is to produce interactive learning media that is valid, practical and effective to help students of SMK Teknologi master the field of Electronics and Control. Method: The method for implementing Community Partnership Service activities for SMK Teknologi Yayasan Pendidikan Sinar Husni, Department of Electrical Engineering / Electricity, is by first making observations to the location of the School where the Community Service is held, as well as sharing with several Electrical Engineering teachers.  This is done to identify service methods that are in accordance with the conditions of the Community Partnership Service Team Partners in the field, so that later it will be right on target. Result: This activity can make and understand basic Arduino Uno learning media and implement it well. Conclusion: It is hoped that in the future this activity can inspire and motivate the participants and can innovate in the development of science and technology in the world of Electronics and Control Instrumentation to support the Industrial Revolution 4.0 program.
Dampak Variasi Torsi Alternator terhadap Kinerja Inverter dan Kualitas Daya Fajar, Aidil; Harahap, Partaonan; Oktrialdi, Benny; Amirrudin, Arfis
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 8, No 2: JULI 2025
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v8i2.25557

Abstract

The alternator is a crucial component in electrical systems that functions to convert mechanical energy into electrical energy. The torque applied to the alternator shaft significantly affects its performance. This study investigates the impact of torque variations on the performance of an inverter that receives power supply from the alternator. An experimental method was employed to test the alternator-inverter system under varying loads. The measured data includes voltage and current at the inverter output, as well as different torque levels used to drive the inverter. The results indicate that low torque produces unstable DC voltage. In the tests, the alternator drive operated at a speed of 1057 RPM, an angular velocity of 110.5 rad/s, and a torque of 9.049 Nm, resulting in the inverter being unable to provide ideal AC output. Conversely, higher and stable torque allows the inverter to generate AC voltage with a constant frequency close to its nominal value. These findings emphasize that the alternator's torque directly influences the stability and efficiency of the inverter. The main conclusion of this research is that the quality of power produced by the inverter is significantly affected by the stability of the alternator's torque, with the alternator output power being 1000 Watts and an efficiency of 90% or 0.9. Therefore, torque control is a critical component in the design of power supply systems reliant on alternators.  
COMPARISON ANALYSIS OF INPUT AND OUTPUT POWER ON INVERTERS OF DIFFERENT TYPES WITH PARARIZED LOADS Bagastira, Raihan; Harahap, Partaonan; Oktrialdi, Benny; Balisrannislam, Balisrannislam
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 1 No. 11 (2022): OCTOBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v1i11.66

Abstract

The increasing use of electrical energy in homes has resulted in the use of fuel being very depleted, to overcome this problem there must be savings in electrical energy by using an inverter. The inverter is able to convert 12V DC (unidirectional) electricity into 220V 50Hz AC (alternating) electricity. The evaluation of the best inverter and having input and output power efficiency for various types of loads can be seen from the wave output generated. For resistive loads, the average efficiency of the Type A inverter is 38.7%, the Type B inverter has an average of 45.4% and the inductive load on the Type A inverter is 32.8%, for the Type B inverter, it is 81.1 % and the capacitive load on the Type A inverter is 5.3% and the Type B is 62.8%.
IMPLEMENTASI ALAT PENDETEKSI GEMPA BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN MEMANFAATKAN SENSOR GETAR (VIBRATION) Harahap, Partaonan; Oktrialdi, Benny; Siregar, Rahmad Fauzi
Seminar Nasional Teknik Elektro Vol. 3 No. 1 (2023): SNTE II
Publisher : Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pada zaman sekarang sangat pesat sehingga mendorong banyak pihak untuk mengembangkan atau bahkan menciptakan teknologi yang mempermudah pekerjaan manusia, baik perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware) yang tentunya berguna bagi manusia. Gempa bumi untuk wilayah Indonesia merupakan masalah yang sering muncul sebagai salah satu sumber bencana alam. Gempa adalah bergetarnya bumi karena peristiwa pelepasan energi regangan elastis batuan di dalam bumi yang disebabkan oleh patahan atau pergeseran lempeng bumi. Semakin besar energi yang dilepaskan semakin besar pula gempa yang terjadi. Untuk itu perlu dikembangkan sistem pendeteksi gempa bumi berbasis Arduino uno menggunakan sensor 801S (Vibration) yang pada saat ini dibutuhkan oleh penduduk. Alat pendeteksi gempa ini akan bekerja secara otomatis jika terjadi gempa, dengan adanya alat pendeteksi gempa ini merupakan solusi untuk membantu menekan jumlah korban jiwa karena alat ini bisa digunakan di berbagai tempat seperti bangunan perkantoran atau perumahan dengan pengiriman sinyal dari sistem GSM Shield.
Rancang Bangun Prototype Exhaust Fan Otomatis untuk Menstabilkan Udara pada Ruangan Bebas Asap Oktrialdi, Benny; Siregar, Rahmat Fauzi; Nasution, Arya Rudi; Rimbawati, Rimbawati; Pasaribu, Faisal Irsan; Roza, Indra
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol. 16 No. 2 (2025): JURNAL SIMETRIS VOLUME 16 NO 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/simet.v16i2.15261

Abstract

Ruangan adalah tempat tertutup yang sering digunakan oleh manusia untuk dijadikan sebagai tempat tidur, kerja atau bahkan tempat menyimpan barang-barang yang sudah tidak di gunakan lagi. Dalam kehidupan sehari-hari,tidak sedikit manusia yang lebih memilih menghabiskan waktunya hanya berada di ruangan saja, karena adanya  kenyamanan. Sistem exhaust fan otomatis berdasarkan sensor MQ02 dan LM35 dirancang untuk menstabilkan kondisi udara di dalam ruangan. Sensor MQ02 digunakan untuk mendeteksi konsentrasi asap tertentu dalam udara, sementara sensor LM35 digunakan untuk mendeteksi suhu ruangan. Ketika konsentrasi asap atau suhu melebihi ambang batas yang ditentukan, sistem akan mengaktifkan exhaust fan untuk mengeluarkan udara dari ruangan, sehingga menjaga kualitas udara dan suhu ruangan tetap optimal. Sistem  ini dirancang dengan menggunakan mikrokontroler atau modul kontrol seperti Arduino untuk mengatur operasi exhaust fan berdasarkan pembacaan sensor. Pengujian dilakukan untuk memastikan respons sistem terhadap perubahan kondisi udara, dan pemeliharaan rutin diperlukan untuk menjaga kinerja system tetap optimal. Sistem ini dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dengan cara yang otomatis dan efisien. Perancangan alat ini berhasil dilakukan dan hasil pengujian menunjukkan alat mampu mendeteksi konsentrasi asap dan temperatur sesuai dengan kondisi yang diinginkan.